Suspensi belakang YSS DTG belum 5 ribu km sudah soak?


Penulis sekarang sedang dilema. Ingin beli suspensi tapi suspensi YSS DTG di Honda Beat Esp sempat bermasalah:

Awalnya dari keluhan istri motor jadi tidak enak dipakai. Waktu penulis coba sendiri memang benar bahwa motor tidak enak dipakai. Waktu dipakai jalan tidak kencang, suspensi serasa tidak ada hambatannya alias soak. Penulis agak kaget juga karena rasanya umurnya suspensi masih cukup pendek. Masih kurang dari 5 ribu km.

Tidak ada tanda tanda olinya merembes atau apa. preload dibuat paling empuk juga masih terasa.

Penulis lalu iseng iseng kasih oli di bagian atas lubang suspensi, sambil bodi motor digoyang naik turun:

oli terlihat masuk ke bagian itu. Entah itu karena diberi oli tambahan atau tidak (sebelumnya lupa ngetes), bila bodi dilepas setelah ditekan motor tidak bergoyang naik turun. Pada saat itu juga ada suara suspensi bekerja (cesss).

Saat coba dinaiki penulis juga tidak merasakan banyak perubahan. Sampai akhirnya penulis baru sadar bahwa ternyata suspensi depan sama parahnya. Padahal harusnya bila yang bermasalah adalah suspensi YSS maka harusnya cuma yang belakang saja yang mengalami masalah. Dan setelah penulis tanya, ternyata memang oleh istri ban motor habis diisi angin di pinggir jalan.

Akhirnya setelah itu penulis kurangi tekanan angin ban dan ternyata memang benar setelah itu kondisi motor kembali seperti awal, jadi seperti naik mobil. Suspensi depan lebih bergetar daripada suspensi belakang. Syspensi belakang jadi empuk lagi, cuma oli tambahan yang belakang sepertinya jadi keluar lagi saat dipakai.

Entah efek jadi empuk lagi karena setelah diberi tambahan oli atau tidak, yang jelas penulis jadi berpikir untuk coba merek lain. Sayangnya pilihan lain yang ekonomis cuma merek Kayaba. Menurut penulis beli suspensi tabung itu mubazir dan karena penulis beli suspensi tujuannya untuk biar empuk dan bukan untuk cari handling sporty.

Tapi anehnya yang pakai preload (heavy duty) kok lebih murah dari yang nggak pakai preload (zeto).

Sayangnya penjelasan ngawur sehingga tidak bisa dijadikan pegangan.

12 respons untuk ‘Suspensi belakang YSS DTG belum 5 ribu km sudah soak?

  1. Titik rawan shockbreaker matic ada di batang as. Posisi shock sangat dekat dengan ban, jaraknya cuma 1 jari. Ketika melewati jalan berlumpur, air kotor langsung kena as shockbreaker, sehingga cepat sekali lecet. Beda sama shock motor bebek yang berjarak sekitar 2 jari dari ban belakang, jadi tetap bersih. Salah satu solusinya mungkin dengan memasang spakbor kolong agar cipratan air tidak langsung kena shockbreaker.
    Saya pernah punya yss hybrid 330mm di vario 125. Nggak sampai setahun jebol karena as nya lecet parah sampai menghitam. Oli shock muncrat belepotan. Akhirnya saya ganti dengan yg standar, lebih awet.

    Suka

  2. Cara meninggikan shock belakang beat esp 2016 gimana yah biar ga gasruk poldur terus, kalo substitusi as shock depan pakai punya motor apa biar lebih tinggi?

    Suka

    • Saya lebih memilih tidak ganti shock depan karena bisa komplikasi ke banyak hal. Sejak saya ganti skok belakang pakai punya YSS DTG sudah tidak gasruk lagi walau boncengan dengan posisi paling empuk. Kalau ingin praktis coba ganti per saja, misal punya Suzuki. Kalau punya mio bisa jadi akan terlalu keras. Kalau selain YSS saya kepikiran ingin coba Kayaba Heavy Duty.

      Suka

    • Cara meninggikan shock belakang pilih shock yg ukuran 320 mm,330 mm,340 mm,340 mm,360 mm.semakin besar angkanya semakin nungging motornya,kalo pakai peninggi ngga recommend

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.