Setahun pakai oli mesin dicampuri minyak goreng, mesin dibongkar tetap bersih nggak berkerak


Ada sharingan dari bro Abu Kriwul:

Share info ya. Barusan motor saya turun mesin. Dan sudah hampir setaun sebelumnya saya selalu mencampur oli mesin Federal dengan migor merk Sunc* dengan perbandingan oli 700 : migor 100. Saat mesin dibelah semua tidak ditemukan sedikitpun adanya endapan atau kerak dari migor di bagian atau sudut mesin. Ganti oli setiap antara 1500-2000 km. Hanya saja mekaniknya tanya saya pakai oli merk apa kok terasanya kurang licin.

Ini dalaman Kymco Grand Dink punya bro Arief TC Ghorib

Ini membuktikan bahwa menggunakan minyak goreng sebagai aditif tidak membuat mesin berkerak. Memang masa pakai oli mesin terlalu pendek untuk bisa jadi masalah. Namun kalau dari pengalaman penulis pakai campuran minyak goreng mulai dari akhir 2016 sampai sekarang, mesin juga terasa tetap bersih, nggak kayak waktu lagi pakai oli rekomendasi pabrikan (baik dari Honda ataupun Suzuki).

Sebelumnya juga bro Arieftc Ghorib sudah sharing dalaman mesin jadi bersih:

Pernah terjadi komponen karatan karena coba coba dicampur dengan 10% ATF:

Namun harus diingat bahwa kualitas dari oli mesin yang dipakai tetap mempengaruhi. Apalagi karena oli mesinnya mencapai 90% dari campuran. Kalau olinya jelek maka minyak goreng cuma bisa bantu sedikit. Tapi kalau olinya bagus maka minyak goreng akan sangat membantu.

Jadi kalau oli mesin pakai yang kualitas rendah, lalu dipaksakan dipakai sesuai periode penggantian oli, maka akan tetap ada resiko muncul kerak di mesin. Jadi hindari penggunaan oli kualitas rendah seperti misalnya oli rekomendasi dari pabrikan.

Oli mesin kualitas rendah itu oli yang cepat jadi sangat encer ketika macet atau setelah dipakai kencang. Atau yang di hari kedua kekentalan terasa berkurang dibanding hari pertama.

Iklan

4 respons untuk ‘Setahun pakai oli mesin dicampuri minyak goreng, mesin dibongkar tetap bersih nggak berkerak

    • Sepertinya minyak dan oli bekas itu diolah seperti bahan minyak mentah. Disuling lagi, lalu dipilah. Mestinya nggak perduli bahannya minyak apapun juga. Kecuali kalau minyak jarak / castor oli yang bahannya beda sendiri.

      Oli mesin dari bahan oli bekas pun kualitasnya bisa bagus

      Mungkin ditolak karena rugi yang keluaran oli mineral jadi sedikit atau merubah rasio campuran aditif nantinya. Fatty acid sendiri kalau di oli mesin jadi semacam aditif.

      Yang nggak disebut di link pertama itu pakai minyak goreng itu selain bikin tarikan ringan, suara mesin juga lebih halus. Sementara dari penjelasan yang bikin tarikan ringan itu oli lebih encer, dan sementara yang kita tahu oli lebih encer itu bikin suara mesin lebih kasar. Penjelasan jelas konflik kalau tidak mempertimbangkan film strengthnya oli.

      Masalahnya juga oli di pasaran kalau nggak diberi minyak goreng cepat sekali rusaknya.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.