Ternyata ban Michelin mengutamakan masukan dari tim Ducati dan pembalap Marquez dan Rossi


Michelin jadi satu satunya pemasok ban MotoGP itu ternyata tantangannya berat:
Three Uncomfortable Questions For Michelin MotoGP Manager Piero Taramasso

Salah satu contohnya adalah dari sisi performa. Catatan waktu laptime terbaik kebanyakan masih dipegang oleh Bridgestone. Untuk soal ini manajer motorsport roda dua Michelin, Piero Taramasso mengatakan bahwa memang itu bukan prioritas utama. Prioritas utama mereka adalah adalah untuk membuat ban bisa stabil. Ban diharapkan bisa mempunyai performa yang nggak bikin kaget rider mungkin. Mereka juga fokus agar ban bisa cocok dipakai untuk banyak motor.

Ia juga beralasan bahwa Michelin sudah 7 tahun tidak turun di dunia balap. Satu atau dua tahun dianggapnya tidak cukup. Mungkin ban untuk MotoGP 100% beda dengan ban motor biasa? Tapi ia bilang laptime sudah mendekati punya Bridgestone.

Ia juga mengakui bahwa Michelin hanya sanggup membuat ban yang awet (bertahan seluruh lap) hanya untuk ban hard saja. Untuk ban soft, Michelin fokus agar ban bisa cepat di lap lap awal saja. Disebut tidak mungkin mendesain ban yang bisa kencang tapi awet.

Untuk soal masukan ban, Michelin terutama mengandalkan dari tim penguji motor tim. Namun Michelin juga memprioritaskan masukan dari tim Ducati. Untuk pembalap, masukan dari Marc Marquez dan Valentino Rossi yang dapat prioritas. Tapi Michelin mendesain agar ban bisa dipakai oleh pembalap baik yang terbaik ataupun yang tidak terbaik. Ban juga didesain biar bisa cocok untuk semua motor.

Edit:
Memang sih ada yang ngomong kalau pindah ke ban Michelin itu menguntungkan Ducati. Dibilang Ducati bisa menang lagi karena motor lain jadi lebih kesulitan belok, karena nggak bisa terlalu miring atau ban jadi cepat aus:
Can MotoGP’s inline fours return to the fore?

The change to Michelin helped Ducati most and hurt Yamaha most. While the Desmosedici doesn’t need a lot of lean angle to get through corners quickly, the M1 has always relied on lean angle. Most people don’t realise this is one reason why Ducati started winning again in 2016, after five years without a win on Bridgestones.

Iklan

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.