Katanya motor matik sekarang olinya harus lebih encer dari motor 5 tahun lalu, tapi nyatanya? bohong besar


Sering kita dengar klaim bahwa motor keluaran sekarang olinya harus encer. Misalnya:
Oli Encer Bikin Irit, Tapi Di Motor Tertentu Haram Pakai Oli Encer

Pada motor baru,umumnya memang direkomendasikan menggunakan oli encer. Sebab, clearance pada mesinnya sudah lebih sempit karena sudah diproduksi dengan mesin modern. Sedangkan di mesin keluaran lama,clearance pada bagian mesin lebih renggang.

Memang berapa tahun sih dianggap motor keluaran lama?

Banyak yang nggak nyebutin, tapi ada yang menyebut 5 tahun:
TENTANG OLI

Sebaliknya untuk motor keluaran 5 tahun terakhir, gunakan oli dengan tingkat kekentalan yang lebih encer, misalnya SAE10W-40. Oli yang lebih encer cocok untuk motor baru yang memiliki celah antar komponen lebih rapat dengan gesekan rendah, karena lebih mudah bersirkulasi di dalam mesin sehingga memiliki efek pendinginan terhadpa mesin yang lebih baik. Selain itu oli encer dapat mengalir lebih cepat pada saat motor dihidupkan pada kondisi suhu dingin.

Mungkin ada yang merasa aneh mengapa kasih contoh oli encer kok yang disarankan 10W-40. Itu karena artikelnya dibuat lebih dari 10 tahun yang lalu:

Jadi 10 tahun lalu orang berpendapat bahwa motor keluaran saat itu olinya harus pakai yang 10W-40.

Kalau dari logikanya orang yang berpendapat seperti itu, maka harusnya bila motor Honda beat keluaran 2008 oli mesinnya pakai 10W40, yang keluaran 2013 oli mesinnya harus pakai 10W30 dan keluaran 2018 ke atas sudah harus pakai 0W20.

Tapi nyatanya?

Sekarang jangankan yang 0W20, yang 10W30 pun ada yang menganggap terlalu encer:
Tips Memilih Oli Mesin Motor Matik, Perhatikan Kode Ini

Dijelaskan Muhamad Jaji, Service Advisor Yamaha Harapan Motor, Pancoran Mas, Depok, jika motor matik digunakan untuk harian lebih baik gunakan oli yang tidak terlalu encer dan juga tidak terlalu kental. “Lebih baik jangan terlalu encer dan juga enggak terlalu kental, seperti dengan ukuran visikositas 10w-40 cocok untuk matik harian,” ucap Jaji kepada GridOto.com.

btw, yang ngomong begitu orang bengkel Yamaha, tapi di jalan motor Yamaha suaranya kasar bertebaran. 10W40 bisa jadi masih terlalu encer.

 

Jelas bahwa memilih kekentalan oli mesin pakai acuan tahun itu nggak ada gunanya. 10 tahun lagi bisa saja yang begini terulang kembali. Disuruh pakai oli encer, tapi ngomongnya 10W30 terlalu encer juga.

Apa memang mesin sekarang beda dari beberapa puluh tahun yang lalu? Buatan lokal sekarang vs motor buatan jepang puluhan tahun yang lalu?

 

Ada yang menyebutkan bahwa acuan tahun itu bukan tahun produksi motor tapi berapa tahun motor kita miliki. Jadi kalau motor sudah kita milik lebih dari 5 tahun, olinya harus pakai yang lebih kental.

Kalau untuk yang berpendapat seperti ini penulis anggap cukup wajar juga. Karena kan setelah 5 tahun pakai oli terlalu encer terus maka dijamin mesin jadi oblak semua, kerenggangan jadi di luar kewajaran semua. Harus pakai oli kental kalau nggak mau makin parah.

 

Untuk penulis sih, lihat dari yang dirasakan saja. Kalau tahu oli encer 10W30 bikin motor nggak bisa kencang dan suara motor seperti sedang diamplas, ya ngapain diturutin anjuran ngawur seperti di atas?

Perhatikan bahwa ada juga lho yang menyarankan menggunakan oli encer untuk motor sport:
Oli Semakin Encer Bukan Berarti Bagus, Cek Buat Motor Tahun Berapa?

SAE 5W-30: Direkomendasikan untuk motor-motor seperti Yamaha YZF-R25, Honda CBR 250R, Kawasaki New Ninja dan Suzuki Inazuma 250 dan sebagainya.

Mungkin untuk yang coba, oli 5W30 dianggap lebih bagus dari yang 10W40. Namun harus diperhatikan itu oli yang dibandingkan merek dan jenisnya sama tidak? Kalau beda harga dan beda merek, ya jelas bakal seperti langit dan bumi.

Harus diingat bahwa oli mahal itu aditifnya lebih baik sehingga kemampuannya bisa jadi mengalahkan oli mesin yang lebih kental. Jadi mau tidak mau kita harus coba sendiri.

 

Kekentalan oli bisa butuh beda bila:

  • motornya beda
  • merek olinya beda
  • jenis olinya beda
  • cara pemakaiannya beda
  • iklim beda
  • dst
Iklan

10 respons untuk ‘Katanya motor matik sekarang olinya harus lebih encer dari motor 5 tahun lalu, tapi nyatanya? bohong besar

  1. kalo ane amati, banyak yang gagal paham baik dari pengguna oli ataupun yang ngomong soal penggunaan oli, mengenai oli apa yang digunakan pada motor. dikiranya kalo oli kental itu khusus buat motor tua jadul/keluaran lama, tentu persepsi orang akan langsung teringat motor2 generasi GL atau Grand dlsb, padahal yang dimaksud tua disini aslinya adalah usia pakai kendaraan yg dikalkulasi dengan berapa jarak tempuh yg telah dicapai, setelah keluar dari dealer bukan? kalo misalnya motor keluaran 2015 walaupun tergolong bukan motor jadul namun jika mileage sudah tembus 50 ribu 60 ribu kilometer tentu penggunaan olinya tidak sama waktu kayak masih fresh dari dealer, kalo awalnya direkomendasikan 10W-40 maka di kilometer segitu ane rasa sudah boleh nenggak oli 20W-50 bukan?

    Suka

    • klo umur 5 tahunan ato mileage 50 – 60 ribuan ky na msh cocok yg 10w-40, ato klo mau yg kental pake yg 15w-50 aja.

      Suka

    • Iya. lebih masuk akal pakai oli kental bila motor sudah tua. Namun untuk saya, pakai oli 20W50 di motor lama itu karena kekentalan yang tersedia untuk oli grup 1 cuma yang itu saja. Kalau motor lama cocoknya oli grup I karena sifatnya membuat eal mengembang. Beda sama grup III atau sintetik yang sifatnya membuat seal mengkerut.

      Kalau pabrikan oli sih bilangnya high mileage oil.

      Suka

    • Nah ini saya sependapat, motor jadul karena usia pakai lebih masuk akal,

      Perlu diingat juga dulu oli itu masih full mineral, jadi gak bisa dibikin encer,, yang sintetik bahkan yang semi aja masih mahal sekali

      Aditif oli jadul juga belum sebagus sekarang,, jadi 20 tahun lalu oli itu masih 20w50 atau paling bagus 15w40

      10w40 baru bisa pakai semi sintetik, kalo pun ada 10w40 yang full mineral secara kualitas pasti jelek,,
      Sedangkan 10w30 itu seharusnya sudah full sintetik,, karena kalo pakai semi, ya itu tadi secara pelumasan akan jelek

      Suka

      • Oli tergantung dari aditif juga. Bahan oli sebagus apapun kalau tanpa aditif bakal tidak memuaskan.

        Mungkin aditif oli sekarang lebih canggih, tapi jelas bahwa oli yang pakai aditif canggih tidak terjangkau. Jadi rasanya mayoritas oli di pasaran itu pakai aditif murahan atau malah kekurangan aditif.

        Suka

  2. Anu, 🙄
    Selain kandungan oli dan jenis oli
    Kode angka sebelum huruf W emangnya ngaruh di iklim kita?
    bukannya yang jadi patokan adalah angka di belakang/setelah huruf W

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.