Contoh cerita nggak enaknya ketika Honda ADV 150 ternyata kalah sama Yamaha Aerox


Harus diakui bahwa diantara motor “sekelasnya”, Honda ADV 150 itu bukan motor yang kemampuannya rata rata tapi termasuk yang di bawah rata rata. Sekelas disini maksudnya yang sama – sama 150 cc. Apalagi saat ditandingkan dengan Yamaha Aerox. Mungkin dari ukuran nggak kalah:
Dimensi Honda ADV 150 Dikomparasikan Dengan Motor Lain, Mulai XMax hingga Aerox

Tapi dari performa?

Berikut testimoni bro Hawin Prastiyadji:
Testimoni User Usai Nyobain ADV 150 vs Aerox

Niat hati cm pengen ngawal istri dinas malam, ga niat kebut2an, perjalanan Jenangan – Telaga Ngebel, se kenceng2nya perempuan, ga mungkin gasss sampe mentok (tau karakter istrilah), tp si onda, dah ketinggalan aja dr bawah, padahal saya dah gass mentok dr bawah (>﹏<), kayak rosi jaman dulu, saya baru bs mengimbanginya pas waktu di tikungan ☉_☉       (╥﹏╥)

Sampe atas ngebel nanya ke Istri,
Saya : km td gass mentok apa biasa aja?
Istri : biasa ae, tiap hr jg segitu bawa motornya.
Saya : walah, aku wis gass mentok beb dr bawah.
Istri : wkwkkwkwkwkwkwk, dolen maneh ae motormu. [dijual lagi saja]
Saya : (; ̄ー ̄川         ( ´・・)ノ(._.`)

btw, emoji ditukar karena nggak bisa di copy paste.

Wajar karena 10,4 kw 132 kg kok melawan 11 kw 116 kg . Apalagi Aerox katanya difokuskan untuk tarikan bawah.

Walau Honda ADV 150 difokuskan di tenaga bawah juga:
Honda Klaim ADV 150 Bebas Masalah ‘Gredek’ Seperti PCX 150

“rpm (putaran mesin) lebih ditingkatkan di rendah dan menengah untuk meningkatkan torsi di kecepatan rendah,” kata Minowa

Tapi kan power to weight ratio kurang? Karena memang bukan performa yang dijual. Toh motor ADV juga biasanya punya tenaga di bawah rata rata.

Memang bukan motor anak muda. Mungkin harus nunggu lama baru muncul versi ban cacing.

Perlu ditunggu uji coba di lautan pasir Bromo tidak ya?

Iklan

26 respons untuk ‘Contoh cerita nggak enaknya ketika Honda ADV 150 ternyata kalah sama Yamaha Aerox

  1. Silahkan kalo mengabaikan power, tapi ingat ini motor ‘besar’ pasti buat turing,motor luar kota
    Beat laku karena lebih ngacir dari mio, pdhal buat dalam kota
    Cuma buat offroad? Pemakai KLX banyak yg modif, bahkan swap enjin krn mesin letoy, padahal sasis juara, untung pemain pertama
    Makanya benar jalan yamaha, colek dikit modelnya, wuss..

    Suka

    • sering nyoba ama KLX modal knalpot kayaknya, hobi mereka blayer2 emang tp pas jalan kosong di speedo MX King 80kph aja udh kesalip ya. Padahal udh di voor itu itu.

      Suka

  2. Yang utama adalah tampilan. Kedua irit bbm. Ketiga harga jual kembali tinggi. Wis mesti laris manis masbrodab sekaliannn…… Mesin n performa belakangan. Design racy harus buat race? Design adventure khusus untuk all terrain….??? Di Indonesia bebas. Buat apa saja boleh. Penting eyecatching, outstanding, centre of interest a.k.a moncer

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.