Suspensi Suzuki Spin vs YSS DTG, siapa bilang suspensi ori dan yang murah nggak bisa nyaman


Selama ini orang menganggap bahwa yang namanya suspensi belakang orisinil itu pasti nggak enak (walau di review dipuji puji). Suspensi belakang murah pun dianggap nggak nyaman (di bawah 1 juta dianggap murah). Kalau mau paling nyaman harus yang paling mahal, Ohlin.

Setelah penulis mencoba suspensi YSS DTG di motor Suzuki Spin, penulis makin yakin bahwa pendapat itu cuma mitos saja.

Tapi memang nggak bisa disalahkan karena memang rata rata suspensi motor kebanyakan tidak pas setelannya. Ada yang pakai cara primitif (single action), ada yang umurnya nggak awet, kadang kalah awet dengan yang imitasi.

Sebenarnya untuk tahu kenyamanan suspensi belakang itu gampang untuk motor Honda dan Suzuki. Tinggal dibandingkan dengan suspensi depan. Kalau nggak bisa senyaman suspensi depan ya jangan dibilang nyaman suspensi motornya. Kalau suspensi aftermarket lebih nyaman, berarti suspensi motor tersebut aslinya tidak nyaman.

Dan yang dari penulis rasakan, suspensi belakang orisinil Suzuki Spin itu sama nyamannya dengan suspensi depan. Sementara itu suspensi belakang orisinil Honda Beat itu jelas banget kalah nyaman dengan suspensi depan, walau saat masih baru sekalipun.

Jeleknya suspensi belakang Honda Beat makin jelas ketahuan saat penulis ganti suspensi dengan YSS DTG. Setelah pakai YSS DTG terasa bahwa suspensi belakang itu lebih nyaman dari suspensi depan. Saat yang depan terasa berguncang kena perubahan jalan, suspensi yang belakang anteng banget. Saat dipakai boncengan motor beneran terasa seperti naik sedan.

 

Bagaimana saat YSS DTG dipakai di Suzuki Spin? Lebih nyaman mana dengan yang ori?

Penulis cuma bisa bilang setara. Karena ada yang jadi lebih nyaman, ada yang lebih nggak nyaman. Karakteristik beda. Apalagi YSS DTG sudah pernah soak, dan penulis memperbaiki pakai oli 20W50 (kesalahan besar). Jadi hasilnya cenderung keras.

Tapi walau penulis kategorikan sebagai keras, di kecepatan rendah cukup nyaman. Di jalan paving bisa terasa datar jalannya. Di saat kecepatan tinggi, saat motor lain pada bertingkah, motor bisa tetap stabil. Lewat tambalan aspal atau sambungan jalan juga terasa empuk.

Motor juga terasa enak karena suspensi depan dengan belakang matching. Dan jadi jelas ketahuan bahwa suspensi depan Honda Beat itu levelnya di bawah punya Suzuki Spin. Honda Beat sekarang pakai suspensi belakang imitasi dari DBS (hasil ketipu beli online), yang ternyata kenyamanan sama levelnya dengan suspensi depan.

 

Karena damping yang makin keras, penulis terpaksa pakai preload yang paling keras untuk mengimbangi (akan dibahas terpisah). Oleh karena itu kenyamanan dari suspensi YSS DTG sekarang lebih terfokus di kecepatan tinggi. Alias kalau dipakai kecepatan nanggung nggak enak.

Walau begitu, suspensi YSS DTG hasil perbaikan terlihat lebih nyaman dari suspensi standarnya punya NMAX tabung atau NMAX sebelum tabung. Juga Honda Vario 150 dan PCX. Kelihatan dari guncangan yang dialami ridernya waktu jejer lewat jalan yang sama. Penulis juga lihat saat lewat sambungan jalan / tambalan aspal nyentaknya lebih kalem dari pada motor yang pakai suspensi ohlin (entah palsu atau asli). Yang pakai ohlin terlihat seperti kelebihan damping.

Yang review suspensi ohlin juga bilang bahwa suspensi belakangnnya nggak lebih nyaman dari suspensi depan. Padahal kan suspensi depan Honda itu levelnya di bawahnya Suzuki Spin:
Detil Ohlin untuk matik, masa empuknya suspensi belakang Ohlin cuma setara suspensi depan yang standar?

Tapi rasanya memang suspensi ohlin itu bukan untuk kenyamanan, bukan untuk menaklukkan sambungan jalan. Itu suspensi fokusnya untuk bisa tetap punya grip dan kendali:
Öhlins sendiri mengakui kok bahwa mereka nggak akan buat suspensi yang kenyamanannya maksimal

Even though Öhlins dampers generally produce an improved ride quality, we have found that damper settings that give too much comfort cannot provide optimum grip or controllability.

Jadi rasanya nggak heran kalau lihat motor dengan suspensi ohlin jadi loncat loncat di jalan yang penuh tambalan.

Intinya adalah suspensi orisinil dan suspensi murah pun bisa nyaman. Tapi syaratnya harus yang asli. Kalau nggak asli nggak dijamin nyaman. Lebih mahal nggak berarti lebih nyaman. Mahal tapi palsu juga nggak bakalan nyaman. Sayangnya yang palsu sangat sangat banyak.

Selanjutnya penulis akan bahas mengapa Honda ADV, PCX, NMAX, dst suspensi standarnya nggak nyaman. Intinya adalah salah desain atau asal comot.

14 respons untuk ‘Suspensi Suzuki Spin vs YSS DTG, siapa bilang suspensi ori dan yang murah nggak bisa nyaman

  1. Coba pake shock x ride kang katanya enak. Saya pake yss pro z udah keras ± udah 1 tahun tapi kalo buat boncengan enak.

    Suka

    • terima kasih sharingnya. Wah dibanding dengan yang ori masih lebih beras ya? Mungkin itu sudah soak, seperti yang saya alami. Coba dibongkar dan ditekan full. Mungkin bisa kembali normal.

      saya sempat hampir beli pro-z, tapi begitu tahu nggak ada preloadnya akhirnya batal.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.