Seperti inilah jadinya ketika motor terbang didesain untuk negara berkembang oleh A.L.I.


Menurut penulis ini adalah sebuah konsep yang penuh konflik. Tujuannya mau buat motor terbang tapi pasarnya adalah negara berkembang. Motor terbang ini dibuat oleh perusahaan Jepang, ALI:
Born to be airborne: Japanese firm aims to sell flying motorbikes by 2022

Ada satu ciri khas yang menunjukkan bahwa ini adalah motor terbang “ekonomis”. Dari mesinnya:

Terlihat bahwa itu pakai motor bensin. Kemungkinan pakai mesin 2 tak melihat dari bentuk knalpot dan melihat banyaknya asap di akhir demonstrasi:

Mungkin ada pakai listriknya juga untuk menggerakkan kipas pengarah motor:

Walau pakai mesin bensin, teknologinya disebut sudah selevel dengan drone. Ini mungkin yang bikin harganya mahal. Bisa untuk beli mobil kecil katanya.

Walau termasuk mahal, perusahaan ALI berniat untuk memasarkan motor terbang ini di negara berkembang semacam Afrika dan Asia. Katanya terutama untuk daerah yang jalannya masih tidak memadai, seperti misalnya di gurun atau rawa. Cuma belum jelas ini motor terbang jarak tempuhnya berapa. Fitur keamanannya juga masih belum jelas.

Motor terbang ini bakal diluncurkan di tahun 2022. Kalau sudah jadi, bakal buat versi mobil juga.

Ini videonya:

Memang sih dengan suara berisik dan asap begitu motor ini kurang cocok jadi motor kelas atas di Eropa. Cocoknya untuk kelas atas di negara berkembang.

2 respons untuk ‘Seperti inilah jadinya ketika motor terbang didesain untuk negara berkembang oleh A.L.I.

  1. Membuat pesawat terbang itu tidak mudah. Harus ada lisensi, sertifikat terbang, dll dulu. Mesin harus Benar2 sudah teruji daya tahannya, dsb. Coba kalo mesin, baling baling mogok? Mau distandar seperti sepeda motor? Hahahaha

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.