Anjuran cari oli mobil yang nggak ada logo Energy Conservingnya biar nggak selip kopling itu menipu


Barusan bro Yusuf sharing coba oli Pertamina Fastron Platinum 0W40 yang harganya 190 ribu ternyata bikin selip kopling. Ini membuat penulis jadi teringat mitos soal hubungan antara energy conserving dan kompatibilitas dengan motor dengan kopling basah berikut:

Nih, Perbedaan Mendasar Oli Diesel dan Oli Motor

“Enggak masalah, tapi harus teliti dalam memilih oli diesel. Pertama dari kekentalan, lebih baik cari yang encer agar sirkulasi lebih lancar namun resikonya suara mesin lebih kasar. Kedua pilih yang tak mengandung teflon berlebih agar enggak bikin selip kopling, biasanya ada logo donat (conserving 2),” papar M. Abidin, GM Service & Motorsport Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Soal energy conserving ini sepertinya sudah jadi pakem dan banyak yang menyebutkan:
Bahaya Menggunakan Oli Diluar Spesifikasi Dari Pabrikan Motor

Para pemakai oli HDEO dan PCMO pada motor kopling basah mensiasati tidak adanya sertifikasi JASO MA dengan menghindari oli dengan serifikasi ILSAC GF-4 dan GF-5 maupun API SM/EC (Energy Conserving) dan API SN/RC (Resource Conversving) karena sudah dipastikan terlalu licin dan menyebabkan slip kopling

Klo oli motor pk oli mobil gmn? Ada efek sampingnya ga? Thanks buat solusinya

Yang penting soal spesifikasi oli mobil tsb harus dicek juga, sebaiknya jangan mengandung logo-logo seperti “ILSAC GF-5” atau logo “Energy Conserving”, logo-logo itu biasanya malah bikin slip di motor kopling basah. Perhatikan juga interval pemakaiannya.

Ini sepertinya sudah dianggap sesuatu hal yang mutlak. Banyak yang memberi saran dengan patokan ini juga.

Padahal saran ini sebenarnya tidak berlaku di Indonesia. Dan bahkan jadi menipu. Orang jadi berpikir kalau di bungkus oli nggak ada tanda energy conservingnya maka oli itu kemungkinan akan aman untuk dipakai di motor dengan kopling basah.

Padahal itu bukan jaminan.

Harus diingat bahwa untuk bisa membedakan oli itu termasuk energy conserving atau tidak maka di bungkus oli itu harus ada logo APInya dulu. Padahal kenyataannya banyak yang nggak ada logo APInya. Memang ada berapa gelintir sih oli di Indonesia yang ada logo apinya? Oli merek terkenal saja belum tentu ada. Apalagi yang ecek ecek. Diminta ikutan standar SNI saja pada protes..

Kalau sama lembaga API saja oli itu nggak pernah diuji, ya mana tahu oli itu termasuk energy conserving atau tidak.

Oli mahal macam fastron platinum saja nggak ada:

Oli mobil yang cocok untuk motor dengan kopling basah juga nggak ada logon APInya, misalnya Rotella T4 15W40 (T6 dibilang cepat shear di BITOG):

Karena kebanyakan oli mobil di Indonesa nggak ada logo APInya jadi terkesan oli tersebut cocok untuk motor, padahal belum tentu. Bisa jadi kebanyakan justru nggak cocok.

Intinya sih nggak usah menyarankan cari oli yang nggak ada energi conservingnya, karena di pasaran, oli yang ada Logo APInya itu sangat sangat langka. Mending share yang sudah teruji aman saja, misal meditran sx, fastron diesel, fastron techno, rotella T4, dst.

Iklan

14 respons untuk ‘Anjuran cari oli mobil yang nggak ada logo Energy Conservingnya biar nggak selip kopling itu menipu

  1. Sarannya salah sih
    Bukan yang gak ada logonya pasti cocok,
    Tapi yang ada logonya itu pasti gak cocok,,

    Kalo yang gak ada logonya bisa jadi cocok, bisa jadi gak cocok

    Suka

  2. ..wahh..pengalaman saya dijadikan artikel..
    Terima kasih sblmnya om cahyoo..

    Iya g ada spesifikasi api ec/er n ilsac gf.nya di kemasan..
    Padahal sebelumnya pke fastron 10-30w dikemasan ada tulisan ilsac-gf 5,malah g selip kopling..jadi bingung hrus ngikuti yg mana.
    Saran saya coba sendiri aja,biar yakin..
    Sya pake fastron 0w-40 juga krn penasaran,hrga hmpir 2x lipat lbih drpd yg 10w30..ingin.nya supaya performa lbih baik n suara g berisik,tp yg ada malah selip..
    Tp saya akui josss ..mesin enteng n lumayan halus,(apa gara2 slip kopling jadi respon throtle terasa enteng?)
    Saya gunakan muter2 20km,akhirnya saya drain,saya simpan buat motor matic bini..ini pelumas emang joss,sebanding harga,tp sayang selip kalo untuk kopling basah..
    Saran saya coba sendiri,biar tahu..
    Jgan percya omongan orang,sebelum coba sndri.. Hehe..

    N jgan lupa,tambahkan migor..sesuai keyakinan aja..kalo g yakin dikit aja,kalo yakin ya terusin aja..dirumah ada matic pny bini,saya cekokin migor jga g masalah udah setahun,(bini g tau kalo olinya saya cmpur migor)..hehe.
    Buktikan sndiri,dan ber eksperimenlah…salam “penasaran”..

    Suka

    • sama sama 🙂 .

      Setuju dengan tipsnya. Iya, harus dicoba baru yakin. Pakai dasar spesifikasi belum tentu bisa diandalkan. Pakai dasar uji lab sample oli juga belum tentu bisa diandalkan. Moly itu ada yang dipakai sebagai aditif extreme pressure, ada juga yang dipakai untuk semacam ester di oli mahal banget.

      Iya, parameter licin itu yang jadi penentu aman untuk selip kopling, untuk pembeda JASO MA dan JASO MB.

      Suka

  3. kenapa gk pakai fastron hijau saja? yg paling pas buat motor yg warna hijau, harga 75ribu,,,hmpir 2 tahun saya pakai,,ganti tiap 4000-5000km

    Suka

    • Iya, fastron hijau bagus juga. Atau kalau ingin fokus awet nggak untuk cari kencangnya, fastron ungu. Dyno spin pakai fastron ungu tenaganya masih sama kayak motor baru 🙂 .

      Suka

      • saya pensiun dari pemakaian Meditran SX di Jupe Z 110, udah 3 tahunan saya pake MSX, karna usia motor yang makin berumur , akhirnya ane putuskan buat ganti produk lain namun masih segroup sama pertamina yaitu PCMO prima xp sae 20w-50, pertimbangannya itu oli lebih kental aja pada saat dingin dan pada saat panas ketimbang MSX yg saenya 15w-40, itu kalo mengacu angkanya sih. hasilnya suara mesin jadi lebih senyap, dipake lama juga gak ngedrop tenaganya. brati oli 20w-50 cocok b uat engine jupe z 110 yg udah berumur kesimpulannya 🙂

        Suka

        • Sip. Mungkin perlu dicoba juga dipakai di motor baru. Karena kadang kecepatan maksimal terbatas sama rasio gigi.

          Apalagi kalau memang tujuannya awet. Honda Beat sekarang sudah 20W50 🙂

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.