Cara menguji keefektifan penambah tenaga ground strap pakai feeling dan info resiko


Mungkin pembaca pernah dengar ground strap? Ground strap itu teknik untuk menambah tenaga motor dengan melilitkan kabel. Modelnya digambarkan seperti berikut ini:
Meningkatkan Peforma Motor Lewat Modifikasi Koil

Walau diagramnya begitu, iImplementasinya macam macam. Namanya juga banyak jalan menuju Roma.
UP-GRADE PERFORMA KOIL STANDARD

Perlu diingat mengurangi hambatan kabel busi bisa merusak ECU atau CDI.

Namun ada yang bilang modifikasi ini berbahaya, berikut penjelasannya:
THE TRUTH ABOUT IGNITION WIRE CONDUCTORS

“CAPACITOR” EFFECT WIRES with grounded metal braiding over jacket

It is common knowledge amongst automotive electrical engineers that it is unwise to use ignition wires fitted with grounded braided metal sleeves fitted over ignition cable jackets on an automobile engine.

This type of ignition wires forces its cable jackets to become an unsuitable dielectric for a crude capacitor (effect) between the conductor and the braided metal sleeves. While the wires function normally when first fitted, the cable jackets soon break down as a dielectric, and progressively more spark energy is induced from the conductors (though the cable jackets) into the grounded metal sleeves, causing the ignition coil to unnecessarily output more energy to fire both the spark plug gaps and the additional energy lost via the braided metal sleeves. Often this situation leads to ignition coil and control unit overload failures.

It should be noted that it is dangerous to use this style of wires if not grounded to the engine with grounding straps, as the outside of the braided cables will be alive with thousands of volts wanting to ground-out to anything (or anybody) nearby.

Dijelaskan bahwa menggunakan ground strap itu bukan hal yang baik untuk pemakaian di kendaraan. Ground strap akan memaksa bahan pelapis kabel busi menjadi bahan dielektrik. Sehingga bahan pelapis kabel busi menjadi kapasitor.

Masalahnya bahan pelapis kabel busi itu bukan bahan yang cocok sebagai dielektrik. Bahan kurang kuat. Sebagai hasilnya walau pertama saat dipasang hasilnya normal, lama – lama bahan pelapis akan bocor dan membuat listrik ikutan bocor. Efeknya arus yang terpakai saat pengapian bertambah dan resikonya bisa bikin CDI atau ECU terbebani dan rusak.

Bila tidak digrounding, maka bagian pelapis luar ini akan mempunyai voltase yang tinggi dan bisa membuat orang kesetrum.

Link tersebut juga menjelaskan bahwa model ground strap ini pernah diterapkan sama pabrikan, namun tidak lagi dipakai karena muncul efek samping. Ada pabrikan yang khusus menjual kabel model begini. Waktu diperlihatkan bunga apinya memang terlihat lebih besar, namun saat di dyno tenaga justru malah berkurang.

Ada testimoninya juga :
The warning that follows is based on my own personal experience using Nology HotWire spark plug wires in my 95 Mitsubishi Eclipse GSX, and web research. Your own experience might differ.

In late 1997 I purchased a set of Nology HotWire spark plug wires for my 95 Eclipse GSX, on the recommendation of a fellow performance enthusiast. Once installed in my car, it seemed that my car performed slightly better than it had with the old, stock wires.

Now, less than two years later, my car is in the shop for repair. It is cutting out very badly and the check engine light has come on. After a full day of diagnostics the repair facility has informed me that everything is pointing to my coil packs, and that they need replacing.

The call I received back from the repair facility was both good news, and really upsetting. The good news was that my car ran great with my old, stock plug wires. When the Nology HotWires were reinstalled, the problem returned.

Intinya waktu pertama pasang terasa sedikit peningkatan tenaga. Namun setelah 2 tahun jadi ada masalah kelistrikan, yang ternyata jadi normal lagi setelah kabel businya diganti standar.

Atau berikut ini, mesin tidak berjalan lancar bila bebannya tinggi:
Problems with Nology Hotwires

I just bought some nology hotwires for my 2003.5 speed, and during idle and up to about 2,500 rpm’s it runs fine until i reach 3,000. I have some serious sputtering under load. They are definetly installed correctly, so what’s the deal. I also bought some new spark plugs to see if that would fix it, obviously not.

problems with Nology Hotwires

My friend recently bought Nology Hotwires for his Sentra and has been having problems with it. Whenever he floors his pedal, the car chugs like it’s not getting enough gas or something, almost like when you first learned how to drive stick and couldn’t control the clutch and gas causing the car to buck from fast to slow real quick. What could be the problem with his car? We’re positive his wires were put on correctly,

His spark plugs are gapped correctly according to specs, and he’s back on his stock wires and it works just fine.

Ducati Forum – Nology HotWires

I had replaced my stock plug wires with solid copper core wire and stock plug ends. Bike seemed to start quicker and run more smoothly at idle. I then bought some Nology Hot Wires and replaced the ones I had made up. These wires contain some sort of capacitor that you have to ground properly. the purpose is to give you a hotter spark.I grounded one to a manifold stud. and one to a engine bolt. They didn’t give very much ground strap to work with. Since changing to these wires the bike does not seem to start as well, and runs rough until warmed up. This does not to me indicate a stronger spark. Anyone else tried them ?

NOLOGY hotwires any good? can U feel the difference?

Testimoni diatas mengindikasikan insulasi kabel busi bocor.

 

Lepas dari resiko tersebut, banyak yang menyarankan untuk mencoba pakai ground strap. Kebanyakan mengujinya pakai bunga api seperti berikut ini:

Kalau pakai feeling bagaimana?

Untuk menguji itu, penulis mencoba melepas pro capacitor dari kabel businya Suzuki Spin. Setelah dilepas tenaga terasa berkurang. Yang paling terasa adalah saat memutar gas, baik dari kondisi berhenti atau saat jalan konstan. Sentakan mesin terasa berkurang. Respon mesin terasa lebih lambat. Motor baru mulai berakselerasi setelah gas ditarik lebih dalam. Suara knalpot juga menjadi tidak tegas atau tidak tajam

Lalu penulis pasang ground strap versi pribadi, yaitu meniru teknologinya cemenite. Dari penelitian cemenite penulis menemukan bahwa bagian tengah kumparan dengan rasio tertentu (panjang = 1,3 x diameter) mempunyai energi yang bisa menjernihkan es. Ini yang penulis manfaatkan.

Penulis lalu melilitkan kabel NYA 2,5 mm ke kabel busi, dan memotong sehingga kumparan rasionya pas. Kabel NYA merek Eterna, yang setahu penulis corenya tembaga asli. Kabel NYA itu macam berikut ini:

Hasilnya lumayan, jadi agak mendingan. Mesin jadi lebih cepat merespon saat di gas, suara knalpot juga ada perubahan. Nggak banyak tapi namanya juga modif cuma 4 ribu rupiah. Rasanya sudah lebih mendingan daripada pakai busi racing. Bila ingin enak, tinggal ditambah lagi kumparannya, sekalian dihabiskan kabel satu meternya. Toh cuma terpakai sekitar 3 cm. Jangan disambung, tapi kumparan dibuat terpisah sesuai rumus.

Karena nggak di ground, nggak ada resiko ada kebocoran listrik. Apalagi karena kabelnya pakai insulasi. Dipakai kencang pun no problem. Resiko mungkin karena goyang. Lebih aman bila dilakban saja. Harus pakai lakban kain (yang biasa dipakai menjilid buku). Atau boleh pakai karet (bekas ban dalam).

 

Lalu bagaimana kalau ada yang ingin menerapkan ground strap di motor?

Menurut penulis sebaiknya pakai cuma kalau untuk mau balapan saja. Kalau untuk harian takut ECUnya nggak kuat (karena pemakaian arus lebih besar) atau insulasi kabelnya nggak kuat (jadi bocor listriknya).

Kalau serius, sekalian beli kabel yang insulasinya kuat khusus balapan sama sekalian ECUnya.

8 respons untuk ‘Cara menguji keefektifan penambah tenaga ground strap pakai feeling dan info resiko

  1. bhaya jg kl smpai listrik bocor,,
    pakai NYA FOCUS mngkin hasil lebih baik,,
    kualitas kabel tertinggi di indonesia itu Focus,,no.2,,eterna,extrana,supreme,kitani.

    Suka

  2. inget dulu wkt msh pake Jupiter MX 2011, koil na d ganti yg Scorpio kode 5BP trs d tambah ground strap & CDI BRT. lumayan ada peningkatan akselerasi. antara pasang & engga emank ada pengaruh na, cm buat jangka panjang engga tau, motor na udh d jual sih

    Suka

  3. Saya pakai di Honda karisma,memang terasa ada respon positif,tapi CDI jadi rusak entah karena kebetulan pakai merk Fukuyama atau pengaruh ground strap,sekarang saya buka ground strap nya,dan ganti CDI shindengen ORI honda

    Suka

  4. mending engga ush pake ground strap sih, optimal kan pengapian aja ky pake CDI ato ECU after market yg bisa d seting, ganti koil yg kualitas na bagus yg engga mudah bocor arus. cmiiw

    Suka

Tinggalkan Balasan ke leehan Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.