Paten transmisi semi otomatis Suzuki Hayabusa itu lebih hebat dari quickshifter


Penulis sebenarnya ingin bahas sejak lama namun sempat bingung. Setelah ada yang buat artikel membahas ini, penulis jadi tertarik untuk membahas lagi.

Artikel tersebut bilang bahwa Hayabusa bakal pakai transmisi semi otomatis, yang tipe AMT.
Suzuki Developing Semi-Automatic Transmission For The Hayabusa

The patents are credited to Hideaki Takahashi, who has several other patents related to Suzuki transmissions. The patents describe the use of actuators to control the clutch engagement and the shifting of gears, and, unlike Honda‘s DCT which uses paddle shifters, a traditional foot-controlled shift pedal. The result is a semi-automatic transmission, specifically, an automated manual transmission (AMT).

asphaltandrubber punya penjelasan berbeda:
This Week’s Suzuki Hayabusa Rumor, Redux

If this sounds a lot like an up/down quickshifter system, then you score extra bonus points today for being a rational human being, but you would be very wrong about what this whole rumor should actually be about. This is where reading the patent is actually really useful, because it turns out that this patent has a lot less to do with some sort of new transmission type, as the internet rumors would suggest, and a lot more to do with repackaging the transmission of a motorcycle (or any engine with an integrated gearbox) into a tighter unit, while retaining a standard manual shift mechanism.

Katanya paten tersebut bukan soal tipe transmisi baru tapi lebih ke akal akalan biar mesin tetap ramping.

Mungkin lebih jelas bila tahu apa maksud dari istilah yang dipakai.
Semi-automatic transmission

A semi-automatic transmission (SAT) (also known as a clutchless manual transmission, automated manual transmission, trigger shift, flappy-paddle gear shift, or paddle-shift gearbox) is an automobile transmission that does not change gears automatically, but rather facilitates manual gear changes by dispensing with the need to press a clutch pedal at the same time as changing gears.

Transmisi semi otomatis (SAT) adalah transmisi manual yang dikendalikan pakai sistem otomatis, sehingga pindah gigi bisa pakai tombol atau semacamnya.

Definitions: Automated Manual Transmission

To be clear, an automated manual transmission (AMT) doesn’t have a clutch pedal; there’s only an accelerator and a brake pedal, just like a regular automatic. And if you leave an AMT in D mode, it basically performs like an automatic transmission — all you have to do is worry about when to start and when to stop.

Transmisi manual yang diotomatiskan (AMT) itu adalah transmisi yang nggak pakai kopling. Jadi kalau modenya D, nggak usah pakai disuruh lagi pindah giginya.

Katanya ada kelemahannya yaitu teknologinya komplek. dan kalau jalan lambat seperti orang lagi ajar motor.

 

Paten itu menunjukkan gambar berikut:

Kelihatan ada dua bagian. Yang di sebelah kanan gambar kelihatan ada tuas untuk ganti gigi seperti motor sport lainnya. Lalu di sebelah kirinya ada alat yang bisa menaikkan atau menurunkan gigi persneling.

Lalu gunanya untuk apa dibuat seperti itu?

Itu baru ketahuan kalau baca paten. Penulis nemu paten berikut, entah benar atau tidak:
US20180045293A1

In recent years, a motorcycle mounted with an automatic manual transmission (AMT) or a dual clutch transmission (DCT) as a transmission device having both excellent mechanical efficiency derived from a manual transmission and convenience derived from an automatic transmission has been increasingly used. The AMT is provided with a clutch actuator for use in a clutch operation and a shift actuator for use in a shift operation.

Katanya sistem transmisi AMT atau DCT semakin populer karena sistem mekaniknya efisien dan nyaman dipakai macam motor matik. Sistem AMT itu dilengkapi dengan pengganti kopling dan pengganti tuas pindah gigi.

Selanjutnya dijelaskan bahwa paten ditujukan untuk membuat sistem yang bisa diterapkan secara plug and play di segala macam motor sport dengan keunggulan implementasi nggak terlalu mahal, ukuran mesin nggak jadi bengkak dan komponennya nggak kena panas mesin karena kena angin angin dari depan.

 

Lalu apa nggak lambat sistem seperti ini dipasang di Hayabusa, kan jadi matik?

Ini matiknya beda dengan di mobil matik biasanya. Dengan sistem beginian, perpindahan transmisi nggak digerakkan oleh sistem hidrolis macam di mobil matik, jeda mestinya lebih sedikit. Sistem juga nggak sama dengan yang pakai CVT.

Sistem beginian mungkin bisa dianggap sebagai pengembangan quickshifter. Berbeda dengan quickshifter, sensornya AMT jadi nggak repot. Sehingga nggak akan ada kejadian macam recall Suzuki sebelumnya, dimana ganti gigi bisa nggak kedeteksi yang bikin gigi dalamnya rompal. Solusinya juga nggak perlu akal akalan macam sekarang ini:
Jaman serba komputerisasi, ganti gigi dua bikin rantai rusak saja sampai ada recall terhadap Suzuki GSX-R1000

SMC decided to conduct a safety recall for affected motorcycles to replace the ECM with one that is programmed to prevent very high engine RPMs under certain conditions.

Sistem beginian juga bakal bisa menerapkan cita citanya iMTnya Toyota:
Report: Toyota patents next-gen intelligent manual gearbox

The patent also stated that there is also a lockout for upshifting to prevent ‘lugging’ or under revving the engine at near-idle revs. This system is said to work via electronically controlled locking pins which then move to be clear the next gear.

Sistem iMT Toyota atau Active rev matching Honda Civic Type R itu masih sekelas dengan quickshifter, dimana rpm dinaikkan atau diturunkan nuruti pindah giginya pengendara. Tapi tetap nggak bisa mencegah pengendara pindah gigi seenaknya.

Di sistem AMT karena tuas pindah gigi dan sistem pindah gigi sudah terpisah, maka pindah gigi yang ngawur jadi bisa dicegah. Contoh pindah gigi ngawur adalah menaikkan gigi waktu rpm sedang rendah atau menurunkan gigi waktu rpm masih tinggi.

5 respons untuk ‘Paten transmisi semi otomatis Suzuki Hayabusa itu lebih hebat dari quickshifter

  1. Wah keren juga….
    Tapi kali dibanding f1zr mana lebih unggul ya om? Kan dulu f1zr semi clutch, pindah gigi dengan kopling maupun tanpa kopling juga bisa….

    Suka

    • Unik juga, baru tahu f1zr bisa begitu. kalau punya hayabusa ini rpm bisa diatur sehingga saat gigi sudah pindah nggak akan nyentak. Juga bisa menolak pindah gigi juga mestinya.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.