Ternyata melumasi dengan oli itu bisa membuat rem cakram jadi pakem


Ini termasuk metode kontroversial. Tidak untuk ditiru oleh yang nggak ngerti konsekuensinya. Penulis pernah dihujat karena cara ini, melumasi cakram dengan oli. Cakram semacam ini:

Di moladin dulu ada yang pernah tanya sehubungan dengan rem yang berdecit. Dan saat itu penulis kasih solusi pakai oli:
Kampas rem depan Honda Verza kok berdecit melulu? Masih tebal kampasnya, bingung nih by motorrio | 12 September 2017

Sucahyo 17 September 2017: Coba dulu di bongkar kampasnya dan dicuci sampai bersih. Biasanya bagian sela antara kampas tertutupi kotoran.Kalau masih gagal, kalau saya mengalami itu saya biasanya melumasi seluruh permukaan cakram dengan oli. Selama masa itu rem jadi tidak pakem jadi harus hati hati. Namun setelah itu biasanya berdecit jadi berkurang.

Wah jadi rame grupnya moladin. Sampai adminnya tanya langsung ke penulis itu jawaban serius atau cuma main – main. Ya penulis jawab serius. Karena itu pernah penulis alami. Dan penulis juga barusan beberapa menit yang lalu mencoba cara yang sama untuk masalah yang berbeda.

Cerita dimulai ketika motor Suzuki Spin karbu vakumnya macet sehingga digas langsung stall (ternyata karena filter bocor dan karbu jadi kotor). Karena sudah mepet jam kerja, penulis pun pinjam motor istri, Honda Beat eSP.

Motor ini pernah dikeluhkan anak remnya tidak pakem. Yang nggak pakem dua duanya. Penulis nggak ngecek tapi minta istri untuk menserviskan ke bengkel. Oleh bengkel (nggak resmi) ditolak, katanya rem masih pakem. Yang belakang pun cuma disetel saja. Ya sudah penulis anggap selesai.

Tapi kenyataan mengatakan lain. Waktu coba sendiri, penulis jadi merasakan sendiri betapa tidak pakemnya motor Honda Beat ini. Beda jauh dengan yang Suzuki Spin ataupun Suzuki Nex II. Pantas remnya awet banget. kampas remnya ternyata keras. Kalau kampas rem keras kan ceritanya sama seperti besi beradu besi, rem jadi nggak pakem dan malah nyeludur. Penulis tahu karena pernah kampas rem pernah habis sama sekali.

Mungkin ada yang senang kampas remnya awet, tapi kalau rem jadi nggak pakem yang sama saja bohong. Nggak pakemnya juga kebangetan. Masa ya di rem belakang full total (tanpa rem depan) ban belakang nggak selip? Masa ya direm depan full total sekuat tenaga banget tapi ban depan nggak ngelock?

Rem kiri yang nggak pakem menurut penulis ada hubungannya dengan sistem CBS. Error yang sama dengan yang menyebabkan rem depan jadi aktif dulu di motor penulis, padahal harusnya rem belakang dulu yang aktif duluan.

Penulis coba coba tekan pakai tenaga sekuatnya ternyata lama – lama rem belakang jadi pakem. Tapi yang depan yang tetap bandel, tetap saja nggak pakem.

Nah kebetulan hari ini ada waktu senggang. Penulis berniat untuk membersihkan kampas rem depan. Siapa tahu setelah dibersihkan jadi bisa pakem. Kalau nanti gagal, terpaksa ganti kampas rem. Kemudian untuk melarutkan kotoran, penulis lumuri dulu kampas dengan oli mesin. Nanti rencananya akan penulis kasih sabun biar bersih.

Namun saat penulis mau membersihkan, penulis jadi terngiang lagi hujatan soal melumuri rem cakram dengan oli. Penulis pun lalu langsung membawa motor keluar untuk praktek lagi membuat oli mengering di cakram. Penulis pun putar putar perumahan. Jalan di kecepatan maksimal 40 km/jam, dalam keadaan sepi sama sekali. Ngerem dibuat maksimal tekan sekuat tenaga.

Penulis pikir cara ini tidak efektif karena setelah 1 lap kok nggak terasa efeknya. Tapi ternyata tidak, perubahan mulai terjadi di lap kedua. Sebelumnya, walau rem ditekan penuh itu motor berhentinya tetap saja lama. Namun lama lama rem terasa makin pakem. Dari yang asalnya nggak berhenti berhenti kemudian jadi sampai bunyi cit. Dan setelah 3 lap, motor pun bisa ngerem sangat pakem sehingga nggak perlu ditekan banyak untuk bisa cit cit cit.

Dan sekarang rem pun jadi pakem. Entah cara ini bisa bertahan berapa lama.

Nggak untuk ditiru. Kalau meniru resikonya sendiri.

Cara ini cuma efektif untuk cakram yang kampas remnya terlalu awet. Saat mencoba, penulis cuma melumuri oli sedikit di kampas remnya. Oli adalah campuran dari fastron techno 15W50 dan minyak goreng. Untuk rem belakang, bagian pengendali CBSnya penulis coba banjiri dengan oli (tanpa membuka cover). Entah ngefek atau tidak, butuh beberapa hari baru bisa tahu.

Dan btw, ternyata kalau rem sedang nggak pakem dan kampas rem diberi oli maka nggak terasa beda pakemnya.

Untuk yang memperhatikan semantik. Kampas rem yang dilumuri oli akan membuat rem jadi tidak pakem. Tapi setelah kering karena kepanasan, rem di motor penulis jadi pakem.

8 respons untuk ‘Ternyata melumasi dengan oli itu bisa membuat rem cakram jadi pakem

  1. Bobot motor apa turut serta mempengaruhi kepakeman kinerja rem? Pengalaman dulu bonceng pacar mudik, motor jalan 75kmh di jalan sedikit menurun, susah banget ngerem nya. Motor new vixion pakai kaki2 USD Xabre (cakram depan lbh lebar dr std vixion) dan swing arm R15 (cakram belakang lbh lebar dr standar vixion)
    Utk meningkatkan kinerja rem yg msh dlm batas aman buat harian harus bagaimana?

    Suka

    • Kaliper depan pakai std ori xabre dan kaliper belakang pakai kaliper std ori R15. Velg depan belakang pakai std ori xabre. Karena alesan bobot tsb USD depan dibalikin ke teleskopik std vixion trmsk velgnya. Pdhal msh pengen pakai USd Xabre krn motor jauh lbh stabil.

      Suka

    • Bobot motor pengaruh. Tapi harusnya nggak sampai jadi nggak pakem. Harusnya pakemnya rem bisa mengalahkan pakemnya ban. Kalau nggak pakem biasanya karena ada masalah dan bukan karena motornya terlalu berat. Bisa jadi dari kampas koling, dari minyak rem, atau cara pemakaian. Harusnya cakram lebih lebar lebih pakem. Apakah kampas rem juga disesuaikan.

      Untuk meningkatkan kemampuan rem coba di bongkar pasang ulang. Bila masih tidak manjur, ganti dengan yang double kaliper.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.