Solar B30 diluncurkan, yang punya mobil diesel hati – hati


Maaf blog mobil penulis nggak terlalu aktif jadi penulis tulis disini saja. Sekarang ini pemerintah meluncurkan B30, alias solar yang 30%nya pakai bahan nabati.
Pemerintah Siap Luncurkan Bahan Bakar B30 untuk Mesin Diesel

Yang masalah bukan bahan nabatinya tapi karena bahan yang dipakai adalah FAME:
Pertamina Dukung Proses Uji Coba Diesel B30

“Saat ini kami memiliki 111 Terminal BBM yang siap untuk mendistribusikan B20, sedangkan titik pencampuran FAME dilaksanakan di 29 titik pencampuran yaitu 26 TBBM dan 3 kilang,” jelas Fajriyah.

FAME ini bahan yang bermasalah karena cepat terurai. Gampangannya, kalau ditinggalkan di tangki terlalu lama maka akan menimbulkan air dan kemudian muncul endapan atau jamur yang nantinya bisa menyumbat pembakaran. Selain itu FAME juga cepat merusak oli mesin.

Oleh karena itulah jadi muncul anjuran berikut:

“Pertamina juga menyiapkan produk pelumas khusus untuk kendaraan yang menggunakan biodiesel (B5 – B50) yaitu Meditran SX Bio 15W-40” Tutup Fajriyah

Diterapkan 2020, B30 Resmi Diuji Coba pada Kendaraan Diesel

Dia juga meminta Gaikindo untuk membuat mesin kendaraan yang mendukung B30.

Walau sama sama dari bahan minyak kelapa sawit, di luar negeri nggak pakai FAME lagi:
Pertamina merilis meditran SX Bio untuk mengurangi resiko terjadinya lumpur oli di mobil yang pakai bio solar

Other alternatives for improving biodiesel are to move beyond FAME to other 2nd Generation formulations such as Hydrotreated Vegetable Oils (HVO) or Biomass to Liquids (BTL) produced through Fischer-Tropsch processes.

Lebih jelas bisa baca link berikut:
Bio solar itu bisa merusak mesin karena kandungan bio nya cepat terurai dan merusak oli mesin
Mobil jarang dipakai jangan pakai bio solar

8 respons untuk ‘Solar B30 diluncurkan, yang punya mobil diesel hati – hati

  1. aaahhhh….., ini mah dari pertaminanya ndiri semacam decoy aja kalo ane bilang, decoy supaya produk pertamina lain (yg harga lebih mahal bisa laku). Sengaja bikin produk yg “diklaim lebih bagus dan lebih baik dari produk harga dibawahnya” namun ternyata ada embel2 “Tapi”nya, ini mirip sekali dengan apa yg udah dilakukan pada Pertalite, pertamina sengaja memberikan “alternatif BBM yg beroktan lebih tinggi dari premium dg harga yg masih terjangkau” namun faktanya dilapangan banyak sekali masyarakat yg jarang menggunakan jenis BBM oktan 90 ini, banyak sekali ane dengar dari mereka keluhan2 setelah pakai bensin ini, mulai dari mesin “batuk-batuk” lah, mbrebet lah, sampai parahnya susah distarter dan harus ganti busi.
    “decoynya” sengaja bikin “produk cacat” supaya produk yg harga diatasnya itu laku, biar orang berpikiran “mending pertamax sekalian daripada pertalite”, mending Solar Dex sekalian daripada Bio Solar”, hehehe…. just my two cent 🙂

    Suka

    • Solar B30 akan lebih mudah terurai, karena itu harus menghindari solar berdiam terlalu lama di tangki bahan bakar. Jadi kalau bisa isi tangki harus habis dalam sebulan atau dua bulan.

      Solar B30 akan lebih mudah fuel dilution, oli mesin lebih cepat rusak. Solusinya ganti oli dibuat lebih sering atau menggunakan oli yang lebih tahan fuel dilution. Biasanya oli punya TBN tinggi. Mestinya Meditran SX bio juga termasuk

      Suka

      • makasih mas atas jawabannya, soal solar jangan terlalu lama mengendap berarti berlaku juga pada tangki SPBU? berarti beli solar di SPBU yang sepi pembeli juga dikhawatirkan solar akan terurai? (posisi saya di Makassar)

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.