Pengalaman ganti part subtitusi untuk shock belakang Honda Beat eSP yang rusak, nggak puas


Shock belakang Honda Beat eSP penulis yang umurnya masih belasan ribu km sudah rusak. Kalau dipakai di jalan nggak rata terasa banget nggak enaknya. Suspensi juga bunyi ngik ngik. Jelas harus ganti.

Tapi ganti orisinil jelas bukan pilihan bagus. Umurnya bakal pendek juga dong. Idealnya beli yang bagus, tapi masa untuk antar jemput saja pakai yang untuk balap? Jadinya coba cari alternatif, seperti yang berikut ini:

Shock belakang bocor..? ganti as dan tabung shocknya saja…

Sayangnya nggak ganti sendiri sih, yang ganti istri. Kesan pertama saat melihat motornya adalah kaget, karena kok motor jadinya terasa lebih pendek.

Dan ternyata memang benar motor jadi lebih pendek. Ini adalah hal yang sangat fatal untuk motor Honda Beat kalau di perumahan, sekarang kejeduk polisi tidurnya jadi lebih parah.

Suara sudah tidak ngik ngik lagi. Sudah ada peningkatan.

Namun sayangnya saat dipakai di jalan nggak rata cuma sedikit saja perbedaannya. Yang sekarang lebih nggak memantul tapi rasa nggak nyaman dari suspensi belakang tetap ada. Padahal ini boncengan. Jauh banget nyamannya dengan saat pakai suzuki padahal sendirian.

Penulis sempat berpikir pakai merek lain. Tapi kan jarang. Ada referensi kayaba zeto tapi kok reviewnya seperti berikut ini:
Review Shockbreaker Kayaba Zeto Z. MANTAF BRO!

Tapi ketika ketemu aspal gelombang malah kadang mentog

Itu cirinya skok single action. Penulis juga pernah tanya vendor part subtitusi skok ini juga bilang part subtitusinya single action juga.

Jadi rasanya kalau mau nyaman harus cari yang minim double tube atau double tube gas. Tapi masih kepikiran mau cari suspensi suzuki atau imitasinya.

Iklan

14 respons untuk ‘Pengalaman ganti part subtitusi untuk shock belakang Honda Beat eSP yang rusak, nggak puas

  1. mungkin kalo mau substitusi sih pake aftermarket aja pak, merk YSS yg double tube worth juga kok.. harga gak beda jauh sama yg OEM..
    meskipun agak keras kalo sendirian, tapi kalo buat boncengan joss..
    dumpingnya juga pas jadi kalo pas ketemu jalan yg gelombang gak mentul2.. buat jalan jauh jadi gak cepet bikin pegel..
    ane pake buat di vario125, standar 32cm tapi ambil yg 33cm buat antisipasi poldur perumahan yg penuh khianat.. 😂

    Suka

    • Kalau untuk beat rasanya jauh. Yang OEM 200 ribu, saya lihat orinya YSS di Mitra 200 harganya 600 ribu. Di online takut beli palsu. Yang offline masih mencari tapi takut kena yang palsu juga. Malah lebih mempertimbangkan suspensi imitasi. Pernah beberapa kali pakai imitasi malah lebih awet dari aslinya. Tapi rasanya sekarang suspensi imitasi jarang.

      Adanya yang suspensi variasi yang bentuknya ngejreng dengan harga cuma sedikit lebih murah tapi performa amburadul.

      Suka

  2. saya pengguna vario 110 esp. sudah coba ganti shock ini itu, sampai mau coba rcb sb3 yang ada settingan rebound dan compression, tetapi ragu2. pabrikan harusnya memang lebih perhatikan kenyamanan, bukan cuma penjualan.

    karena semahal2nya shock ohlins untuk matic (yang paling digadang2 TOP), lihat reviewnya di youtube kalau ga salah motornya scoopy, tetap saja sang pengendara terguncang ketika melewati polisi tidur. tidak mulus layaknya shockbreaker mahal, dan saya hanya tertawa saja saat sang moto vlogger bilang, mantap, empuk.

    kendati masalah shock keras bukan cuma dari shock nya, tapi desain single shock di samping yg menuntut per lebih keras dibanding misalnya monoshock atau double shock di motor bebek. giliran per dikasih lembut malah mentok2 tabung shock dengan dudukan atas.

    contohnya bandingkan dengan jupiter MX yang tanpa ganti2 shockbreaker, bawaan sangat halus, rebound pun halus saat melibas polisi tidur.

    apa mas sucahyo punya rekomendasi shock yg bener2 meredam dengan baik, bukan semata keras?

    rencana mau meminang shock tvs rockz tabung harganya 230rb sebelah, cuma nggak tau dudukan bawahnya bisa ganti ala matic honda apa nggak, dan apa terlalu empuk karena aslinya double shock. belum ada yg review juga

    Suka

    • iya, saya tahu video yang dimaksud, sekarang juga sedang membuat artikel soal itu. Memang ada keanehan.

      Saya sekarang sudah ganti YSS DTG. Dan saya sangat puas dengan hasilnya. Ada kelemahan tapi menurut saya sudah jauh lebih mendingan daripada standar atau kayaba. Sayang, saya tidak pernah coba suspensinya Rockz.
      Perbedaan feeling pakai setelan preload minimal dan maksimal suspensi YSS DTG di Honda Beat

      Baca testimoni KBY, jelas bahwa YSS DTG lebih nyaman dari YSS G Series yang jauh lebih mahal.

      Menurut saya tabung itu bukan indikasi nyaman. Yang bikin suspensi nyaman juga bukan tabung tapi tepat tidaknya rating suspensi dan skoknya.

      Suka

      • iya bro worth to buy ya YSS DTG?
        untuk vario saya mau pasang yang 330mm dengan pertimbangan biar ga mentok polisi tidur, mungkin lebih enak pakai ban profil 90/90 ya bro dibanding 100/80?

        Suka

        • Iya. Menurut saya worth it daripada yang lain.

          Kalau soal enak ban mestinya sama saja karena diameter akhir kelihatan nggak beda jauh. Mungkin lebih tergantung ke merek ban (kekerasan carcass dari ban).

          Suka

      • saya nekad beli shockbreaker supra X 125, bosing bawah ternyata drat nya beda dengan vario, akhirnya test ambil per nya saja, tetap pakai hidrolis vario, hasilnya keempukan bro. dinaikin sendirian sampe njeduk2, akhirnya lepas lagi ganti per ori. saya pikir dengan tabung nitrogen seperti TVS Rockz punya, akan jadi lebih stiff. cuma ekspektasi saja bro, pengalaman belum ada hehehe.

        Suka

        • Iya, karena yang bikin nggak empuk itu bukan pernya tapi bagian dalam / shock breakernya. Kalau nemu suspensi punya Suzuki skydrive atau spin pantas dicoba juga. Kalau yang NEX II itu empuknya kalau pas boncengan saja.

          Gas itu memang ibarat nambah per. Jadi per yang dipakai harus lebih empuk dari yang tanpa gas.

          Suka

            • Untuk Mio lama rasanya bakal jadi lebih keras. Cuma kalau dibanding suspensi asli bakal terasa lebih nyaman di jalan yang tidak rata. Selain itu bakal keras. Untuk mio baru tidak tahu.

              Lebih keras belum tentu sporty. Buktinya banyak yang mengaku merasa lebih empuk pakai suspensi racing merek terkenal.

              Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.