Membandingkan dua motor matik yang harganya separuh dari motor matik yang diklaim murah, Honda PCX


Sekarang ini lagi rame berita motor murah harganya 27,7 juta untuk versi CBS dan 30,7 juta untuk versi ABS depan doang. Penulis penasaran juga kira kira bagaimana bila dibandingkan dengan motor matik yang harganya separuh dari motor matik murah tersebut.

Motor matik setengah harga tersebut ada dua. Suzuki Nex:

Dan TVS Dazz:

Bagaimana dengan viar? Nggak rekomendasi karena banyak konsumen matik Viar yang mengeluh. Kualitas Viar matik beda dengan Viar Cross. Viar V1:

Kalau Viar Q1 sepertinya lumayan. Tapi nggak murah.

 

Dari sisi harga jelas kalau beli kedua motor diatas bisa dapat dua motor bila pakai dana untuk beli motor murah PCX. Yang nggak didapat adalah smart key, CBS, ABS, jok susun, setang yang nggak ada spedonya, rem belakang cakram, bagasi besar dan lampu depan LED sama DRL.

Soal irit konsumsi bahan bakar aneh juga karena yang cc besar lebih irit. Suzuki Nex katanya bisa mencapai 1:41. TVS Dazz di website cuma ada versi karbu saja mencapai 1:31. Dari kapasitas tangki bensin, Suzuki Nex 3,5 liter, TVS Dazz 5,3 liter dan PCX 8 liter. Entah PCX konsumsi bahan bakarnya berapa. Tenaga katanya lebih besar dari Vario 150. Vario 150 iritnya 1:43.

Dari sisi berat, pakai PCX seperti lagi bonceng anak, karena lebih berat 40 kg an, sekitar 46%. Suzuki Nex 90 kg, TVS Dazz 92 kg. Tenaga maksimal diatas kertas Suzuki Nex FI adalah 9,4 PS, TVS Dazz 8,3 hp, dan PCX 14,5 hp. Beda tenaga sekitar 52%. Dengan ban PCX lebih lebar sementara di Nex dan Dazz terlihat seperti ban cacing. Mestinya untuk akselerasi, ketiga motor tersebut nggak beda jauh. Top speed yang bakal beda jauh.

Dari kenyamanan kalau masih baru jelas menang PCX. Kalau setelah satu tahun entah, karena kualitas suspensi PCX belum jelas. Skok depan universal biasanya sama semua rata rata empuk. Yang suspensi belakang itu yang sering nggak beres.

Dulu PCX itu impor, jadi komponen skok belakang mestinya pakai yang ok. Semoga saja produk lokal sama bagusnya. Karena lihat skok belakangnya vario 150 yang nggak baru, rata rata pada sudah kocak semua. Di motor beat penulis yang cuma 16 ribu km saja skok belakang sudah soak. Dipakai di jalan nggak mulus terasa getaran yang bersumber dari ban belakang. Padahal naik Suzuki spin (yang tiap hari dipakai 40 km sejak beli) nggak masalah.

Soal suara mesin umumnya motor matik Honda lokal suaranya berisik. Apalagi kalau pemiliknya ngeyel mau pakai oli resmi bawaan. Dijamin kasar suaranya dan performa nggak ok. Suzuki Nex dan TVS Dazz sepertinya tidak mengalami problem ini.

Untuk soal posisi duduk, kok rasanya ergonomi PCX kurang pas. Lihat cara duduk yang di iklan PCX jepang dan cowok di PCX thailand kok rasanya kurang sreg. Ergonomi rasanya bukan spesialisasinya Honda. Ergonomi nggak sama dengan empuknya jok, tapi seberapa enak pegang setir, belok, ngerem, lihat spedo, lihat spion, dst.

Kalau yang dipersoalkan duduk selonjor. Baik di Nex ataupun Dazz mestinya bisa selonjor. Tinggal duduk di jok belakang. Di suzuki spin malah lebih mudah lagi, penulis sudah coba ha ha.

Yang mungkin sangat dirasa kurang itu mungkin charger untuk hp. Di Dazz ada, di PCX ada, di Nex nggak ada. Harus buat sendiri. Sebaiknya cari yang pakai IC 7805. Jangan yang pakai inverter.

Dari sisi tampilan jelas PCX lebih gagah karena bodinya besar. Tapi kalau untuk cari motor yang untuk dipakai dan nggak butuh dipuji, rasanya ketiga motor 11-12. Lebih tergantung modifnya. Jadi kalau butuhnya tidak untuk menambah gengsi, PCX jadi tidak unggul.

Dari kedua motor murah. TVS Dazz unggul di tangki bensin yang besar, ban tubeless dan ada charger. Suzuki Nex unggul di lebih irit dan jaringan servis lebih banyak.

Kalau beli motor yang harganya separuh dari motor yang diberitakan murah, sebaiknya ban diganti 80/90 dan 90/90 biar sip.

13 respons untuk ‘Membandingkan dua motor matik yang harganya separuh dari motor matik yang diklaim murah, Honda PCX

  1. Meskipun ane emg mau ambil new pcx ini, tapi gak suka jg dgn blogger2 papan atas yg kompakan nge brainwash pcx murah dan powerful.
    Peak rpm dan cr pcx lebih tinggi tapi masih kalah 0,4ps dan 1nm. Btw output mesin itu bs dihitung, efisiensi mesin pcx ada di 97%, nmax udah 103% (+vva)
    Dengan mesin yg skrg jika peak rpm dan cr nya disamakan dgn nmax, dapatnya cuma 13,7ps dan 13,8nm

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.