Keyless pakai helm dengan face recognition itu susah diterapkan


Waktu pertama lihat ada berita Honda punya paten pengenalan wajah yang bisa untuk menjalankan keylessnya motor, ada yang penulis sesalkan. Penulis pernah lihat gambar foto iklan Honda dari implementasi tersebut tapi sayang tidak ketemu waktu cari lagi. Yang jelas bahasanya termasuk yang susah dibaca. Macam berikut ini.

Menurut penulis sistem keyless yang mengandalkan pengenalan wajah helm itu punya kelemahan fatal.

Kalau dari harga mungkin tidak, karena dari gambar paten yang ditunjukkan adalah motor Honda yang kategori murah:
Clever System Could Turn Your Helmet Into The Key Of Your Scooter

Jadi bisa dipastikan harga helm ini tidak lebih mahal dari harga motor bebek.

Yang jadi masalah adalah kelangsungan hidup dari sistem keyless ketika dikendarai. Karena kalau pakai sistem keyfob biasa, pemakaian listrik tidak banyak. Tombol power di keyfob lupa dimatikan pun baterai masih bisa lumayan awet. Ini tentu berbeda dengan sistem pengenalan wajah.

Sistem pengenalan wajah tentunya butuh listrik yang lebih banyak. Dan itupun juga ada proses kumputasinya. Mungkin sama dengan action camera, yang bisa tahan 2 jam saja sudah bagus banget. Masa ya nanti enak enak touring di tengah jalan lalu tiba tiba motor mati hanya gara gara baterai di helm habis?

 

Mungkin masalah bisa sedikit diatasi dengan adanya komunikasi antara motor dan helm. Misalnya sistem pengenalan wajah nggak perlu menyala kalau motor lagi jalan. Namun sistem wifi tetap mengkonsumsi listrik. Dan komputasi mestinya tetap jalan. Mungkin baterai lebih awet. Tapi tetap user harus rajin rajin ngecharge. Ini jelas bukan sistem untuk rider yang kerjanya ngojek.

 

Nanti juga akan ada kendala kalau misalnya rider lupa mematikan sistem selagi helm tidak dipakai. Kalau baterai habis, bisa nunggu sejam untuk ngecharge. Malah bikin nggak praktis.

 

Pengenalan wajah juga tidak dijamin bisa bekerja 100%. Tentu ada kendala misalnya pas lagi hujan, pas orangnya lupa cuci muka, pas rambutnya panjang, pas pakai make up, pas pakai perban, pas bisulan, dll.

 

Kendala lain juga akan muncul bila Honda memaksakan menggunakan baterai lithium. Baterai lithium itu terkenal karena resiko meledaknya. Mungkin nggak sampai 1%. Tapi yang namanya resiko, walau seper sejuta pun bisa bikin orang takut pakai.

 

Tapi bisa dimaklumi mengapa Honda nggak menyediakan helm keyfob saja tapi juga pakai pengenalan wajah. Ini karena penggunaan helm sebagai keyfob itu sudah banyak yang menerapkan. Kalau di luar negeri yang melakukan itu mahasiswa.

Berikut contohnya:

Atau macam orang jualan alarm motor:

Mungkin Honda gengsi kalau menirunya yang seperti itu.

btw, berikut contoh menarik implementasi pengenalan wajah:

Iklan

4 respons untuk ‘Keyless pakai helm dengan face recognition itu susah diterapkan

  1. Santai bro….. Fansboy nya rela jadi kelinci percobaan koq…. Hahahaha pasti fansboy setuju tanpa recall bila gagal dan menanggung sendiri biayanya…..

    Suka

  2. klo gw sih mending kunci keyless biasa ya atawa minimal kayak NSR150SP pake card reader yang di masukkan ke slot nya. ketika di begal ya tarik aja card nya biar gak bisa jalan.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.