Menjatuhkan pengendara lain karena mereka mengendarai membahayakan apa wajar dihukum lebih ringan dibanding balas dendam pakai karung?



Penulis kaget juga saat membaca informasi bahwa pembalap pelempar karung bakal mendapat hukuman yang lebih berat daripada yang dilempar:
Pembalap yang Melempar Karung ke Pembalap Lain di Road Race Bondowoso Dihukum Seumur Hidup

Medya Saputra, Kabid Balap Motor IMI Pusat melihat video kejadian pembalap yang melempar karung ke pembalap lain saat balapan berlangsung. “Saya usulkan supaya pembalap yang melempar karung dihukum seumur hidup. Tidak boleh balap lagi. Pembalap yang terkena karung dihukum 3 tahun tidak boleh balapan. Tapi ini keputusan tetap di IMI Jawa Timur.”

Entah apa alasan dari IMI untuk membuat hukuman pembalap yang lain sehingga lebih ringan. Alasan pembalap lain menjatuhkan pembalap pelempar karung adalah sebagai berikut:

Profil Pembalap M Hassan Yang Dilempar Karung di Race Bondowoso

Menurut kesaksian pembaca roda2blog, insiden tersebut diawali karena gaya balap Dimas yang dianggap berbahaya oleh M. Hassan, si Hassan lalu emosi dengan menyenggolnya. Dimas kemudian terjatuh dan membalas dengan melempar karung ke arah Hassan.

Entah apa alasan kepala IMI pusat menghukum lebih ringan pembalap yang dengan sengaja menjatuhkan pembalap lain. Keanehan hukuman ini juga jadi komentar di motorplus.

Keduanya sama sama menjatuhkan pembalap lain. Apa melihat dari sisi cara melakukannya? menjatuhkan pakai sikut lebih sesuai peraturan daripada pakai karung?

Kalau dilihat dari sisi motif menurut penulis pembalap dengan rompi polisi lebih tidak bisa dimaafkan. Apa kalau di jalan kita menjumpai pengendara lain yang berbahaya maka harus kita jatuhkan? Apa jangan jangan itu yang biasa dilakukan pembalap rompi polisi saat di jalan umum? Ada emak emak salah pakai lampu belok diembat? Ada emak emak jalan berlawanan arah diembat?

Dari sisi balapan mungkin terkesan pembalap rompi polisi lebih sesuai peraturan. Namun dari sisi moral di jalan menurut penulis pembalap rompi polisi harus mendapat hukuman lebih berat. Juga perlu ditanyakan apakah ia juga melakukan tindakan seperti itu di jalan. Bila iya, maka orang seperti itu jangan dibiarkan mengendarai di jalan.

Bisa dilihat sendiri bahwa pembalap baju hijau tidak perduli ada penonton di tepi lintasan:

Seandainya penontonnya kena, bisa jadi penontonnya bakal lempar karung juga.

Iklan

9 thoughts on “Menjatuhkan pengendara lain karena mereka mengendarai membahayakan apa wajar dihukum lebih ringan dibanding balas dendam pakai karung?

  1. iya om,,tolong buatkan artikel Honda CRF150L yg lagi booming,,dan prbandinganya dengan KLX 150,,
    kbnyakan prformanya bilang beda tipis,,
    tp menurut saya pemakai verza,dan tetangga saya pemakai KLX,,prbedaan terasa kl diarea pegunungan,,verza lebih njengat drpd KLX,,kl mesin panas KLX loyo,,

    Suka

      • Rata2 yg kecewa knp ga dikasih mesin salome sonic/cb/cbr/supra, pada pengen motor trail beneran tp hemat, irit, dan 4tak, ga ush modif lagi, keluar pabrik siap tempur. Biar bejaban sama kx85 / mx85, emg pasti kalah power, tapi minimal pengen torsi nya nyamain lahh.
        Ekspektasi yg wajar mengingat harga megapro lebih mahal dari supra gtr.

        Suka

  2. Ada orang iseng lempar batu pecahin kaca depan rumah saya, trs kabur, tapi saya tau orangnya.
    Saya datangi rumahnya, balas pecahin kaca rumahnya, saya yg dihukum lebih berat.

    Buat apa belajar sebab-akibat waktu sekolah dulu

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s