Untuk Yamaha NMAX kok disarankan pakai 0W-20, harus yang sesuai rekomendasi dong


Mungkin pernah lihat iklan semacam berikut ini, oli 0W20 dibilang boleh untuk NMAX:
Oli Mesin ENEOS 0W20 Full Synthetic ORIGINAL team Bisa Oli Nmax Oli Matic Oli Yamaha

Pakai oli 0W20 itu sebenarnya nggak layak untuk Yamaha NMAX. Tapi memang ada yang mengaku nggak bikin suara kasar:

Test oli dgn 2 step lebih encer dr rekomendasi pabrikan. Katanya bahwa oli encer akan bikin mesin lebih kasar. Hasil test idle mesin lebih halus. Test jalan mesin lebih ringan akselerasi. Suhu lebih stabil disaat kemacetan.

Menurut penulis itu belum tentu jadi bukti bahwa oli 0W20 itu cocok untuk NMAX. Oli yang lama juga nggak disebut. Nggak ada jaminan oli sebelumnya bukan oli di bawah standar. Kan oli yang beredar di Indonesa buanyak sekali yang jelek. Penulis pernah coba oli repsol di bungkus ketulis 20W50 tapi rasanya kok seperti oli encer banget. Apalagi dulu waktu “hobi” ganti oli, pernah merasakan ganti oli setelah 100 km juga saking nggak enaknya.

Oli rusak begitu kalau dibandingkan oli 200 ribu ya jelas beda efeknya.

Mengujinya juga nanggung. Akselerasi paling juga di rpm menengah saja. Kalau beneran ingin menguji maka harusnya akselerasi itu yang selewat 80 km/jam. Masih kencang tidak? Saat lagi gas pol suara mesin masih halus tidak? Getaran mesin makin halus tidak?

Sebagai perbandingan, motor Honda Beat yang terkenal mesinnya lebih kasar dari NMAX saja suara mesin bisa halus banget saat gas pol kecepatan diatas 80km/jam.

Menurut bro Rikimaru juga mesin Aerox bisa halus banget suara mesinnya:

Soalnya ane udah ngerasain sendiri gimana manfaat penambahan migor ini, instant pula reaksinya, ane buktikan pada Aerox ane yg masih 400 km-an, sebelum ditambah migor (di rentang speed 35-60kpj) itu vibrasi engine begitu terasa menjalar hingga ke stang kemudi yg bikin tangan ane berasa kesemutan walau baru jalan 20 km-an, tapi setelah ane tambahin dikit Sunco, hasilnya ajaib Om, vibrasi jauh berkurang, tangan ane yg sebelumnya kesemutan tadi pagi ane pake jalan sejauh 120 km sama sekali ngga berasa kesemutan lagi, padahal itu ngga pake glove lho, dan putaran engine lebih berasa entengan di gas (dari kondisi idle).

Atau pengalaman bro Anto:

1 Suara mesin dan knalpot halus dan tegas. Tidak seperti sedang berakselerasi. Suara tenang dan tidak tinggi. Lebih mirip suaranya ketika sedang di jalan menurun atau menurunkan gas. Motor yg saya salip saat f/eco sedang tinggi tidak jarang seperti kaget, apalagi kalau motor nya berisik. padahal avo Lampu nyala terus
2 Terasa adanya getaran yg cukup lembut. Mungkin beda motor beda rasa. Getaran ini seperti kalau di jalan menurun. Kalau sedang akselerasi getaran tidak terasa

Jadi untuk kalau NMAX atau Aeroxnya nggak bisa seperti itu halusnya, maka bisa disimpulkan olinya jelek.

Mungkin ada yang bilang NMAX bisa pakai oli 0W20. Bisa sih bisa, tapi kalau nggak cocok mending nggak usah dipaksakan.

Dari rekomendari pabrikan itu seperti berikut ini:
2015 Yamaha NMAX — Owner’s Manual

Itu padahal untuk Eropa. Yang notabene seringnya suhunya dingin. Rekomendasinya juga nggak neko neko. 10W40 sudah cukup. Coba lihat deh yang di Indonesia, padahal suhu lebih sering panas, nggak pernah turun salju, suhu pagi hari juga paling 20 derajat celcius, sampai ketakutan banget. Merasa butuh banget pakai yang 0W20 karena takut olinya beku.

Padahal kalau dipikir, kita itu harusnya pakai oli yang lebih kental, misalnya 20W50. Tapi entah mengapa kalau di grup atau forum oli, larinya selalu harus lebih encer.

Iklan

17 respons untuk ‘Untuk Yamaha NMAX kok disarankan pakai 0W-20, harus yang sesuai rekomendasi dong

  1. Sediki komen om, di grup oli ada yg sengaja melakukan perbandingan ga masuk akal, oli mesin 1 liter, 500ml pake minyak goreng yg 500ml pake oli… Akibatnya bau gosong, trus menyalahkan minyak goreng, kan t o l o l.

    Suka

  2. menurut ane kalo olinya sudah bagus dari sananya (ngga peduli brapa angka SAEnya), ngga dikasih minyak goreng pun harusnya impresinya udah bikin mesin jadi minim getaran, RPM mudah naik, dan kondisi suhu mesin tetap stabil walau setelah dipake jalan lama walaupun ada beberapa faktor lain yg mempengaruhi sih. namun ane biasanya tetap menambahkan migor ketika niatnya mau “main kasar” sama motor, harapannya dengan film strenght oli yg udah bagus maka akan jadi makin bagus lagi sehingga ane merasa aman dan yakin mesin terlindungi, walaupun dipake main kasar, tapi migor emang terbukti efektif sih bikin oli jadi berasa seperti baru lagi ketika ditambahkan pada saat mendekati jadwal pergantian oli, misalnya kurang 1000 atau kurang 500 km sebelum di tap. tapi menurut ane migor sebagiknya ditambahkan pada oli itu saat mendekati jadwal pergantian oli, karena logikanya oli yang udah dipake cukup lama pasti film strenghtnya berkurang, atau ditambahkan ke oli yg kualitasnya jelek, misalnya oli hasil daur ulang kayak merek Federal, hahaha…. 😀

    Suka

    • Setuju, memang harusnya oli bagus itu tanpa dikasih minyak goreng juga ok. Cuma sepertinya di Indonesia sudah kadung berlomba mengeluarkan oli yang kualitasnya di bawah standar.

      Kalau saya lebih memilih menambahkan MG saat baru ganti oli karena butuhnya rpm tinggi. Setelah ditambahi MG, oli mesin jadi lebih tahan dipakai di rpm tinggi. Kalau nunggu agak lama, oli sudah kadung rusak. Apalagi sekarang ini sedang eksplorasi oli jelek.

      Suka

      • oh iya, dari semua group oli, base oli dari group apa Om yang paling bagus proteksi terhadap mesinnya?
        atau dari campuran base oil group apa dg apa yg mampu menghasilkan proteksi mesin yg bagus?

        Suka

        • Kalau untuk film strength, ester yang paling bagus, begitu juga PAG. Tapi PAG nggak kompatibel dengan yang lain. ester oksidasi lemah. PAO itu daya anti oksidasinya kuat, tapi pelarutnya jelek begitu pula film strengthnya. Oli grup I itu film strength kuat tapi shear stability jelek sehingga umur nggak panjang.

          Menurut saya yang ideal itu oli grup III + ester. Atau kalau murah meriah, oli Grup III + MG. Oli grup III pilihannya sepertinya shell ultra dan fastron techno atau valvoline. Kalau castrol syntec rasanya jarang dengar. Kalau yang jadi mungkin Motul ester atau total.

          Suka

          • Motul 5100 Technosyntese itu gimana Om? Technosyntese katanya termasuk semi sintetik, tapi dapet info juga itu ESTER + Mineral, entahlah…

            Suka

          • oli group 3 apa juga bisa dibilang fully synthetic Om?

            lantas apa bedanya Full Synthetic dengan Fully Synthetic?

            kalo olinya Full Syntethic, kenapa ya itu Yamalube Super Sport dan Super Matic bisa dijual diharga 70 ribuan? dikemasannya tertulis Full Synthetic dan mengandung Molybdenum buat Super Maticnya. biasanya kalo oli ada embel2 gituan harganya kan mahal diatas 100 ribu, atau memang aslinya itu tidak 100% sintetik melainkan ada beberapa % kandungan mineralnya gitu?

            Suka

            • Oli disebut sintetik karena diproses dengan proses sintesis yang namanya Fischer-Tropsch. Dulu hanya bahan oli PAO saja yang dihasilkan dengan proses tersebut. Sekarang ada juga oli grup III yang dihasilkan dengan proses tersebut, tapi biasanya disebut GTL (gas to liquid). Oli grup III yang dihasilkan dengan proses tersebut harganya lebih murah dan punya sifat setara dengan PAO.

              Jadi kalau ada full sintetik 70 ribuan, kemungkinan itu adalah GTL atau oli grup III hasil proses sintesis.

              Oli itu isinya ada aditifnya juga:

              Masalahnya kalau dari nama semi sintetik itu bisa jadi antara 2% sampai 50% mengandung oli sintetik, entah itu PAO ataupun GTL.

              Suka

          • naahhh…soal campuran base oil yg ideal kata Om kan dari base oil group III aliss VHVI dan Ester. nahh di pasaran ane udah nemu nih oli buat motor 4 tak yg pake VHVI+Ester, yaitu motul seri 7100, ane lihat di test cahnnelnya Piotr Tester ini oli sangat bagus hasilnya (masak iya pake Moly? ini oli buat motor 4 tak kopling basah soalnya).Tetapi yaahhh gitu deh harganya jadi muahaaalll…, di Olshop masak harganya 250 ribu keatas per Liternya, gila ngga tuh, hahaha…. X)

            Suka

          • sedangkan Motul 300V itu campurannya ESTER + PAO, bagus tapi umur oli ngga bisa lama, sama2 mahalnya kayak 7100

            Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s