Shear stability oli mesin: awalnya tarikan buerat, setelah 100 km jadi ringan itu contoh jelek


Baca testimoni pemakaian oli diesel penulis jadi ingat belum bahas soal shear stability padahal ada bahan bagus. Di pemakaian oli diesel itu umum testimoni seperti berikut:

Oli mobil / diesel di motor ???? MASUK SINI GAN!!!

tarikan saat pertama ane pake oli sesat pertama yaitu hdeo meditran sx sangatlah berat,,, dan ane belum kebiasan

Contoh contoh lain:
Flushing Usai, Envilan Ganti Ke Pertamina Fastron Diesel… Masih Sesat Juga 😀

Di awal pemakaian MSX ini RA pernah mengatakan bahwa tarikan jadi rada berat. Memang, namun seiring waktu setelah jarak tempuh di atas 100 km, minus itu hilang.

pernah baca di grup Oli HDEO kalau PFD awal-awal terasa berat dan seiring pemakaian akan semakin enak dan enteng

Review 1 Tahun Penggunaan HDEO Meditran SX Di Honda Absolute Revo

Oli tidak langsung beroperasi maksimal. Pemakaian awal (sekitar 150km pertama) banyak yang mengatakan bahwa tarikannya berat, tetapi Nde lebih suka menyebutnya terasa lebih padat karena memang tenaga lebih terasa, bukan berat yang identik dengan lemot. Setelah 150km akan terasa normal kembali.

review oli mobi Diesel di motor Honda CB150R, kopling basah bro dipakein oli mobil!

Merknya United Oil tipe XD9000T diesel. Tarikan awal berat masbro. Tapi, kalo udah panas, baru berasa entengnya. Ini berlangsung selama -+ 500km.

Coba Oli Diesel Meditran SX Bio di Motor Jupiter Z1, Tolong Jangan Dicoba!

Jadi tuh motor sebelumnya emang udah gue cekokin oli diesel. Awalnya sih emang pasti berat dan gak enak tapi lama-lama juga bakal enak kok.

Tarikan berat. Suer dah tarikan lemot banget banget banget. Eitsss wajar sih menurut gue. Kenapa. Nih motor udah 60.000km dan pakai olinya oli motor biasa. Pasti kotor dah daleman mesin. So menurut gue sih masih normal lah…

Oli Diesel Bagus untuk Sepeda Motor ?

saya juga pake oli diesel untu motor saya yaitu supra X125R tahun 2008, memang awalnya berat tarikan di seminggu pertama tapi setelah lebih dari 500Km, motor saya jadi ngacir dan Torsinya lebih terasa dan aga sulit waktu di top speed aja ko tapi selebihnya ga ada maslah.

1.awal penggunaan oli tarikan terasa berat,klo diatas 500km jd ringan
2.tarikan pada rpm rendah terasa berat,klo rpm tinggi ringan..

 

Di awalnya berat lalu setelah 100 km jadi ringan menunjukkan penurunan kekentalan oli. Ini adalah pertanda olinya berkurang kemampuannya. Tanda oli mulai rusak. Pertanda jelek.

Walau penulis pakai contoh oli diesel, sebenarnya hal yang sama juga terjadi pada oli untuk mesin bensin. Yang paling bikin penulis “takjub” adalah waktu pakai oli XTen. Waktu pertama buerat banget. Bahkan pagi pagi tenaga mesin jelas terhambat oleh oli. Tapi setelah dua hari sudah enggak. Setelah 1 minggu terasa enteng. Setelah 2 minggu sudah nggak layak saking encernya. Mendekati 4 minggu oli sudah terasa mulai kental.

Mirip dengan testimoni berikut:
6 bulan bersama oli sesat

Seperti biasanya 100km ++ tarikan agak berat beda sama oli motor yg lbh enteng abis ganti oli tapi ngeden diakhir periode…

Itu ciri oli jelek. Atau oli yang dipakai tidak sesuai peruntukannya. Olinya bagus, tapi jadi jelek kalau dipakai di motor.

Makin cepat encernya maka makin jelek olinya. Namun kita tidak bisa menggunakan perbandingan rider lain karena cara pakai motor beda beda. Kalau sehari hari jalan maksimal 40 km/jam tentu oli bakal awet, tidak cepat encer. Beda dengan yang tiap hari gas pol.

Salah satu yang membuat oli jadi cepat encer adalah kocokan mesin atau shear. Kemampuan oli agar tidak cepat encer waktu kena shear disebut shear stability.

 

Dari referensi berikut disebut yang banyak mempengaruhi shear stability adalah aditif penambah VI atau VI improver atau viscosity modifier:
Trends in Shear Stability of Automotive Engine Oils

Lubricant shear stability is essential to ensure lower viscosity oils offer sufficient protection to engines. This applies to both passenger cars as well as heavy duty diesel engines.

Viscosity Modifiers (VMs) are used in lubricants to decrease the oil’s viscosity dependence on temperature and allow the formulation of multigrade, non-Newtonian oils that meet both the high and low temperature requirements of SAE J300.

Two phenomena are associated with their use:
• Temporary viscosity loss where under high shear conditions the polymers align with the flow, resulting in viscosity loss until the shear is reduced.
• Permanent viscosity loss where the polymers break due to the shear; resistance to breakage is a measure of shear stability.

Dijelaskan bahwa shear stability itu penting untuk menjamin oli tidak terlalu encer sehingga bisa melindungi mesin. Ini berlaku untuk kendaraan penumpang atau kendaraan berat.

Viscosity Modifier dipergunakan untuk membuat oli nggak terlalu encer waktu panas, sehingga jadi oli multigrade.

Efek samping penggunaan viscosity modifier:

  • temporary viscosity lost, kekentalan berkurang sementara dalam kondisi dikocok parah. Kekentalan berkurang sampai kocokannya berkurang.
  • permanent viscosity lost, kekentalan berkurang permanen karena polimer rusak. Daya tahan terhadap kerusakan jadi ukuran shear stability.

 

Kemampuan shear stability suatu oli dinilai dengan shear stability index yang merupakan angka prosentase seberapa banyak oli jadi makin encer dalam persen setelah dikocok kocok:
Motorcycle Lubrication Education – VISCOSITY MODIFIERS & SHEAR STABILITY

The SSI is given as a number between 0 and 100 and refers to the percentage of viscosity lost after a polymer shearing test.

Calculating Permanent Viscosity Loss / Shear Stability Index

Jadi makin kecil SSI artinya makin bagus:
Shear Stability … one measure of how good an oil is …

The shear stability of VI Improvers are evaluated using standard mechanical stress or shear testing laboratory equipment where in the VI improved oils viscosity is measured before and after being subjected to standard shear conditions. The results are rated as a shear stability index (SSI) and the lower the value the better or more resistant is the VI Improver to mechanical stress or shear.

Contoh perbandingan antara aditif viscosity modifier yang berbeda:
Advanced Polymer Technology for High VI Industrial and Automotive Lubricants

 

Shear stability juga dipengaruhi bahan oli. Namun penulis tidak banyak menemukan referensi perbandingan.
Exxon Mobil Chemical Group IV Basestocks Polyalphaolefins

Dari pengalaman penulis ada oli yang nggak gampang encer waktu dipakai tapi beberapa hari berkurang banyak kekentalannya. Ada juga oli yang gampang encer waktu dipakai tapi beberapa hari nggak berkurang banyak kekentalannya.

 

Penulis menemukan bahwa menggunakan minyak goreng sebagai aditif sangat membantu meningkatkan shear stability, baik yang sementara ataupun permanen. Bila sebelumnya saat pakai Fastron Techno 15W50 oli bisa terasa makin encer (suara mesin makin kasar) setelah satu minggu, maka setelah ditambah minyak goreng (sesudah ganti oli) maka ini terjadi lebih lama. Bahkan penulis sudah ganti oli duluan sebelum mesin suaranya sempat jadi kasar (5 ribu km).

Tapi itu bila minyak goreng ditambahkan saat oli masih fresh. Bila sudah nggak fresh maka walau membantu, nggak akan sebaik bila ditambahkan dari awal.

Mungkin penulis perlu coba oli yang single grade. Karena sumber masalah kan dari aditif viscosity modifier.

Iklan

23 respons untuk ‘Shear stability oli mesin: awalnya tarikan buerat, setelah 100 km jadi ringan itu contoh jelek

  1. oli yg bagus ya harusnya sudah terasa enak dr prtama pakai,,oli mobil dipakai buat motor rasanya aneh bg orang awam,,,saya sering ditanya waktu masuk ke bengkel mobil untuk ganti oli verza,,,pakai fastron hijau.
    mas, montore kok gae oli mobil gk amoh to?
    hhehehe,,lha iki 4.000km jek alus mesine.

    Suka

    • Iya. Walau olinya buat mobil, kalau cocok untuk motor mengapa tidak? Sama juga dengan oli khusus matik, kalau pada jelek mengapa dipaksakan? Begitu pula oli diesel, bila terbukti tidak cocok, mengapa dipaksakan?

      Suka

  2. nganu, pake mesran super sae 20W-50 plus migor gimana imresinya Om? kalo di motor cocok nanti mau ane coba deh di jupiter z 110 ane, saat ini masih pake prima xp sae 20w-50. kan biar bisa ngirit gitu secara harga mesran super lebih murah dibanding prima xp, hehehe….XD

    Suka

    • Impresinya positif. Jauh lebih enak dari oli resmi. Sebentar lagi akan buat artikel untuk itu

      Kemarin ganti oli juga ditawari prima xp juga. Cuma saya berpikir, bila mesran super bisa tahan 5 ribu km, untuk apa pakai Prima xp? Lagipula kalau dari teori daya pelicin oli grup I mesran super itu lebih baik dari oli grup II prima xp.

      Lagipula dari cara pemakaian saya, yang lebih penting itu daya pelicin dan shear stability.

      Suka

        • Nyatanya seperti itu. Saya pernah coba oli yang semi sintetik tapi umurnya malah pendek. Menurut saya kalau untuk motor film strength yang jadi penentu umur oli. Karena kalau film strength bagus otomatis shear stability bagus. Lagipula saya sudah tambahkan minyak goreng.

          Ada kasus dimana oli mineral bisa lebih awet dari oli sintetis. Mau menulis artikelnya lupa lupa terus.

          Suka

          • Tulis saja Om oli mineral juga ada yg bagus, BTW dari produk Total Oil ada satu type yakni Quartz 5000 SAE 15W-50 di websiite resminya tertulis ini oli mineral namun spesifikasi APInya udah API SN, apakah ini juga membuktikan bahwa tak selamanya oli mineral itu rendah kualitasnya ya Om?

            Suka

            • API SN disebutkan klasifikasinya. Jadi sepertinya nggak lulus API SN.

              Tapi memang oli mineral pun ada yang kualitasnya bagus. Castrol GTX itu lebih terkenal licin daripada yang jenis lain.

              Harus diingat juga pabrik oli sini kadang jual cuma dari sintetiknya saja sementara aditif pakai murahan. Bahan mineral dengan aditif bagus akan lebih berkualitas.

              Suka

  3. Masalahnya oli diesel itu kental2 smw, dg grade viscosity sama dg pcmo dia lbh kental
    Analisanya sih, oli blom dapet kondisi optimal,
    Bisa dri suhu dll, beban oli motor dg diesel heavy duty ya beda sih ya
    Cba deh pke oli diesel high grade yg viscosity rendah macam 5w 30 atau 5w 40 emang mahal sih masalahnya

    Suka

    • Iya. untuk grade viscosity sama oli diesel cenderung punya kekentalan HTHS lebih tinggi.

      Yang high grade mungkin lebih awet. Cuma kalau oli diesel encer bisa jadi temporary shear stabilitynya jelek (karena memang mobil diesel nggak butuh rpm tinggi) dan aditif extreme pressurenya banyak (nambah kerak ruang bakar).

      Suka

  4. sampai skrg sdh lumayan paham. mau tnya pak, oli motor yg cocok buat ojol apa ya, yg hrga low medium, tp perlindungan lumayan, nggak gampang kasar pas mesin panas?

    Suka

        • Kalau benar detergensi kurang, maka solusinya adalah jangan sampai telat ganti oli. Begitu oli sudah ciri mulai rusak, maka segera ganti. Jangan lihat kilometer/waktu.

          Saya sendiri yakin minyak goreng itu meningkatkan efek detergensi, jadi setelah mencampur efek akan lebih baik.

          Bila tidak ingin pakai minyak goreng, oli mesin pertamina yang setara mesran super tapi dengan detergensi lebih banyak adalah meditran. Cuma saya lupa meditran yang mana yang grup 1.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.