Ternyata alasan BMW pakai lampu nggak simetris itu bukan untuk gaya, malah sekarang itu dibilang bodoh


Dulu Honda mengeluarkan motor Honda Tiger dengan lampu nggak simetris dengan alasan itu model yang lagi trend di Eropa:
Trend Asimetris menyentuh Design roda 2 tanah air

Seingat penulis banyak penggemar Honda tiger yang protes.

Lucunya, ternyata sebenarnya BMW sendiri nggak suka desain seperti itu. Dan yang ngomong adalah kepala desain dari BMW:
BMW boss says electric bikes will create whole new design ethos

Edgar Heinrich, BMW Head of Design: “When we made the first one we didn’t know what to do so we sort of tried everything,” he told MCN. “It was simple then. We wanted to make the best bike we could, which for a race bike is the lightest. Whenever we could find a weight saving we did it, which ended in asymmetric items as the reduction in the high beam reflector saving 150g.”

Jadi tujuan buat lampu depan BMW S1000RR asimetris itu adalah untuk mengurangi berat. Dan dengan menggunakan lampu asimetris berat motor jadi bisa berkurang 150 gram. Benar benar pengabdian (atau berlebihan?) sehingga demi 150 gram saja sampai mengorbankan tampilan simetris.

“For the new bike we worked with LEDs and there’s no need for asymmetry as everything is in one part,” he says. “We always wanted to get rid of the lights, to get them down and out of the front fairing, because a race bike doesn’t have lights. “We did talk about keeping the old design. We could have made the LED components asymmetric, but it would have been stupid. We don’t do design for the sake of it.”

Bila pakai lampu LED, asimetris sudah nggak perlu lagi (kalau tujuannya mengurangi berat). Karena semua komponen sudah jadi satu. Kalau bisa mereka malah ingin motor nggak usah pakai lampu depan lagi, toh motor balap nggak pakai lampu depan.

Soal desain lama, mereka bisa saja mendesain lampu depan LED menjadi asimetris, tapi itu bodoh. Mereka nggak melakukan desain hanya untuk biar asimetris.

Jadi rupanya kalau desain lampu asimetris bikin jelek, BMW juga nggak akan maksa. Bisa jadi info untuk yang coba tiru tiru…

14 respons untuk ‘Ternyata alasan BMW pakai lampu nggak simetris itu bukan untuk gaya, malah sekarang itu dibilang bodoh

  1. Hahahaha . . ., hebatnya brand Honda di tanah air, kendati model mata tiger picek asimetric gitu toh nyatanya tetep ada yg beli dan laku, padahal jelek banget lho sumpah, tapi kok tetep laku??? padahal model lampu bulat kayak tiger lawas asalkan ketinggiannya tidak lebih tinggi dari tangki BBM malah bagus, motor naked apapun kalo lampu depannya posisi lebih tinggi dari tangki BBM (permukaan atas tangki) itu jelek banget, contoh nyata lampu Hydrocepalus New Megapro, tapi kok tetep bisa lariisss???? hahaha . . .

    Suka

    • Iya, walau protes tetap ada yang beli. Tapi rasanya saat itu ada berita pembelinya berkurang drastis kalau nggak salah.

      Setuju, lampu kalau ketinggian jadi jelek. Mungkin karena bawaan dari masa lalu sehingga dimaafkan.

      Suka

      • masalahnya kebanyakan motor naked 150 cc di mari entah entry atau midrange level pasti lampu utamanya lebih tinggi daripada tangki itu sendiri, yg bertujuan mungkin supaya ada space buat penempatan plat nopol dibawah dagu headlamp, jadi dilema kalo posisi headlamp lebih rendah dari tangki, apalagi kalo misal desain headlamp posisinya kayak Kawasaki Z1000 Sugomi, hahahaha . . . , pasti bingung mau ditempatin diomana itu platnom, dibawah dagu jelas mentok spatbor, di jidat jadi jelek tampilanya, hahaha… 😀

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.