Mau ganti oli saat mesin panas atau dingin itu terserah, nggak penting dan alasan kok terasa tidak masuk akal


Penulis merasa aneh melihat debat antara ganti oli saat mesin panas dan ganti oli saat mesin dingin. Menurut penulis fokusnya salah.

Yang bilang ganti oli saat mesin panas alasannya begini:
Ganti Oli, Saat Mesin Panas atau Dingin?

“Baiknya diganti saat motor agak panas. Jadi kalau ganti oli di rumah, sebaiknya nyalakan motor dulu sebentar,” ujar Tatang kepada Liputan6.com di Depok, Selasa (10/5/2016). Menurutnya, dalam kondisi hangat, oli masih encer dan mudah mengalir saat tutup oli dibuka. “Sementara kalau dingin, biasanya ada kotoran yang masih menempel di bagian mesin. Jadi kotorannya tidak terbuang. Sementara kalau hangat, kotoran tercampur dengan oli, sehingga ikut terbuang,” jelas Tatang.

Yang bilang ganti oli saat mesin dingin alasannya begini:
Ganti oli, pilih diwaktu mesin panas apa diwaktu mesin dingin?

Setelah diskusi dengan beberapa mekanik bengkel resmi sebuah atpm, mekanik balap dan seorang rekan yang bekerja sebagai maintenance disebuah perusahaan rotan, mereka sepakat lebih baik mengganti oli disaat kondisi mesin dingin. dikala mesin sudah menginap semalam, secara teori cairan akan mengalir menuju permukaan yang lebih rendah dan yang namanya oli bila mengalir pada saat-saat akhir.. tetesannya mengalir lelet banget :mrgreen: karena sudah menginap semalaman (katakanlah 10 jam).. posisi oli sudah dibagian bawah bak mesin semua. jadi ketika tutup oli dibuka, oli didalam mesin beserta kotoran spontan keluar semua tanpa perlu disemprot-semprot segala.

kenapa bengkel-bengkel sepeda motor tidak menerapkan cara yang tadi?? yah..karena masalah waktu dan kejar setoran

Kalau ada yang bilang di bengkel resmi ganti olinya saat mesin panas kok penulis merasa aneh. Bukannya kalau ganti oli di bengkel resmi itu barengan sama servis? Memang kalau di bengkel resmi antrinya nggak berjam jam? Bukannya motor dikipasi pakai AC saat menunggu? Bukannya ganti oli dilakukan paliiiing terakhir setelah membersihkan filter, ganti busi, carbon clean, dll?

Aneh, tapi ya sudahlah.

 

Yang jadi argumentasi untuk ganti oli saat mesin panas itu kotoran oli. Yang jadi argumentasi untuk ganti oli saat mesin dingin itu endapan oli.

Ada yang merasa aneh dengan argumentasi tersebut?

Yang menurut penulis aneh itu kok bisa bisanya oli dibiarkan membentuk kotoran oli atau endapan. Harusnya ganti oli itu dilakukan sebelum oli membentuk kotoran atau endapan pada mesin. Kalau ganti oli dilakukan sudah sesuai dengan waktunya tapi masih saja ada kotoran, ada endapan, apalagi ada gram logam dari mesin, maka yang perlu dilakukan bukan ganti oli saat mesin panas atau saat mesin dingin tapi ganti oli yang lebih sip.

Apa nggak memperhatikan penyebab oli jadi bikin kerak atau endapan? Ada banyak sebab, diantaranya oli jelek, volume oli dibiarkan berkurang, ganti oli terlalu lama, oli nggak cocok, oli yang film strengthnya jelek, oli yang shear stabilitynya jelek, oli yang terlalu encer, dll.

Nggak penting mau ganti oli saat panas atau dingin. Kalau olinya jelek maka ya tetap saja mesin jadi banyak endapannya dan banyak kotorannya. Kalau olinya bagus ya mesin nggak akan ada endapan atau kotoran mau ganti oli saat kapanpun.

Soal ulir baut dibahas disini:
Nggak benar ah kalau ganti oli saat mesin panas merusak ulir baut

 

Tambahan:

Penulis jadi kepikiran lagi soal alasan mereka. Untuk yang menyarankan ganti oli saat mesin panas, apa sludge bakal lepas dalam kondisi mesin panas? Bukannya sludge itu lengket?

Untuk yang menyarankan ganti oli saat mesin dingin, apa waktu di drain oli di mesin bakal 100% keluar semua? Bukankah jumlah oli yang harus ditambahkan berbeda bila cuma di drain dibanding dengan ganti mesin?

Penulis sendiri kalau disuruh memilih, misalnya karena pas olinya jelek atau telat ganti oli maka penulis memilih dalam keadaan mesin panas habis di geber geber. Kalau nanti keluarnya ada sludgenya atau ada kotorannya, di flush lagi pakai oli yang pelarutnya bagus.

3 respons untuk ‘Mau ganti oli saat mesin panas atau dingin itu terserah, nggak penting dan alasan kok terasa tidak masuk akal

  1. Ganti oli yang bagus itu, pas mesin dingin
    Lalu dipanasi
    Biar yang panas hanya olinya saja,, jadi suhu crankcase masih hangat, tapiboli sudah panas
    Oli yang panas lebih encer, dan cairan yang panas lebih mudah melarutkan

    Endapan itu pasti ada kalo dingin, mau sebagus apapun olinya kalo udah lama dipakai
    Coba aja diemin semalaman oli yang baru di tap,
    Lebih bening dari pada waktu di tap/panas, kalo dituang akan sisa endapannya
    Pas oli panas/bergerak/dikocok mesin, endapan itu larut

    Suka

    • Iya juga, namun kalau sampai terjadi saat oli dingin membentuk kerak lagi berarti sudah kelewatan waktu ganti olinya.

      Kalau memang olinya sudah bermasalah, menurut saya sekalian sebelum buka baut, mesin dinyalakan dan di bleyer dulu.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.