Di luar negeri anak SD sudah masuk akademi balap. Kalau di Indonesia? Mustahil bro, mentalnya nggak siap


Ada kabar bahwa di Qatar anak di bawah umur pada disuruh ikut akademi motor balap:
Qatar Motorsports Academy welcomes young riders

Losail Circuit Sports Club (LCSC), Dorna Sports SL and Aspire Academy joined forces to launch the QMA which gives young riders between the ages of 8 and 16 years, the opportunity to learn from the experts, improve their skills and abilities, and work their way to becoming a world champion.

Yang ikut mulai anak umur 8 tahun yang kalau di Indonesia itu berarti anak kelas 2 SD.

Dan di Thailand pun juga sama:
AP Honda เฟ้นหานักบิดสายเลือดใหม่ 7 จอมยุทธ์น้อย สู่การเป็นนักบิดระดับโลก

Honda Motor Co., Ltd., pemimpin dalam industri motor sport Thailand, sangat senang menyambut anak-anak Thailand untuk proyek ini. “AP Honda Honda Thailand Year 2” untuk menemukan pemuda baru antara usia 9-14 tahun untuk berpartisipasi dalam program ini untuk mengembangkan balap sepeda motor profesional selama 2 tahun, dilatih oleh ” Film ini adalah state-of-the- Spirit “AP Honda Reveals the Dream” Menantang Roadmap bagi pemuda Thailand untuk menjadi “MotoGP” kelas dunia pada tahun 2025.

Umur 9 tahun berarti kelas 3 SD.

Yang begitu itu kalau dilakukan di Indonesia pasti sudah digrebek polisi. Dibilang anak secara fisik dan psikologis masih nggak siap:
Anak di Bawah Umur Dilarang Naik Motor

Kepolisian RI mencatat penggunaan motor oleh anak di bawah umur terus meningkat. Kasubdit Pendidikan Masyarakat Direktorat Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian RI, Ajun Komisari Besar Polisi Subono, meminta masyarakat dan pendidik membantu mencegah penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur. “Mereka secara fisik dan psikologis belum siap mengendarai motor,” kata Subono pada acara Road Safety Goes To School di SDN 05 Tebet Barat, Selasa (23/9).

Atau digrebek sama Komnas Perlindungan Anak:
Komnas PA: Hukum Orang Tua Pemberi Izin Anak Berkendara

Ketua Komisi Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait sependapat dengan petisi yang muncul di Change.org soal hukuman perlu diberikan kepada orang tua yang memberikan izin atau mendukung anak-anaknya yang masih di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Menurutnya, adalah hak yang harus diberikan oleh orang tua terkait keselamatan atas anaknya. Dengan, memberikan kendaraan baik roda empat ataupun roda dua kepada anak-anak yang belum layak berkendara, hal itu membuat orang tua mendukung pelanggaran hukum.

Ada juga yang menyangkut pautkan dengan safety riding dst.

Jelas mentalnya nggak siap. Bukan anaknya tapi oang tuanya.

Karena kadang mereka melakukan langkah munafik dengan membolehkan anaknya naik sepeda kayuh atau sepeda listrik. Padahal dari soal bahaya di jalan, sama saja atau malah lebih parah. Dari sisi kecepatan nggak kalah kencang dari aki aki yang naik motor, atau bahkan lebih kencang lagi.

Untuk anak dan pemakai jalan lain bahaya naik sepeda juga lebih besar. Ban lebih kecil (sepeda balap) atau grip nggak ada (sepeda gunung). Rem juga nggak ada jaminan bisa pakem. Belum lagi kadang nggak stabil kalau pas mereka capai.

Menurut penulis justru mereka harus diajarkan kemampuan berkendara yang baik. Juga moral dan etika di jalan. Di beri informasi jelas bahayanya dan ngerinya kalau berkendara seenaknya. Jangan sampai jadi tokoh yang terkenal dengan nama “emak emak” atau “ABG” di jalan.

Pprestasi Indonesia nggak bagus di dunia balap motor itu normal. Karena normalnya waktu seumuran marc marquez pertama menang Moto3, anak di Indonesia harusnya masih nol besar dalam keahlian mengendarai motor. Sementara itu di luar kemampuan berkendara sudah diasah sejak balita malah.

Mereka juga pakai modal. Untuk anak anak motornya ya juga motor untuk anak anak:

Mungkin ada yang protes, bahwa walau di Indonesia pada dilarang naik motor sebelum punya ktp, buktinya banyak pembalap sangat muda dari Indonesia yang bisa punya prestasi di luar negeri?

Sori, itu logikanya dari mana? Di umur mereka kan harusnya masih nggak boleh naik motor? Darimana mereka bisa jago naik motor? Jadi sesuatu yang aneh ketika mereka jago naik motor di umur mereka. Penulis malah curiga jangan jangan pembalap yang sekarang go internasional itu bekas pembalap liar:

Jelas omongan bahwa secara psikologis anak nggak siap mental itu aneh. Karena kalau nggak dididik, darimana mereka bisa siap mental? Kalau si anak nggak diajari ya jelas akan ngawur di jalan. Mereka juga nggak tahu resikonya sembrono di jalan. Kalau nggak diberi contoh ngeri kan mereka anggap sepele.

Omongan bahwa membiarkan anak naik motor itu merebut hak anak itu aneh. Justru dengan melarang anak naik motor itu bisa merebut impian anak ikutan MotoGP. Buktinya yang di luar negeri saja sekolah calon pembalap MotoGP saja menerima anak SD.

Ketika saat ada anak kecil naik motor pada menghujat tapi begitu ada pembalap di bawah umur go internasional malah dipuji puji. Mereka pada nggak berpikir bahwa merekalah yang menghambat hal itu. Apa nggak mikir bahwa bila mentalitas kita membolehkan anak kecil naik motor maka bakal makin banyak calon pembalap Internasional dari Indonesia di masa depan?

Tapi tentu untuk latihan balapnya sebaiknya di tempat yang aman dengan motor yang aman.

12 respons untuk ‘Di luar negeri anak SD sudah masuk akademi balap. Kalau di Indonesia? Mustahil bro, mentalnya nggak siap

      • Entahlah hehehe.

        Tapi sepanjang yg aku pahami maksud dr kata blm siap secara psikologis itu konteks nya berkendara di jalan raya. Soalnya pembahasan itu muncul selalu setiap ada kejadian anak dibawah umur berkendara yg viral dan biasanya terjadi dijalan raya.

        Suka

        • kalau konteksnya seperti itu sebenarnya yang dewasa juga banyak yang belum siap secara psikologis, terbukti dari perilaku nggak pakai helm, modif ban cacing, spion dilipat ke atas, pasang lampu sorot ke atas, jalan seenaknya, nggak perduli cepat atau lambat seakan jalan milik sendiri, dst.

          Disukai oleh 1 orang

  1. Gimana mau jadi pembalap dari kecil,bikin sirkuit buat moto gp aja susah,buat apa? Di sini di negara indo kebanyakan anak kecil di ajarin ngaji sama sholat (buat yg muslim)dari bocah

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.