Rev limiter Ducati yang tidak fair bikin Jonathan Rea bangga walau kalah dari Alvaro Bautista


Di balapan di Phillips Island Jonathan Rea kalah secara sangat telak dari Alvaro Bautista. Tapi ia mengaku bangga:
Rea proud of “massive damage limitation” at Phillip Island

Jonathan Rea bangga karena motor Kawasakinya jelas jelas kalah performa dengan motor Ducati yang dipakai Alvaro Bautista. Jadi sama sekali nggak ada menyesalnya karena ia nggak kalah dari sisi skill. Malah bisa bersaing itu justru menunjukkan kemampuannya sebagai pembalap. Ia bangga karena dengan kemampuan motor yang jelas jelas kalah, ia masih bisa bertarung.

Disebutkan pertarungan antara Ducati dan Kawasaki itu adalah adu antara kemampuan akselerasi motor melawan kemampuan pengereman pembalap:
Phillip Island WSBK: Bautista beats Rea for second straight win

On the following two laps, Bautista yet again tried to exploit Ducati’s speed at the start/finish straight in his battle with Rea, but the latter was able to brake later on each occasion and maintain the status quo.

Tentu ngeri untuk membayangkan bila pembalapnya tukar motor.

Seperti penulis jelaskan sebelumnya, dari direktur teknis sendiri menganggap batasan rev limiter Ducati itu masih dianggap wajar.

Walau motornya kencang tapi kalau pembalapnya nggak jago (dilihat dari rata – rata) dianggap wajar rev limiternya. Catatan superpole Chaz Davies di tahun 2018 itu 1’31.009. Sementara di tahun 2019 ini 1’31.532 dan 1’31.587. Entah mengapa Chaz Davies lebih lambat pakai motor baru yang harusnya performanya lebih hebat.

BTW, penulis mengaku analisa penulis salah waktu buat artikel berikut:
BMW dan Ducati punya catatan waktu terbaik di Phillips Island WSBK itu bukan karena motornya hebat

Saat itu penulis nggak kepikiran bahwa bisa jadi itu taktik (kecurangan) baru dari tim Ducati atau BMW biar rev limiter mereka nggak disunat.

Tidak menutup kemungkinan tim lain juga akan meniru taktik ini biar rev limiter mereka bisa naik. Barangkali gelar konstruksi dianggap nggak penting karena yang penting motornya bisa jadi juara 1. Soal yang lain juara 20 biarin saja.

10 respons untuk ‘Rev limiter Ducati yang tidak fair bikin Jonathan Rea bangga walau kalah dari Alvaro Bautista

  1. Bikin motor maha dahsyat pakai konfigur mesin V4 turunan mgp buat ngelawan zx1000rr doang,saya di pihak kawasaki cuma bisa ketawa 😂😂😂

    Suka

  2. Coba isi bahan bakar Ducati dikurangi 25% dari rata2 konsumsi bahan bakar per race. Pasti pembalap akan mikir pake putaran mesin 16.000 rpm Ducati terus menerus. Yg bikin lucu itu Dorna…

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.