Pabrikan motor sudah menyuruh menyalakan motor nggak pakai ngerem, tapi ngapain masih ada fitur menyalakan motor matik harus ngerem?


Entah apakah ini termasuk safety riding atau tidak, tapi kita tahu bahwa menyalakan motor matik itu dianjurkan untuk mengerem. Ada yang takut motornya jadi lompat, ada yang takut motornya meluncur, dst.

Ilustrasi ekstremnya mungkin seperti berikut ini:

Tapi terbukti bahwa pabrikan motor sekarang ini tidak menggubris masalah itu. Berikut buktinya:

FBH atau FBY sama saja. Idling Stop System punya Honda ataupun Stop Start System punya Yamaha sama saja. Menyalakan mesin saat ISS atau SSS aktif sudah nggak butuh pakai ngerem lagi, motor di gas akan langsung nyelonong:

Jadi sekarang menyalakan motor matik sudah nggak harus ngerem lagi. Itu pabrikan yang menyuruh.

Videonya:

 

Tapi dengan perintah seperti itu, tetap saja motor sekarang masih harus menekan rem untuk pertama kali menyalakan mesin. Honda Beat penulis mengalami nasib ini. Setelah habis berhenti dan mesin berhenti sendiri karena ISS aktif, walau tangan sudah kemana mana juga kalau gas dibleyer ya motor langsung meluncur.

Tapi kalau pertama kali menyalakan, masih tetap saja harus menekan rem. Padahal nekan tuas remnya juga cuma syarat, nggak sampai beneran ngerem tapi cuma ditekan dikit banget yang penting lampu rem menyala.

Kalau dianggap bahaya, mengapa di motor yang dilengkapi ISS atau SSS nggak disuruh ngerem dulu sebelum jalan? Memang kalau motor pakai ISS nggak bakal ada kejadian berikut saat ISS aktif?

Dengan ISS, walau mesin mati, tapi begitu digas langsung ngacir. Kalau dianggap aman, mengapa menyalakan pertama kali harus ngerem?

Dari sisi konsumen memang ada bedanya kah antara menyalakan mesin pertama kali dengan menyalakan mesin di saat ISS atau SSS aktif?

Fitur harus ngerem saat menyalakan motor jelas nggak ada gunanya. Dari sisi keselamatan jelas nggak berpengaruh, nggak bikin makin aman. Dari sisi kepraktisan jelas nggak enak.

Ngapain sih dipertahankan.

Iklan

26 thoughts on “Pabrikan motor sudah menyuruh menyalakan motor nggak pakai ngerem, tapi ngapain masih ada fitur menyalakan motor matik harus ngerem?

  1. matic saya no ISS, adanya manual SSS hehehe…., kalo brentinya masih minimal 25-30 detik ya motor ane matikan, kalo waktunya kurang dari itu ya ngga ane matikan. dengan sisa waktu minimal 25-30 detik sebelum lampu ijo nyala, ane bisa mendinginkan suhu mesin sekitar 22-27 detik’an (dengan asumsi waktu menyalakan motor hingga ready to go membutuhkan waktu sekitar 3 detik), lumayanlah 😀

    Suka

            • Percaya banget pabrik motor nggak mungkin salah ya? Kalau menurut saya sih pabriknya nggak mampu (entah nggak punya teknologi atau kemahalan) bikin yang beneran ban harus betul betul ngerem.

              Suka

            • Maksudnya yang beginian?

              Saya masih nggak paham maksud anda. Itu maksudnya menyindir fitur ISS atau menyindir fitur harus ngerem waktu menyalakan motor?

              Di ISS, kalau pas ada ibu ibu bawa anak di depan, setelah tiba di pasar motor mesinnya mati sendiri lalu anaknya turun sambil megang gas, ya motor pasti melaju. Nggak ada perlindungan terhadap kesalahan. Nggak ada poka yoke nya.

              Motor saya dua duanya matik. Dua duanya butuh nekan tuas rem kalau menyalakan motor. Tapi kalau saya gas pol, sambil nekan tuas rem sedikit, sambil nekan tombol starter, motor tetap saja melaju. Nggak poka yoke. Diharuskan ngerem dulu tapi motor tetap saja bisa loncat. Percuma. Nggak mencegah kesalahan.

              Di kedua kasus tersebut nggak ada pencegahan terhadap kesalahan. Sama sama bobolnya. Sama sama nggak aman. Poke yoke apaan lagi yang harus ditambahkan di artikel?

              Dari pengertian saya, poka yoke itu desain dimana orangnya sebodoh apapun, sengawur apapun nggak mungkin bisa keliru. Nggak pakai diajari juga nggak mungkin keliru.

              Pengertian anda soal poka yoke kok malah konsumennya yang harus belajar? Kan artinya kalau orangnya ngawur bakal masih kejadian? Menurut saya itu bukan poke yoke.

              Suka

            • Sya ga ngajari prof.. Pean yg ngajarin tho malahan piye kok dibolak balik … Profesor jman now emg gini tho

              Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s