Nggak benar ah kalau ganti oli saat mesin panas merusak ulir baut


Ada yang melarang ganti oli saat mesin panas.

Alasannya karena baut:
Cara Ganti Oli Mesin Yang Benar, Jangan Asal Semprot Angin

Jangan membuka baut pembuangan oli pada saat mesin masih dalam kondisi panas. Saat mesin masih panas, atau baru saja berhenti, baut yang terdiri dari komponen besi masih dalam keadaan memuai. Jika dipaksa untuk dibuka, ulir baut akan cepat rusak.

 

Yang penulis tahu mesin itu bahannya aluminium. Sementara baut itu bahannya dari baja.

Logam mana yang lebih cepat mengembang kalau kena panas? Berikut referensinya
Thermal expansion of some common metals

Metal Temperature Range
(oF)
Thermal Expansion
(10-6 in/(in oF))
Aluminum 68 – 212 13.1
Iron, nodular pearlitic 68 – 212 6.5
Iron, pure 68 – 212 6.8
Stainless Steel – S30100 9.4
Stainless Steel – S30200, S30300, S30323 9.6
Stainless Steel – S30215 9.0
Stainless Steel – S30400, S30500 9.6
Stainless Steel – S30430 9.6
Stainless Steel – S40300, S41000, S41600, 41623 5.5

Terlihat bahwa aluminium bisa molor 40% lebih banyak daripada baja anti karat, 192% lebih banyak daripada besi dan 238% lebih banyak daripada baja yang lebih keras.

Jadi kalau mesin lagi panas maka mekarnya mesin dari bahan aluminium bakal lebih banyak daripada baut yang dari baja tahan karat. Yang penulis tahu sih baut biasanya pakai SS304. Jadi mestinya saat mesin panas itu baut lebih mudah dilepas.

Yang jadi masalah itu kalau pas lagi mesin panas baut dirapatkan kencang banget pakai extra joss. Saat mesin dingin bisa saja drat atau ulir baut nggak kuat dijepit sama mesin yang mengkerut, akhirnya jadi dol atau rusak.

Mungkin hal yang sama juga bisa terjadi kalau masin sudah mulai mendingin. Kan aluminium itu melepas panas lebih cepat daripada baja. Mesin sudah dingin duluan sehingga mesin sudah mengkerut sementara bajanya masih panas sehingga jadi terjepit dan susah membukanya.

Ada yang bilang bautnya rusak karena ganti oli waktu mesin masih panas. Penulis rasa itu juga terjadi sama yang ganti oli waktu mesin sudah dingin. Lebih tergantung sama keahlian yang membuka atau memasang bautnya. Bukan dari suhu mesinnya.

Untungnya sih baut oli itu biasanya “sengaja” dibuat kekuatannya lebih lemah dari mesin. Sehingga seringnya cukup ganti baut.

Kalau takut ulir baut rusak, maka membuka dan menutupnya pakai tool yang sip. Masangnya juga jangan terlalu rapat kalau mesin masih panas. Langganan ganti oli ke bengkel yang sip biar mesin awet. Tapi olinya jangan nuruti bengkel. Cari yang bikin mesin halus, yang bikin tarikan entang, yang nggak cepat hitam, yang walau habis dipakai kencang suara mesin nggak kasar.

Penulis setuju dengan pendapat berikut:
Mitos Ganti Oli Saat Mesin Panas Bisa Rusak Baut

Sebenarnya membuka baut sumbat oli baik dalam keadaan mesin masih panas ataupun tidak bukan jadi masalah dan hal ini tidak akan menyebabkan kerusakan serius terhadap baik itu ulir yang ada pada baut sumbat oli maupun ulir yang ada pada lubang kuras oli. Karena tidak ada pembuktian secara ilmiah mengenai hal ini.
Bahkan saya sendiri yang sudah lama bekerja dan berhubungan langsung dengan urusan buka membuka baut sumbat oli ini selama hampir 5 tahunan tidak pernah menemui kerusakan baut atau lubang sumbat oli yang disebabkan karena menguras oli saat kondisi mesin masih dalam keadaan masih panas.

Jadi yang penting bukan soal mesin panas atau dingin tapi pengetahuan yang buka dan pasang bautnya. Kalau orangnya sembarangan atau pakai tool jelek ya ulir baut bakal rusak nggak perduli ganti olinya saat mesin dingin atau saat mesin panas.

Pelengkap:
Mau ganti oli saat mesin panas atau dingin itu terserah, nggak penting

12 respons untuk ‘Nggak benar ah kalau ganti oli saat mesin panas merusak ulir baut

    • wah iya, harusnya saya menyebutkan membuka dan menutupnya pakai tool yang bagus. terima kasih infonya. nggak perhatian.

      Iya, kalau saat membuka walau toolnya jelek nggak ada resiko drat rusak.

      Suka

  1. Pernah coba membuka baut knalpot matic saat mesin panas,,
    Akibatnya crankcase retak, proses membuka juga sulit dan berat

    Coba aja buka busi pas panas, pasti seret

    Kenapa??karena koefisien muai nya beda
    Akibatnya drat2 nya gak presisi lagi

    Ingat, drat itu bukan hanya ngembang makin besar aja
    Tapi juga makin panjang atas bawah
    Kalo aluminium ngembang lebih besar, otomatis drat nya menjepit drat besi
    Drat nya bukan diameter,, kalo baut oli, menjepitnya secara vertikal bukan horizontal

    Suka

  2. Dan yang perlu diingat
    Proses mengembangnya metal berlubang
    Akan membuat lubang jadi lebih kecil,
    Bukan lebih besar

    Gak percaya??
    Donat, kalo masih adonan lubangnya besar, begitu digoreng dan mengembang lubangnya jadi kecil

    Suka

    • Nggak bisa pakai acuan donat, kalau gosong kan nyempit lagi.

      Biasanya untuk melepas baut yang susah dibuka itu disarankan pakai dipanasi. Berikut contohnya:
      Using a Hot Torch to Loosen Bolts

      It’s finally time to heat the bolt and nut. Put the flame directly over the stuck part, or the part you can get to safely. Heat it for 30 seconds or so to loosen it up nicely. Unless you’re having a really bad day, it should free up quickly. If it doesn’t repeat the process to see if that helps. Repeated heating and cooling sometimes does the trick.

      Suka

      • Kalau bahan baut dan mur nya sama
        Bisa itu sengaja dipanasi, dan ketika dingin kan mengkerut jadi longgar,
        Yang dipanasi kan bautnya agar mengembang mendesak mur, lalu ketika dingin mengkerut lagi jadi longgar

        Dosen teknik mesin kan? Masa gak tau kalo metal berlubang ketika memuai maka lubangnya akan mengecil??
        Silakan diukur deh pake sigmat

        Kok gak bisa pake acuan donat? Donat kalo gosong kan mengkerut bukan mengembang
        Yang jadi acuan kan, donat ketika MENGEMBANG/MEMUAI maka lubangnya akan makin kecil, bukan makin besar
        Jadi, semua benda yang memiliki lubang, kettika benda itu MEMUAI, maka lubangnya akan makin kecil
        Dan ketika menyusut, maka lubangnya akan makin besar

        Suka

        • Hanya, teori ini ada limitasinya,,
          Yaitu luas permukaan lubang jauh lebih kecil dari luas total permukaan metal, contohnya lubang baut oli

          Jika luas permukaan lubang jauh lebih besar maka lubang akan membesar. Contohnya mur yang besar

          Suka

        • Mohon jangan pakai contoh donat. kan reaksi terhadap panas kan nggak konsisten. Kalau percobaan diulang pada donat yang sama, apa reaksinya bakal sama?

          Saya lihat soal lubang itu jadi kontroversi juga apakah saat dipanaskan bakal mengecil atau membesar. Ada yang menggunakan gambar berikut untuk menjelaskan:

          Berikut ada yang memasang bearing ke pinion. yang satu dibekukan, yang satu dipanaskan:

          Berikut ada petunjuk cara menghitung perubahan ukuran lobang pada benda yang bentuknya kayak donat, ukuran lubang lebih kecil dari ukuran benda:

          akan saya coba cari lagi video yang lubangnya kecil.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.