Fitur lampu hazard, sangat penting bagi biker yang ingin meniru emak emak


Mungkin ada yang pernah tahu meme berikut:
Meme Ibu-Ibu Naik Motor Paling Kocak, Sein ke Kiri Beloknya Kanan

Nah sekarang ada fitur yang bisa membuat biker jadi emak emak. Fitur pueenting banget ini namanya adalah lampu hazard. Lampu hazard ini fitur yang levelnya setingkat diatas kalau pakai lampu belok kebalik. Kalau pakai lampu hazard, dijamin pemakai jalan lain lebih bingung lagi.

Memang ada sih yang ceramah bahwa penggunaan lampu hazard itu terbatas:
Wahai Emak-Emak, Begini Fungsi dan Cara Pakai Lampu Hazard Yamaha Mio S, Jangan Salah Ya!

Di Indonesia sendiri, aturan penggunaan lampu hazard ini diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 121 ayat 1: “Setiap pengemudi kendaraan bemotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan.”

Tapi kan itu aturannya orang disiplin. Makai lampu hazard beraninya cuma kalau berhenti darurat atau parkir darurat. Mereka juga sebenarnya nggak butuh lampu hazard, mereka kalau parkir atau berhenti pasti tahu caranya agar bisa aman. Nggak akan mengganggu lalu lintas atau membahayakan yang lain. Mereka juga pelit banget, motor pasti dimatikan, takut bensin habis, takut aki tekor.

Kalau orang gaul kan beda. Berhenti kalau perlu di tengah tengah jalan. Walau motor berhenti di tepi jalan, mesin masih saja dinyalakan. Kalau nggak begitu, orang kan nggak tahu motornya ada lampu hazardnya?

Situasi darurat kan banyak. Kalau ada pacar telpon minta belikan eskrim kan wajib berhenti tengah jalan? Atau pas lagi ada WA tanya lagi ada dimana, wajib dijawab dong.

Apalagi kalau pas lagi turing. Wajib banget pakai lampu emak emak ini. Kan darurat, butuh ngetes top speed, kok yang lain nggak mau memberi jalan? Mereka wajib banget tahu kalau sedang ada turing.

Kalau pas hujan sudah jelas pasti pakai lampu darurat. Kan motor pakai ban slick atau pakai ban cacing dan rem cuma ada yang belakang. Motornya rawan banget ndelosor, kalau yang lain nggak mau ngalah, mereka yang cilaka kan?

Yang top dari fitur lampu hazard ini adalah sama polisi fitur ini sudah dibolehkan. Kalau dikombinasikan dengan lampu LED yang sama polisi juga boleh diarahkan keatas, mantap banget. Dijamin yang lain pasti nggak bisa ngelihat jalan tapi masih bisa melihat motor emak emak. Klop dah.

Kalau ke foto, pasti bakal viral di media sosial. Nanti berita juga bakal rame emak emak turing, emak emak sunmori, emak emak cornering, dst. Pasti bakal banyak yang doain.

Orang disiplin sih sadar nggak butuh fitur lampu hazard.

12 respons untuk ‘Fitur lampu hazard, sangat penting bagi biker yang ingin meniru emak emak

  1. hahaha,,buat apa coba motor diberi fitur lampu hazard?
    yg ada malah buat gaya2an di jalan,,
    orang waras naik motor gk akan brhenti di tengah jalan.
    brhenti di pinggir jalan gk pakai lampu hazard, orang jg sudah tau.
    makin aneh2 saja negeri ini.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Mas cahyo kemarin ada moge versys 1000cc di pantai jogja. Dia sama istri jalan2 muter2 jalan area pantai sepi sih. Tp nyalain hazard terus
    Dia pamer turing

    Suka

  3. Kalo fitur itu dipakai sesuai aturan sih oke oke saja. Yg suka turing juga suka pakai, tapi tetap saja kendaraan lain ga mau minggir, karena toh mereka bukan prioritas. Jadi seharusnya yg suka turing juga menghargai pengguna jalan lainnya, tidak semena mena rombongan mereka harus diberi jalan, apalagi terkadang memakai tongkat agar pengguna jalan lain memberi jalan..

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.