Lorenzo bangga nggak finish terakhir, apalagi yang finish terakhir itu pembalap yang dijagokan Marquez


Ternyata kekhawatiran dari Lorenzo tidak terjadi. Sebelumnya ia takut tidak bisa finish di balapan MotoGP Inggris 2019, namun ternyata bisa. Dan ia kaget ternyata bisa finish tidak paling belakang, padahal sebelumnya berpikir bakal jadi yang paling belakang. Ia juga bangga bisa berada di depan Hafizh Syahrin dan Karel Abraham:
Lorenzo: I expected to finish last

“I honestly expected to finish last, but I have always been in front of Abraham or in front of Syahrin, who was much faster than me during the weekend,

Padahal pada saat balapan ia mengaku kesakitan:

The rear tyre dropped a lot in the last laps, so that’s why Syahrin could overtake me and take the position, after he was following me all the race. And also, honestly, I started having a lot of pain in the back, so I had to reduce the pace a little bit

Di lap terakhir ia terpaksa harus mengalah karena sudah sakit banget. Habis balapan juga jadi bengkak semua dan bikin kesakitan:

It didn’t help the injury, now there’s a lot of inflammation and I have a lot of pain.

Satu lagi yang menurut penulis cukup signifikan adalah, Lorenzo bisa finish jauh lebih baik daripada pembalap Honda lain yaitu Takaaki Nakagami, yang malah finish terakhir.

Entah apa yang terjadi dengan Nakagami, karena di kualifikasi ia bisa berada di posisi ke-10 sementara Lorenzo di posisi ke-21.

Ini jelas merupakan tamparan untuk Marc Marquez, karena kabarnya Marquez pernah menjagokan Nakagami untuk menggantikan Lorenzo:
Jika Jorge Lorenzo Diusir Honda, Marquez Sudah Punya ‘Jagoan Lain’

Marc Marquez pun ternyata ikut menjagokan Takaaki Nakagami sebagai pengganti jika Lorenzo didepak dari Repsol Honda.

“Dia melaju jauh lebih baik dan dia benar-benar siap untuk motor pabrikan,” kata Marquez dikutip dari Paddock-GP.

Yang jelas Lorenzo nggak komentar apapun soal Nakagami.

4 respons untuk ‘Lorenzo bangga nggak finish terakhir, apalagi yang finish terakhir itu pembalap yang dijagokan Marquez

  1. Nakagami typikal pembalap yang ngga neko2 makanya dipilih markuz, kalo jolor kan pembalap yg banyak maunya, lantaran motor yg markus sentris ia minta supaya dibuatkan dan diubah sesuai karakter dirinya, makanya markuz ogah, mungkin takut bakal kesaing kalo jolor udah fine tuning dg RCV CMIIW

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.