Banyak yang salah dalam melakukan pemasangan fuel adjuster Iquteche? Tidak memperhitungkan respon ECU aslinya


tambahan:
ralat dari cicakkreatip.com, iquteche bukan buatan mas Gisik.

Membaca review dari piggyback fuel adjuster Iquteche membuat penulis jadi kepikiran, apakah yang pasang Iquteche itu pada salah paham ya? Karena kok nggak dapat hasil positif selain untuk memperbaiki masalha knalpot nembak atau mbrebet:
Pasang Piggyback Iquteche Di Yamaha Vixion

Agak susah sih karena afr rich belum tentu tenaga bertambah, afr lean belum tentu lebih irit.

Review Piggyback Iquteche di Apache 200

saya berharap akan mendapatkan proses penyettingan seperti pada karburator tapi saya salah menduga karena piggyback ini hanya memasukkan jumlah bbm yang lebih banyak tapi pencampuran bbm dan udara tetap diatur oleh ecu serta sisa pembakaran mesin yang lebih boros tetap di deteksi oleh sensor lambda di knalpot dan membuat hasil akhir penyettingan menggunakan piggyback ini tetaplah tidak terlalu signifikan membuat asupan bbm ke mesin jadi meningkat. disettingan paling borospun mesin hanya terbatuk-batuk saja tapi dilihat dari busi yang tidak terlalu menghitam menandakan ECU masih tetap memaksa membatasi asupan bbm yang masuk ke mesin. tapi berita baiknya terkadang knalpot yang menembak sudah jarang terdengar lagi, jadi mungkin alat seharga 500 ribu ini berhasil mencegah knalpot motor menembak-nembak hehehe….

Apa yang salah?

Pertama kita bahas dulu apa itu fuel adjuster Iquteche dan cara kerjanya. Iquteche itu nama dari kata kata jawa yang diinggriskan penulisannya. Bacanya iq -> iki, utheche = utek e => ini otak nya.

Fuel adjustter Iquteche adalah alat untuk merubah jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke mesin. Alat ini dipasang di antara ECU dan fuel injector:
Fuel Adjuster Iquteche

Tujuannya adalah agar motor bisa dirubah setelan AFRnya agar bisa maksimal walau sudah dimodif:

Contoh video instalasi:

Oleh fuel adjuster Iquteche, seluruh rentang rpm motor dibagi menjadi tiga bagian. Tiap bagian rpm disediakan potentiometer untuk merubah prosentase perubahan. Jadi ada tiga potensiometer:
Pasang Piggyback di KLX 250 SF untuk usir gejala BACKFIRE…

Seberapa banyak perubahan yang dilakukan oleh alat bisa dilihat lewat software (bisa lewat smartphone dengan OTG atau laptop):

Nilai minimal dan maksimal perubahan potensio juga bisa dirubah:

Software juga bisa merubah setelan pembagian rpm atau rpm range:

Contoh pemanfaatan setelan range rpm:
SETTING RANGE FUEL ADJUSTER IQUTECHE

Pada saat melakukan penyetelan, informasi yang juga penting adalah, rpm, durasi semprotan aslinya dan durasi semprotan yang dirubah alatnya:

 

Yang harus diperhatikan adalah, fuel adjuster Iquteche ini merubah durasi semprotan bahan bakar sesuai dengan durasi aslinya. Ini bisa diperhatikan pada video berikut:

ECU itu bisa menyesuaikan banyaknya semprotan bensin berdasarkan masukan dari sensor. Dan bila ECUnya masih berkerja dengan benar, maka ECU akan juga secara otomatis menyesuaikan diri juga. Hal ini juga sudah diketahui oleh yang pembuat fueld adjuster Iquteche ini, mas Gisik Untung.

Mas G6 (gisix -> gisik) menjelaskan bahwa bila input dari ECU tidak diakali maka keluaran dari fuel adjuster Iquteche jadi dimentahkan. Jadi misal setelan dibuat 0% (tidak melakukan perubahan), output relatif sama dengan aslinya:

Perhatikan bahwa RPM berada pada kisaran yang dipengaruhi oleh setelan potensio pertama.

Bila potensio pertama dinaikkan, prosentase perubahan dibuat menjadi 10%, hasilnya seperti berikut ini:

Terlihat bahwa output relatif sama karena ternyata ECU jadi mengurangi durasi semprotan bahan bakar.

Oleh karena itu disarankan untuk pakai open loop. Lalu diuji coba dengan open loop G6:

Dengan open loop, saat nilai perubahan adalah 0% hasilnya sebagai berikut:

Saat perubahan dijadikan 9%, terlihat output bisa berubah, bisa meningkat dari sebelumnya:

Ini ringkasannya:

 

Jadi untuk bisa mendapatkan penambahan tenaga atau pengiritan, penggunaan fuel adjuster Iquteche seharusnya menggunakan modul open loop juga. Jadi kalau memang niat pasang adjuster Iquteche, sekalian komplit, senilai 900 ribu rupiah (FAI 500 ribu, dongle 200 ribu dan open loop G6 200 ribu).

Dengan harga segitu bisa dapat ECU Juken juga:
ECU BRT Juken 5 Untuk Skutik Honda eSP, Pertama Di Dunia!

Menurut Tomy, BRT Juken untuk skutik Honda eSP ini dijual Rp 650 ribu dan T-boks Rp 250 ribu, jadi totalnya Rp 900 ribu. Untuk software bisa diunduh gratis di website BRT.

Tapi ISS jadi nggak bisa fungsi.

Oiya, sayangnya jika pasang Juken, sistem ISS jadi enggak kerja, karena ECU bawaan motor enggak lagi membaca gerakan TPS yang mana kemudian diumpan ke sistem starter.

Mengapa penulis tertarik yang beginian walau sudah punya produk penambah tenaga? Karena efek cemenite bisa lebih maksimal bila campuran bensin bisa lebih diiritkan. Nggak cuma lebih irit saja, justru tenaga bisa bertambah setelah motor diiritkan. Pro capacitor pun bisa terbantu. DI motor karbu cenderung lebih gampang. Dalam kondisi standaran pun bisa diiritkan. Kalau motor injeksi kan susah.

Iklan

11 respons untuk ‘Banyak yang salah dalam melakukan pemasangan fuel adjuster Iquteche? Tidak memperhitungkan respon ECU aslinya

  1. Penjelasan yg bagus bro… Dan memang iquteche ini cocok dengan modul open looper untuk juga menipu lambda sensor di knalpot pernah saya pasang dan memang hasilnya sesuai ekspektasi setelan saya bikin boros dan busi jadi menghitam… Tenaga padat tarikan enteng… Saya belum buatkan review karena baik produk iquteche dan open loopernya udah dijual hehe..

    Suka

  2. Mas, mau tanya. Apa bener klo pasang piggyback di matic injeksi harus lepas o2 sensornya, kalo dipasang setingan akan default lagi ke defaultnya. Tapi apa efek negatifnya yah ?

    Suka

    • Iya. Efek negatif lepas O2 sensor kemungkinan sedikit ada hubungan dengan saat malam dan siang hari, atau dataran rendah dan dataran tinggi. Bila udara banyak (karena tekanan udara tinggi) maka bensin harus diperbanyak. Bila udara sedikit (karena tekanan udara rendah) maka bensin harus dikurangi.

      jadi masih disetel pas pada saat siang hari, maka pada saat malam hari jadi nggak sip, begitu pula sebaliknya.

      Tapi perlu diingat juga beberapa sistem injesi nggak begitu peka dalam hal ini.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.