Benarkah oli mesin yang dicampuri minyak goreng hanya tahan 10 jam?


Saat mencari info soal oli mesin dari bahan minyak goreng untuk artikel sebelumnya, penulis menemukan ini:
Bahaya ga sih Olie mesin + minyak goreng?

Fix menurut ibu dosen Cauthelia Nandya bahwa mencampur minyak goreng pada oli mesin diesel tidak dianjurkan,karena tidak seimbangnya viscositas,bahkan percobaan tersebut tidak bertahan dalam 10jam percobaan dengan berbagai metode dan minyak goreng yg berbeda2,10jam loh ya,

Sebelumnya penulis sudah pernah menjelaskan ini, namun masih tidak membahas keraguan penulis soal uji yang dilakukan:

Kutipan yang asli:

Cauthelia Nandya:
Minyak goreng komposisi dr 10% – 50% per sequence. Cm bisa dua sequence cycle soalnya dua sequence ajah udah rusak 😁 . Boro2 kuat ratusan jam. Ga sampe 10 jam ajah komposisi udh berubah

Kalo ada yg bilang “Tambah migor FE meningkat” Qo hasil tes aq malah blg sebaliknya yah 🤔

Di artikel tersebut penulis menyebutkan keraguan soal uji tersebut karena pada kenyataannya oli mesin di mobil penulis bisa sampai 10 ribu km lebih. RPM saat pemakaian kebanyakan antara 3 sampai 4 ribu. Kebanyakan sering dipakai untuk menempuh 100 km dalam lebih dari 2 jam.

Detil dari penelitian tersebut (susunan kalimat penulis rubah tapi tidak diedit):

Standard pengujian ILSAC selalu menggunakan 6 silinder. Rusaknya yg paling gampang keliatan rpm idle turun. Jd aq set d mesin 2JZ bekas Crown 4,000 RPM terus

Sequence VID. Sequence IIIG. Sequence IVA. Sequence VG. Minyak goreng komposisi dr 10% – 50% per sequence. Oli merek Prima XP (Base II), Fastron Techno (Base III Semi), Fastron Platinum (Base III+ Full). Fuel RON95

Cm bisa dua sequence cycle soalnya dua sequence ajah udah rusak. Ga sampe 10 jam ajah komposisi udh berubah.

Yang membuat penulis jadi ragu dengan hasilnya adalah:

Yg paling lama Prima XP. Soalnya dy Base II. Kalo yg Base III udah pasti ga tahan lama

Dari pengalaman penulis pakai oli mesin. Rasanya oli dengan bahan grup III itu lebih awet karena shear stability lebih baik. Dari rekomendasi pertamina pun lebih lama yang sintetik. (website asli sudah hilang)
Masa pakai oli mesin untuk motor dari berbagai pabrikan

* Prima XP 20W-50 API SJ = 7.500 km
* Prima XP 10W-40 API SL = 10.000 km
* Fastron 10W-40 API SL = 15.000 km
* Fastron 20W-50 API SL = 15.000 km
* Meditran SX 15W-40 API CH-4 = 10.000 km

Dari daftar oli hasil uji juga disebut oli grup III (VHVI) lebih awet.
Daftar oli mesin PCMO, HDEO dan MCO yang cocok atau tidak cocok untuk kopling basah beserta informasi base oilnya

Company Name Viscosity Grade MTBF (Km) MTBF (Hours) MTBF (Years) Base Stock Wet Clutch
Pertamina Fastron 10W-40 8,000 N/A 1 VHVI + Mineral Yes
Pertamina Fastron 20W-50 8,000 N/A 1 VHVI + Mineral Yes
Pertamina Fastron Fully Synthetic 0W-50 15,000 400 1 PAO + Ester Yes
Pertamina Fastron Gold 5W-30 30,000 500 3 VHVI Full Synthetic No
Pertamina Mesran Super 20W-50 3,000 N/A 1 Mineral Yes
Pertamina Prima XP 20W-50 3,000 N/A 1 Mineral Yes

Namun dijelaskan juga sebagai berikut:

Kalo secara teknis pake method ASTM jelas ga standard

Kesimpulannya menurut penulis bila di uji lab jelek belum tentu dipakai sungguhan bisa sejelek itu juga. Walau di hasil percobaan Prima XP jadi yang paling awet, walau grup III disebut nggak awet, penulis tetap merekomendasikan Fastron Techno untuk hasil terbaik. Kalau ingin irit, sekalian saja Mesran Super (grup I).

Dari hasil testimoni, yang mempunyai hasil negatif ternyata belakangan diketahui mesin sedang bermasalah. Bila ada masalah selip kopling misal pakai kopling racing, bisa diatasi dengan mengurangi konsentrasi minyak gorengnya.

Bagi yang punya pengalaman negatif dengan pemakaian minyak goreng di oli mesin silahkan share. Jelek atau bagus no problem.

Iklan

4 respons untuk ‘Benarkah oli mesin yang dicampuri minyak goreng hanya tahan 10 jam?

    • ha ha ha. Yang penting minyak goreng dua kali penyaringan. Banyak merek juga sebenarnya sumbernya sama kok. Asal jangan yang minyak kelapa, harus yang minyak kelapa sawit.

      Suka

        • saya bersyukur nggak terpaksa melakukan klaim nahwa suara mesin jadi kasar itu bagus. Di aliran aditif minyak goreng suara mesin kasar ya tetap bukti olinya sudah jelek. Terserah pemilik sih, mau pilih yang bikin suara mesin kasar atau yang bikin suara mesin halus.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.