Honda patenkan sistem yang bisa menasehati rider kebanyakan makan, kurang tidur atau menghibur yang sedang sedih


Sebenarnya konsep sistem yang bereaksi terhadap kondisi pengendara itu sudah beberapa waktu hadir. Namun penulis pingin tertawa juga saat tahu cara Honda bikin sistem yang bisa mendeteksi emosi.
Honda proposes emotion-sensing motorcycle

Prinsipnya adalah sistem akan mendeteksi emosi dari pengendara. Informasi akan disampaikan ke pusat informasi, yang nantinya akan menentukan tindakan yang akan dilakukan. Ada tindakan yang akan dilakukan motor:

Itu yang dicontohkan cuma salah satu reaksi. Kalau melihat dari reaksinya, mungkin itu emosi sedih, karena kok tenaga motor dikurangi, nggak boleh gas pol, handling dibuat lebih nyaman, speedometer dibuat lebih berwarna dan sampai mengeluarkan suara relaksasi segala.

Reaksi tentunya akan berbeda bila sedang marah, santai atau gembira.

Selain itu ada juga reaksi yang kalau dibaca detilnya lucu lucu:

Ada yang mengingatkan pakai masker karena banyak serbuk saripati bunga. kasih informasi ada makanan enak di tempat tujuan. Memberi saran musik kesukaan. kasih tahu badan jadi makin gemuk karena kebanyakan makan. Menasehati rider yang kurang tidur. Dst.

Mantap.

Tapi bisa buat tidak?

Iklan

7 respons untuk ‘Honda patenkan sistem yang bisa menasehati rider kebanyakan makan, kurang tidur atau menghibur yang sedang sedih

  1. mulai ga jelas dah teknologi kaya gini mah..

    mendingan tuh terapkan fitur yg bisa meredam angka kecelakaan di jalan yang disebabkan mabok.. putus cinta.. kepergok selingkuh.. razia plokis.. ngebut ngablu dsb..

    indikasinya bisa dari gerakan setang yg ga stabil.. throttle gas yg ga seperti biasanya.. sensor alkoholmeter di helm dan dashboard yg terhubung dengan kelistrikan motor.. sensor traffic di moncong yg bisa membatasi kecepatan motor di lalu lintas padat.. sensor cuaca yg bisa membuat lampu menguning dan mengaktifkan traction control..

    kaya ga bisa aja, apa pura2 ga bisa?

    Suka

  2. Entar motornya akan keluarin suara buat “berkomunikasi” dengan rider/penumpangnya.
    Kira kira motornya ngomong begini
    Motor: “Eh boss, kok tambah berat ya? Kurang-kurangi lah makan. Lu gemuk, kita remuk”
    Rider: “Sembarangan kau ngomong”
    Motor: “Ya elah, masak gue bohong. Ato kita lihat sama-sama di layar dashboard aja deh. Sekarang berat boss berapa”
    Setelah motor & rider melihat, emang si rider bertambah berat

    Motor: “Tuh kan bener. Si boss tuh yang kebanyakan makan. Jadi gemuk. Pantesan tambah berat.

    Rider: Kurang ajar. Gue jual baru tahu rasa loe.

    Suka

    • ha ha, kalau motornya rewel bisa sebel juga:
      motor: gue kok diberi pertalite lagi sih bro?
      motor: ini oli motor kok pakai yang murah sih?
      motor: kapan mau servis? ini sudah molor 5 tahun lho.
      motor: aduh, skok belakang harus ganti lagi nih, beli jangan yang ori dong.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.