Pabrik motor Hero pakai combi brake cara berbeda, bisa jadi sindiran untuk Honda dan Yamaha


Hero mengeluarkan versi baru beberapa motornya dengan dilengkapi sistem ala combi brake yang disebut dengan nama IBS. Salah satu contohnya adalah motor Hero HF Deluxe:

Dalam menerapkan sistem combi brake, Hero menerapkan cara berbeda dari CBSnya Honda ataupun UBSnya Yamaha. Kalau Honda itu kan seperti berikut ini:
Teknologi Combi Brake System Motor Honda

Combi Brake System (CBS) adalah sistem pengereman yang menggabungkan antara rem depan dan rem belakang, hanya dengan menekan tuas rem tangan sebelah kiri maka rem depan dan rem belakang berfungsi secara bersamaan.

CBS diaktifkan pakai rem belakang.

Seperti yang penulis jelaskan sebelumnya, penulis merasa CBS yang ada di motor penulis bermasalah. Banyak juga orang lain yang merasa CBS itu bikin jatuh. Walau ada juga yang merasa motornya pakai CBS tidak masalah.

Menurut penjelasan Honda saat penulis bertemu langsung dengan perwakilan dari AHM, seharusnya saat tuas rem kiri ditekan, rem belakang dulu yang akan aktif. Rem depan tidak akan aktif sebelum rem belakang aktif.

Berikut videonya:

Dan memang penulis saat penulis test motor Honda Scoopy yang didemokan saat itu oleh mas Satria, tuas rem kiri masuk dalam sampai rem belakang tertarik baru setelah itu baru tuas rem depan tertarik. Perilaku ini beda dengan yang terjadi di motor Honda Beat eSP penulis. Penulis juga sempat mengecek perilaku rem CBS di dealer (waktu dulu mau beli motor lagi), dan ternyata memang terasa ada perbedaan perilaku.

Entah kebetulan atau tidak, yang perilakunya tidak sesuai adalah motor Honda Beat. Sementara yang punya Honda Vario terasa enak. Jadi sepertinya penulis termasuk salah satu yang tidak beruntung. Entah apa yang menyebabkan perbedaan itu. Penulis belum pernah bongkar unit CBS di motor penulis.

Kalau sampai ada yang merasa CBSnya kerja depan dulu sebaiknya dimatikan atau minta diperbaiki di bengkel.

 

Mungkin untuk menghindari terjadinya hal itu, maka Hero menempuh cara yang berbeda. Hero meniru caranya BMW yaitu combi brake dibuat aktif dengan tuas rem kanan:
Hero MotoCorp updates its multiple bikes with IBS safety feature!

This feature distributes the braking force between both the wheels, as soon as the front brake is applied. So when only the front brake is pressed, braking will be automatically done at both the ends. On the flip side, if only the rear brake is used then this feature is not engaged in order to prevent the front wheel from locking accidently.

Tuas rem pakai yang kanan biar nggak mudah ngelock ban depannya ketika rem belakang dipakai.

Walau ada setujunya, penulis sendiri merasa klaim tersebut berlebihan. Masa ya rem depan bukan cakram bakal mengalami ban depan ngelock segitu mudahnya? Dari pengalaman penulis pakai motor dengan rem depan tromol, rasanya bakal sulit banget bikin ban depan motor terkunci. Seringnya malah kurang kuat.

Apa itu ya alasan mengapa kabelnya sampai dua?

BTW, ini motor cuma 100 cc tapi sudah pakai idling stop system (I3S).

Sampai sekarang penulis masih nggak paham mengapa kok untuk mengaktifkan CBS harus di tuas rem belakang. Rasanya cuma Honda Jepang yang bisa menjawab. Dan untuk mendapatkan jawaban rasanya sangat sangat sangat susah.

8 respons untuk ‘Pabrik motor Hero pakai combi brake cara berbeda, bisa jadi sindiran untuk Honda dan Yamaha

  1. Masih tromol tapi udah ribet ke IBS, ISS wkwkk dua kabel lagi
    Alasan sotoy kenapa cbs honda di kiri karena matik, dan pemakai entri matik kebanyakan awam biasanya suka rem belakang doang
    Kalo merk lain combi brake di kanan krn sport, kalo kiri tuas kopling klo di rem kaki urusan tambah ribet hehe..

    Suka

  2. tetep independent braking system adalah yg terbaik jika ditinjau dari segi keselamatan dan fungsinya masing2, hehehe….
    mau naik motor ya rem depan belakang harus sendiri2 pengoperasiannya, dulu juga kan pas kita awal2 belajar naik sepeda onthel itu rem depan belakang juga terpisah bukan? hehehe….

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.