Teknik menyalip sabotase ala Marquez memang sangat efektif dan bikin balapan menarik


Sejak penulis melihat motor Suzuki jatuh di tikungan untuk menghindari motor Honda didepannya yang lagi ngerem (sori, lupa balapan yang mana), penulis jadi berpikir bahwa untuk curang pun bisa dengan cara yang sembunyi sembunyi. Namun kalau diulang terus akan jadi kelihatan. Tapi cara ini terbukti efektif banget.

Penulis sebelumnya sudah membahas bagaimana alasan yang dikemukakan Marquez waktu menyingkirkan Lorenzo dari lintasan itu sama dengan saat menyingkirkan Rossi dari lintasan.

Ternyata alasan sama dikemukakan oleh Marquez saat mencoba menyingkirkan Vinales dari lintasan. Padahal itu adalah sesi latihan:
Marquez explains “dangerous” FP1 run-in with Vinales

“About FP1 with Maverick, and Abraham, this was tight,” said Marquez. “This was quite dangerous because they went wide, maybe slower, but here when you go to the dirty lane it is so difficult to turn the bike, to stop. I was going in and then I started to lose the rear, I say okay, I go wide. I realised that, as I go wide, they were off-line. When I saw a small place between Abraham and Maverick I just release the brakes and open gas to be on the place because if not I contact them and was too dangerous.”

Katanya kalau sudah kena jalur yang kotor bakal susah beloknya. Padahal kalau lihat video, itu jelas nggak terjadi, jelas terlihat bahwa Marquez sengaja belok keluar lintasan:

Rossi komentar bahwa cara berkendara Marquez ya begitu itu. Musuh harus waspada sewaktu waktu Marquez mau sabotase. Berdoa semoga nggak akan crash waktu Marquez beraksi:
MotoGP Termas: ‘I’m scared to be on track with Marquez’ – Rossi

This is him, in the last 15 races he is like this. He try always to make you scared and to put you out of the track. I’m scared on the track when I am with Marquez, because I know he come to me, I know already. You have to hope you don’t crash.”

Jujur waktu Rossi dijatuhkan Marquez di Termas Argentina 2018, penulis percaya dengan alasan Marquez. Namun melihat alasan kok diulang ulang, penulis jadi nggak percaya lagi dengan alasan Marquez. Apalagi sesudah melihat yang di FP1 Termas yang kelihatan banget sengaja ingin menyingkirkan Vinales.

Seandainya ban belakang kehilangan grip pun, cara yang dilakukan Marquez untuk menyelamatkan diri jelas tidak dengan melaju melebar. Contoh bisa dilihat di video berikut:

Terlihat bahwa Marquez itu mampu mengendalikan motor. Sudut menikung terlihat tidak melebar. Namun juga terlihat bahwa motornya jadi lambat. Jelas cara tersebut nggak bisa diandalkan.

Melihat yang seperti itu maka terlihat bahwa teknik sabotase itu adalah sesuatu yang diperlukan oleh Marquez. Karena terlihat jelas bahwa Marquez atau motor Hondanya lemah dalam hal akselerasi keluar tikungan. Kalau kita lihat di dogfight, Marquez itu seringnya menyusul saat mau masuk tikungan. Jadi laptime Marquez cepat itu karena ia punya corner entry yang baik dan bisa menjaga kecepatan di tikungan.

Ini akan jadi masalah bila di depannya adalah motor yang corner entrynya lambat macam motor Ducati. Marquez nggak akan bisa menyalip kalau pakai side by side. Jadi harus pakai sabotase. Kehebatan Marquez bisa jadi tidak lepas dari teknik menyalip dengan sabotase.

Analisa berikut bisa jadi akurat. Dibilang Lorenzo nggak akan bisa menang lawan Marquez bila di Honda:
MotoGP news: ‘Marc Marquez WILL leave Honda after Jorge Lorenzo arrival’ – EXCLUSIVE

BT Sport pundit Neil Hodgson: “I can’t see Lorenzo even winning one race next year unless Marquez crashes.”

Bisa jadi Lorenzo nggak akan bisa kompetitif kalau gaya berkendaranya nggak pakai cara sabotase. Berkendara ala Marquez itu sepertinya sesuatu yang tidak disukai Lorenzo bila menyimak komentarnya sesudah dijatuhkan Marquez:
VIDEO – LORENZO: ‘IT WAS MÁRQUEZ WHO CAUSED MY CRASH AND HE KNOWS IT’

I just hope Marc apologizes to me, to know how I am, but most of all that he doesn’t do it again. If he bursts with my leg unless he says something and that he doesn’t stop doing it, otherwise I’ll have to ride in a way I don’t like.

Keuntungan dari pakai teknik sabotase sangat jelas. Bisa dipakai untuk menyalip walau motornya sebenarnya nggak mampu. Bila di awal balapan lambat karena pakai ban keras, maka teknik sabotase bisa dipakai untuk menghambat lawan di awal balapan, dan nanti di pertengahan balapan bisa meninggalkan yang lain. Teknik ini sangat membantu kalau startnya tidak di baris awal. Bila di ban pakai yang lunak, maka dengan posisi start berada di barisan depan bisa dipakai untuk meninggalkan lawan, dan nanti bila ban sudah mulai kehilangan grip, teknik sabotase bisa dipakai untuk menjaga posisi.

Ini tentu bisa membuat balapan jadi seru. Karena motor yang seharusnya nggak menang jadi bisa terus bergulat. Karena jelas kemampuan motor yang menyalip ada di bawah yang disalip, motor yang tersalip bisa dengan mudah menyalip lagi. Sehingga posisi dalam balapan akan terus berubah. Jadi ada variabel tambahan yang bikin balapan menegangkan. Ada resiko crash dan situasi berubah drastis juga. Penonton jadi kepikiran pembalap mana lagi yang akan dijatuhkan Marquez.

Dengan teknik sabotase balapan tidak akan monoton. Kalau lihat pergulatan Marquez, kita jadi sering bertanya tanya mengapa kok posisi pembalap yang lain konstan banget. Sedikit sekali terjadi perubahan. Kadang ada balapan yang perubahan posisi cuma terjadi di sekitar Marquez saja.

Kalau nggak pakai sabotase maka bisa jadi Marquez bakal susah menang. Apa ini yang sedang terjadi pada Johann Zarco ya? Di tahun lalu prestasinya hebat banget, tapi sekarang Zarco jadi lambat. Apa karena dapat teguran ya?

Atau Zarco masih belum semahir Marquez dalam teknik menyalip pakai sabotase sembunyi sembunyi?

Kalau dari balapan selama ini, yang bisa mengimbangi teknik menyalip sabotase Marquez itu Dovizioso. Rossi sama Lorenzo sepertinya belum selevel atau memang benci model balapan seperti itu. Karena dari komentar di atas jelas keduanya berharap Marquez menghentikan balapan model begitu.

Kevin Schwantz juga ikutan menghujat:
MotoGP, Schwantz: Marquez, you can’t knock someone down

As a rider you can’t knock someone down just because you’re four seconds a lap faster than they are. It’s really basic. I think that it’s still something that they teach in every new rider school for racers: that it is the responsibility of the rider making the pass to insure that the pass is safe and clean

I think that Dorna should sit him (Marquez) down and explain it to him in the frankest terms they can–that if he initiates contact with another rider, in a race, in practice, and there is contact, then he’s done for the season

7 respons untuk ‘Teknik menyalip sabotase ala Marquez memang sangat efektif dan bikin balapan menarik

  1. Cara yang sama juga dilakukan dovi pada marc di aragon 2018,, di vidio no 2

    Tapi marc g protes walo dibuat melebar oleh dovi

    Suka

    • terima kasih infonya. Menurut saya Marquez justru senang atau menganggap balapan jadi seru. Marquez juga rasanya nggak pernah mengkritik Zarco yang sama sama punya gaya serudukan. Malah dibela:
      MotoGP champion Marquez defends Zarco’s move on Rossi at Austin

      Marquez reckoned Zarco had not done anything he or Rossi would not. “Of course it was aggressive, but in the beginning everybody is pushing 100%,” said Marquez of Zarco’s move. If you are aggressive and you overtake strongly, you need to understand the other riders are also aggressive. It’s always like this, it’s racing.”

      Dari ungkapan itu gaya berkendara saling benturan itu dianggap biasa oleh Marquez.

      Suka

  2. mungkin cara inilah yg bikin Marc kompetitif diatas motor Honda yg lemah dlm akselerasi…gak menutup kemungkinan klo masalah akselerasi Honda teratasi akan jdi balapan yg membosankan lagi…lu lagi lu lagi…🤔

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.