Kode error #12 Yamaha Aerox diklaim terjadi karena pakai modif lampu projie? Padahal solusi bukan itu


Bro Kaum Awam tanya pendapat penulis soal yang berikut ini, kode 12 bikin banyak petisi:
Kasus Error Kode 12 pada Yamaha Aerox, Ini Solusi dari YIMM

beberapa pemilik Yamaha Aerox, khususnya banyak member grup di Facebook, keluhkan error dengan kode 12. Kode 12 tersebut muncul di panel instrumen di bawah speedometer, ketika muncul masalah di sistem injeksi motor Yamaha Aerox 155. Karena mereka merasa sudah cukup banyak yang mengeluhkan masalah tersebut, maka dibuatlah petisi.

Katanya sih karena pakai modif sembarangan:

Muhamad Abidin, General Manager After Sales & Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) angkat bicara. Ia menduga kasus tersebut terjadi karena beban kelistrikan terlalu berat dengan adanya modifikasi penggunaan lampu HID atau alarm. Lampu HID/Projector membebani dengan arus besar 5 Amphere sehingga SGCU kerja keras.

Ia menambahkan lebih masalah adalah karena HID menggunakan High Voltage yang diambil dari arus Battery 12 Volt. Menggunakan High Frequency diubah menjadi High Voltage. “Yang berbahaya Frequency yang besar dan bertumpuk yang berdampak negatif/kerusakan menjalar ke komponen kelistrikan yg lain. Di case Aerox, konektor akan menjadi bagian terlemah (umumnya terbakar) dan Rotor terbakar atau Rectifier regulator di SGCU korslet ..maka akan tampil Error 12 di indicator,” katanya dalam akun facebook.

Ia menyarankan pemasangan aksesoris di tempat atau bengkel yang sudah berpengalaman.

Link petisinya:
Tolong dibantu untuk Kode ERROR 12 pada motor yamaha AEROX 155 VVA agar pihak yamaha

Dari penjelasan, katanya karena kerja kelistrikan terlalu berat. Tapi kalau dari daftar error code berikut kok nggak nyambung ya?
aftar kode kesalahan sistem injeksi pada Yamaha Aerox 155 VVA dan cara bacanya

Daftar Kode Kesalahan Sistem Injeksi Yamaha Aerox 155 VVA :
# 12 : Crankshaft Position Sensor (CPS) / pulser , sinyal yang diterima CPS tidak nonnal.
# 13 : Tegangan output sensor, terlepas atau terjadi hubungan singkat
# 14 : Tegangan output sensor, malfungsi sistem ( lubang tersumbat atau terlepas)
# 15 : TPS terlepas atau terjadi hubungan singkat
#16 : TPS terdeteksi macet
#19 : Saklar standar samping, terdeteksi kabel putus / terlepas
# 21 : Coolant Temperature Sensor, terlepas atau terjadi hubungan singkat
# 22 : Tahanan sensor, terlepas atau terjadi hubungan singkat
# 24 : 02 Sensor, sinyal yang diterima O2 sensor tidak normal
# 37 : Idle Speed Control (ISC ) rusak
# 39 : Fuel Injector, rusak atau terjadi hubungan singkat
# 42 : Sensor Roda Depan, sinyal yang diterima sensor roda depan tidak normal
# 44 : Nomor kode Kerusakan EEPROM.
# 46 : Voltase pengecasan tidak normal
# 50 : Rusaknya Memory ECU.
# 61 : Idle Speed Control (ISC ) terlepas atau terjadi hubungan singkat
# 84 : Selenoid VVA ( Variable Valve Actuation ) terlepas atau terjadi hubungan singkat

Di analisa lapangan juga problem error 12 nggak ada hubungannya dengan pemakaian projie
Muncul Petisi Soal Motor Yamaha Aerox 155, Banyak Keluhkan Kode 12

“Kode Error 12 itu muncul dari korsleting di soket kabel spull, kalau penyebabnya bisa karena air atau kotoran,” ucap Bagus Rendi, punggawa Voltus Light Werks yang spesialis lampu motor. “Orang-orang bilang soket kabel spullnya kemasukan air, kemudian terjadilah arus pendek dan terbakar,” tambah Rendi.

Aneh bisa sampai terbakar. Apa karena soket yang terbakar itu tidak hanya untuk sensor posisi crankshaft saja? Atau sebenarnya arti kode 12 itu sebenarnya bukan masalah di sensor posisi crankshaft saja?

Kalau dibilang karena pemakaian arus berlebih, nyatanya yang motornya masih standar juga ikutan mengalami. Jadi jelas dalam keadaan normal pun soket tetap mengalami beban berlebih. Kalau dalam pemakaian normal saja nggak kuat maka bisa jadi masalah terjadi karena pemakaian soket yang kualitasnya di bawah standar.

Katanya penyebab error kode 12 itu bisa banyak:
Muncul kode error 12 di Yamaha Aerox, coba periksa bagian ini brosis

Ifelia Achorling menjelaskan bahwa kemunculan kode erro 12 banyak sebab. “Banyak sekali faktornya gan timbul error 12. Ada yg krn baut CVT kekencengan, efek pake monoshock, kabel digigit tikus, shocket hangus, korsleting gegara aksesori kelistrikan, abis cuci steam, dan yg baru ini krn busi yg gak sesuai. Horror gan ” terangnya.

“Keesokan pagi (hari ini) saya check error 12 udah hilang. Ane coba bawa ke beres terdekat motor mati lagi di tengah jalan gan. Ane minta check ke beres terdekat ternyata shocket CPS dlm kondisi ok gak ada yg gosong/korslet, spull juga fine, switch standar samping good aja, ECU pun juga kondisi sehat. Setelah di check dg diagnostic tool seluruh kelistrikan gak ada yg bermasalah. Namun baru diketahui penyebab masalahnya oleh mekanik beres lain yaitu Spark Plug a.k.a busi yg dipake selama ini tdk sesuai untuk Aerox 155.”

“Wohh kasus baru, kode 12 ane malah gara² kipas pully susag muter jadi kebaca eror ” ujar Pras Aditya.

Contoh solusi:
Ini Cara Mencegah Munculnya Kode Error 12 di Yamaha Aerox 155

“Kode error 12 itu muncul dari korsleting di soket kabel spull kalau, penyebabnya bisa karena air atau kotoran,” ucap Bagus Rendi, salah satu punggawa Voltus Light Werks kepada GridOto.com. “Nah, supaya enggak masuk air dasar atau bokong soketnya saya lapisi lagi sama sealant, sampai sekarang masih aman,” ujar pria yang punya Yamaha Aerox 155 besutan tahun 2017 ini.

Tapi kalau sudah kadung gosong sebaiknya jangan disambung langsung. “Memang kalau disambung langsung enggak akan masuk air dan korslet lagi, tapi akan ribet kalau bongkar mesin,” ujar Bagus Rendi. Rendi menyarankan untuk menganti soket yang gosong dengan soket mobil.

Error Kode 12 Aerox 155, Penyebab dan Memperbaiki

Cukup banyak yang sudah mengalami mesin mati mendadak atau muncul error kode 12 di speedometer pada Aerox 155. Penyebabnya ternyata kerusakan apda socket kelistrikan utama. Ada material socket yang diduga kurang bagus sehingga menyebabkan korsleting. Socket sampai terbakar dan menimbulkan error kdoe 12 Aerox 155. Mesin juga mendadak mati dan tidak bisa di hidupkan.

Tiba-tiba Muncul kode Error 12 di Yamaha Aerox? Ini Biang Keladinya

“Ya mungkin karena hugger (karpet sepatbornya) kurang panjang jadi tidak bisa menahan air dan kotoran hinggap di soketnya,”

Ada yang memberi solusi dengan memberikan sealant atau menambah pencegah lumpur untuk memastikan soket tidak sampai basah. Tapi penulis beberapa tahun lalu sering percobaan elektrolisis. Kabel dempet direndam air lalu dikasih listrik 12V nggak pernah kejadian sampai konslet atau meleleh. Jadi menurut perkiraan penulis leleh itu terjadi karena soket yang kualitasnya jelek. Leleh karena arus yang mengalir lewat soket itu besar sementara itu kontak soket jelek atau tidak rapat atau kemampuan menghantar kurang. Walau nggak kena air pun lambat laun akan leleh juga.

Solusi yang terbaik menurut penulis adalah mengganti soket dengan yang lebih baik. Pakai soket mobil seperti yang disarankan.

Katanya yang versi 2019 sudah tidak lagi bermasalah?

Rasanya recall perlu dilakukan. Recall untuk mengganti soket dengan komponen yang lebih baik.

Update:
kalau mau hemat penulis akan memilih pakai sambungan kabel yang seperti ini:

Iklan

17 respons untuk ‘Kode error #12 Yamaha Aerox diklaim terjadi karena pakai modif lampu projie? Padahal solusi bukan itu

  1. setelah membaca artikel ini, si babeh langsung bilang akan membatalkan pembelian 3 unit aerox buat para keponakan 😪

    *beliau bilang mau nunggu burgman saja.

    Suka

  2. memang ada penurunan kualitas bahan soketnya Om, untuk versi sekitar rentang tahun 2018-2019. yg versi awal 2017 lebih sedikit kasus yg terjadi (aerox ane versi 2017 kuartal ke empat, semoga gak kena masalah tersebut), untuk yg versi new 2019 beneran, ane belom tahu. terjadinya error kode 12 memang letak permasalahannya ya di soket CPS itu, penyebabnya pada awalnya memang karena kemasukan air lalu konslet tetapi banyak juga yg dipake gak kehujanan juga konslet begitu dibuka dalemnya ternyata gosong/meleleh soketnya, dengan kata lain soket tersebut bahannya tidak kuat menahan arus listrik yg begitu besar dan diperparah dengan letaknya diatas mesin dan dekat silinder, yaudah malah makin panas dong suhunya. Kalo dulu pas awal muncul kasus error 12 solusi dengan membungkus soket supaya gak kemasukan air sudah solved problemnya, sekarang jadi mubazir lantaran kualitas bahan soketnya rendah, jadi meskipun udah dibungkus dan gak kena air ya tetep gosong meleleh karna gak mampu nahan arus besar. Kalo cuma mengganti soket baru YGP ya tetep tidak problem solved karena soket baru tersebut belom tentu awet, kecuali diganti soket produk aftermarket yg lebih baik kualitasnya, temen ane malah menyarankan tak perlu pake soket segala, jadi kabelnya langsung disambung aja tanpa perantara soket, katanya langsung problem solved, hehehe….

    Suka

  3. Berhubung letaknya di kolong di atas mesin penyebabnya mungkin karena gesekan dari pergerakan suspensi – case CVT – ass mounting.setau saya sok belakang ini motor keras terjadilah getaran yg keras pula sampai soket di kolong mesin ikut bergerak,tapi itu cuma analisa saja

    Suka

    • Kalau efek pasang kapasitor bisa bikin lampu makin terang dan klakson makin kencang bisa jadi aki bawaannya nggak beres. Mungkin itu pengalaman pakai di motor lama lalu dianggap begitu juga di motor baru.

      Namun rasanya pasang kapasitor di aki nggak ada hubungannya dengan soket terbakar atau error #12. Karena tentunya arus yang lewat masih bakalan sama.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.