Yang aneh dari kejadian dua NMAX mesin jebol karena oli dan water hammer


Sayang penulis nggak tahu detilnya bagaimana, tapi menurut penulis aneh juga sampai ada kejadian motor pistonnya jebol gara gara pakai oli sampai 4500 km dan gara gara lewat banjir.
Tidak Ganti Oli Sampai 4.500 km, Motor Nmax Ini Akhirnya Rontok

Crankcase Nmax Jebol Akibat Water Hammer, Jangan Nekad Terjang Banjir

Menurut penulis faktor utama terjadinya itu bukan karena alasan tersebut. Walau penulis tidak mengetahui dengan jelas detilnya bagaimana, jelas bahwa motor jebol di km 4500 setelah ganti oli itu bukan karena olinya tidak tahan dipakai selama 4500 km, tapi karena orangnya tidak melakukan pengecekan berkala terhadap ketinggian oli, karena oli terbukti sampai habis.

Gara gara aliran long drain jadi banyak postingan yang memamerkan foto yang intinya “ini lho oli ku tinggal seperempat pakai merek A”, “ini lho oli ku tinggal seperseratus pakai merek B”, dst. Orang jadi berpikir “oooo kalau mau long drain caranya seperti itu toh”. Dipikir membiarkan oli sampai habis itu adalah cara yang benar untuk menguji sebuah oli atau cara yang benar untuk melakukan long drain.

Entah siapa yang memulai dan entah mengapa kok sampai keterusan begitu, yang jelas itu adalah cara yang salah. Seharusnya kalau menguji oli atau kalau long drain itu masih tetap wajib untuk melakukan top up, untuk memastikan bahwa volume oli masih tetap terjaga di batas aman. Ini suhu long drain juga tahu hal ini. Tapi entah mengapa kok masih banyak yang bangga banget pamer olinya kurang dari separuh.

Jangan pakai alasan nggak punya duit untuk beli satu botol lagi. Kalau nggak mampu beli yang untuk top up sekalian, ya nggak usah memaksakan diri. Pakai cara murah pun bisa. Pakai 10% minyak goreng sebagai aditif juga mampu mengatrol kualitas oli yang kemampuannya jauh di bawah standar jadi sedikit lebih tinggi.

Ada pula yang sudah tahu dana kurang tapi lebih memilih olinya berkurang banyak daripada top up dengan merek “murahan”. Padahal aslinya bro, oli semahal apapun kalau jumlahnya terlalu sedikit ya tetap akan bikin mesin jebol. Ada alasan mengapa pabrikan menyaratkan ketinggian minimal oli mesin atau ketinggian aman untuk oli mesin. Oli kalau volumenya sedikit bakal cepat rusak olinya. Oli harga ratusan ribu pun bakal bertekuk lutut kalau dipaksa begitu. Lihat saja deh di website oli mahal dan yang benar benar terkenal di dunia. Mereka membolehkan kok melakukan top up pakai oli “murahan”. Karena jelas itu lebih aman daripada membiarkan oli berkurang hingga seperempat atau seperseratus.

Oli yang bagus juga nggak selalu harus yang lebih mahal dari yang dijual di bengkel resmi. Mau long drain nggak harus mahal bro.

 

Untuk yang mesin sampai kena water hammer itu juga merupakan hal yang menurut penulis tidak akan terjadi bila filter udara masih standar. Itu rasanya terjadi untuk mereka yang pakai filter ferrox, filter stainless steel atau open filter yang bila basah atau kena air nggak akan mati mesinnya. Begini contoh iklannya:

1. Meningkatkan tenaga mesin ( torsi & HP)
2. Praktis, Plug & play
3. Hambatan udara rendah
4. Konsumsi bensin tetap irit
5. Aman dipakai saat basah ( karna hujan atau setelah dicuci) dan ga brebet ( tersendat atau ” batuk” )
6. Bisa dibersihkan, dicuci dan digunakan ulang
7. Umur pemakaian panjang ( > 200.000 km)

Artinya kalau pakai filter seperti itu memang dijamin waktu banjir mesin nggak akan mati saat kendaraan dipakai melewati banjir. Mantap kalau pas keadaan rawan dan banjirnya cuma menciprat sedikit. Tapi resikonya mesin juga nggak akan mati kalau air yang masuk lewat filter udara masuknya berlimpah.

Menurut penulis resiko pakai filter begituan nggak sebanding dengan resikonya. Kalau masih tetap merasa butuh dan butuh keyakinan aman lewat banjir, coba dulu sekarang filter dibasahin lalu nyalakan mesin. Kalau mesin masih bisa menyala maka jangan pernah lewat banjir.

21 respons untuk โ€˜Yang aneh dari kejadian dua NMAX mesin jebol karena oli dan water hammerโ€™

  1. Kalo masalah filter udara model jaring stainless steel/mirip saringan teh jangan coba coba,partikel debu masih bisa masuk bikin baret piston,lebih baik pakai filter udara kertas lebih aman.kalo masalah oli ganti maksimal 3 bulan sekali(injeksi),2 bulan sekali(karburator),tergantung jarak tempuh & seberapa sering kita pakai.kalo merujuk mesin jebol karena oli kurang itu murni kesalahan penggunanya,mungkin yg pake itu motor kalo servis cuma ganti oli & tune up doang itu juga kalo sempat.kadang banyak juga orang berpikiran selama motor masih enak tarikannya terus terusan lupa servis

    Suka

  2. guweh pake air filter after market (hi-flow), bertahun tahun gak cuma di roda dua (dari 2012) tapi juga di roda 4 (dari tahun 2002 – Accord Cielo dan Jazz GD3, fyi doang kalau penasaran mobilnya apa).

    Alhamdulillah semua aman, yang penting itu perawatan. Bukan dipake buat ditinggal begitu aja.. pake filter kertas dan atau sejenisnya kalau kendaraan ga dirawat ya sama fatalnya..

    http://kobayogas.com/2019/04/12/petisi-recall-honda-pcx-getar-hanya-untuk-kaum-cengeng/

    Suka

    • Ay sering liat kang kobay demen komen dimari nih,ternyata kang kobay selain blogger juga active readernya om cahyo nih..๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜…
      Bener om dlu sy pemakai filter jenis ferrox d k45 seblum akhirnya ay jual, g pernah ad masalah tuh pake filter aftermarket, krn yg penting pemeliharaannya ay jg rutin ngecek motor sampe2 nyuci motor pun ay g pernah d pencucian,cuci sndiri biar g asal semprot aja..kalo urusan banjir jelas ay g mau ambil resiko jika tinggi banjir kira2 sdh mendekati saluran udara, paling banter ampe masuk knalpot aja itupun sampe rumah d cek lagi..

      Suka

  3. Kalau saya menduga penyakit boros oli disebabkan oleh kesalahan saat inreyen. Bila motor inreyen dengan benar pada awal pemakaian (500 km pertama), olinya bagus dan sering diganti, penyakit boros oli tidak akan terjadi. Masalahnya orang sering kali memperlakukan motor di masa inreyen dengan cara salah (memacu motor baru, pemanasan terlalu lama, atau berkendara dengan kecepatan konstan di rpm tertentu).

    Suka

    • Bisa jadi juga walau dipakai biasa tetap aus karena oli mesin pabrikan biasanya kualitasnya di bawah standar. Apalagi kalau sampai ganti olinya mengikuti rekomendasi pabrik yang biasanya terlalu lama bila menimbang kualitas olinya.

      Suka

    • Boros oli = oli menguap di mesin/makan oli,mesin terlalu panas karena oktan bensin terlalu tinggi,kwalitas oli jelek,kelamaan ganti oli

      Suka

  4. Ah gak juga saya pake vario karbu dari 2006-sekarang suka pake oli dealer dari federal botol merah sampai ahm oil yang saya pake sekarang dan ganti oli tiap sebulan sekali. Mungkin kualitas besi sparepart mesin vario 2006 masih made in honda thailand dikasih oli jelek gak rewel atau kasar tuh mesin.

    Suka

  5. Masih halus suara mesinnya suara knalpot standar kayak ngebass. Oh ya matic ahm yang bagus menurut saya spacy injeksi, starter elektriknya ga bletak dor lebih halus dari mio. Suara motornya (mesin, cvt, dan knalpot) paling halus diantara motor matik yang pernah saya coba. Suspensinya mirip matic spin dan yang bikin kaget handling nya rasa suzuki kaya bukan matic honda umumnya. Coba aja tes drive spacy injeksi yang masih terawat.

    Suka

    • Sip, terima kasih infonya. Spacy sepertinya import juga ya? Perlu dicoba.

      Kalau suara halus bisa pakai trik juga sih, motor saya pada pakai minyak goreng dan pro capacitor ๐Ÿ™‚

      Suka

Tinggalkan Balasan ke sucahyoaji Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.