Nggak ada pengalaman atau statistik atau riset tapi safety riding kok dipaksakan sih?


Sekali lagi penulis dikecewakan dari yang pengajak safety riding. Penulis masih penasaran mengapa kok sampai ada ajakan untuk loncat dari motor kalau mengerem sudah nggak sempat. Yang ngajari itu siapa?

Namun sekali lagi harus kecewa karena jawabannya cuma “datang saja ke safety riding, pasti jelas semua”. Terus dikasih contoh MotoGP. Tapi ditanya lebih lanjut sumbernya darimana terus diam nggak dijawab.

Apa semua ajaran safey riding begitu semua? cuma mengandalkan teori dan pemaksaan? tanpa pengalaman, statistik atau riset?

Memang beberapa ajaran ada yang berdasarkan Baca lebih lanjut

Harley Davidson bakal buat motor 250 cc, bakal seperti dulu atau desain modern?


Di India lagi rame berita Harley Davidson bakal buat motor 250 cc untuk pasar Asia, bekerja sama dengan pabrikan Asia.
Harley Davidson 250 – 500cc motorcycle confirmed for launch in emerging markets like India

Sebelumnya sih Harley Davidson sudah pernah punya produk motor 250 cc:
1964 HARLEY-DAVIDSON 250 SPRINT

Namun kemungkinan besar motor akan punya desain modern seperti motor – motor Harley Davidson berikutnya: Baca lebih lanjut

Aprilia SR Max300 versi Cina lebih sporty dari XMAX, lebih canggih dari Forza


Sayangnya motor matik maxi Aprilia SR Max300 cuma dijual lokal di Cina. Motor dibuat oleh Zongshen. Sentuhan yang terlihat dari depan itu lampu yang sudah LED projie dan ada DRLnya:
接近量产版 国产aprilia SR Max300详解

Padahal untuk versi global lampu depan masih pakai halogen: Baca lebih lanjut

Suspensi yang nyaman untuk matik cuma sedikit pilihannya, tapi lebih mending YSS DTG daripada Kayaba Zeto


Bahas agak panjang nih.

Review kembali sejak sekarang motor Honda Beat penulis sudah pakai skok YSS DTG, kalau dipikir pikir, pilihan suspensi aftermarket kalau mau nyaman itu pilihannya cuma sedikit. Sehingga banyak yang lebih memilih pakai suspensi OEM motor merek lain. Yang Honda pakai punya Yamaha, yang Yamaha pakai punya Honda. Maklum yang pernah merasakan naik matik Suzuki memang cuma sedikit. Walau sama – sama showa tapi bisa beda rasanya.|

Tentu saja dengan modifikasi seperti itu Baca lebih lanjut

Soal redaman suspensi Suzuki Nex II, penulis nggak sependapat dengan tmcblog


Suzuki Nex II hadir sepertinya dengan difokuskan menjadi motor yang sporty dan bukan motor kalem seperti sebelumnya. Termasuk juga suspensinya. Dari fisik saja terlihat besar. Bila dihimpit badan terasa lebih keras dari Honda Beat atau Suzuki Spin, tapi jelas lebih empuk dari Mio. Kerasnya ini kira kira sama dengan YSS DTG yang preloadnya 0.

Ternyata dalam soal suspensi belakang Suzuki Nex II penulis punya pendapat berbeda dengan tmcbog. tmcblog menyebutkan seperti berikut ini Baca lebih lanjut

Safety riding situasi darurat ngerem nggak nutut justru disarankan lompat dari motor?


Hari ini penulis ketemu hal yang menurut penulis mengagetkan di sebuah video di youtube. Di video tersebut salah pencet tombol klakson disebut masalah sepele. Penulis tentu nggak setuju.

Youtubernya berpendapat sebagai berikut:

kalau dalam kondisi darurat dalam artian mengerem dengan high speed, klakson tidak akan membantu anda,, yang anda lakukan adalah fokus pada pengereman yang efektif, bila itu tidak mampu menghentikan kendaraan, maka opsinya adalah lompat dari kendaraan bukan menekan klakson,,, yah mungkin mas bro harus sowan ke pelatihan safety riding agar paham,,
Pada dasarnya klakson dan sein itu dibalik ada dasar ilmunya, dan menurut saya masih masuk akal…

Penulis kaget juga bahwa daripada pakai klakson, ia lebih pilih lompat. Ini ia sebut sebagai solusi yang diajarkan di safety riding. Terus terang penulis baru tahu di safety riding ada teknik seperti ini. Baca lebih lanjut

Lewat polisi tidur itu kan harusnya lambat, kok kemampuan menghajarnya dipakai sebagai acuan kenyamanan?


Di Indonesia ini sudah umum kalau review suspensi itu acuannya adalah kemampuan melewati polisi tidur. Motor yang enak dipakai menghajar polisi tidur dianggap motor yang suspensinya top. Contoh reviewnya:
Kenapa Honda PCX150 menggoda celengan ? Berikut alasannya

Strength point kedua adalah reaksi umum suspensi. Suspensinya lembut dan bekerja sangat baik ketika menghajar polisi tidur ataupun lubang jalanan. Jadi ketika sampeyan nunggang PCX 150, rasanya seperti nunggang skutik dengan level berbeda. Premiumnya terasa.

Terus terang penulis tidak setuju dengan review seperti itu (setelah kapok kena suspensi Honda Beat yang kacau). Penulis tidak tahu apakah media Eropa, Jepang, India atau negara lain itu kalau review suspensi menilai dari kemampuan menerjang polisi tidur. Entah apa alasannya banyak yang pada review suspensi pakai acuan polisi tidur. Yang jelas Baca lebih lanjut