Buruknya prestasi Lorenzo tidak memperburuk hubungan dengan tim


Penulis tidak setuju dengan bahasan di tmcblog berikut:
Checcinello : Lorenzo akan tentukan 2020 setelah Valencia tes . . . Asa Buat Zarco ?

Artikel tersebut mengesankan bahwa Lorenzo akan memutuskan nasibnya berdasarkan uji di Valencia. Penulis tidak setuju dengan hal itu.

Memang benar Luccio Checcinello mengatakan hal berikut:

“Sebuah Jorge tidak suka motor ini, akan menunggu untuk melihat bagaimana hal ini pada prototipe pada tahun 2020, maka saya berharap bahwa untuk melanjutkan, atau bahwa sebelum musim dimulai bisa mengatakan, ‘Lihat, aku tidak merasa dengan sepeda Anda, saya berhenti berjalan’. Ini itu adalah kunci saya untuk membaca, karena saya tidak ingin membayangkan bahwa Jorge bersedia melakukan satu tahun penuh, bahwa ada 20 balapan, untuk selalu membuat yang terakhir.

tmcblog juga menggunakan alasan berikut:

kedua pembalap di dalam team factory haruslah menggunakan Mesin dengan spesifikasi yang sama. Nah disinilah letak permasalahan dari Jorge Lorenzo, ia sulit sekali beradaptasi secara maksimal di RC213V terutama yang Model 2019.

Namun seandainya motor 2020 lebih menguntungkan Marquez (sudah diakui juga oleh presiden HRC), ini tetap bukan masalah bagi Lorenzo. Perhatikan bahwa yang harus sama adalah mesin. Tidak menyebut soal rangka atau bagian part lainnya. Dan Lorenzo berhasil membuat motor versi 2019 lebih mudah dikendarai dengan menggunakan part motor lama:
Japan: Lorenzo improves ‘feeling and speed’ with older chassis

In the second part of the race I started to play with the bike, to brake better. We found something that made me more comfortable on the bike,

Lorenzo juga menyebut bisa nyaman mengendarai motor:
Lorenzo “found something” in Motegi closing stages

We changed something on the bike from earlier in the season and we had a good day. I improved my feeling and my speed.

Yang di Phillips Island itu buruk sekali performanya terutama karena cedera:
Lorenzo: I struggled in every way

I had to force my neck and the part where I am injured. And you have to grip the bike with more force in acceleration because of the wind. So I suffered a lot. But apart from the physical suffering, I never had a good feeling, or a safe feeling all weekend and especially in the race.

Jadi sebenarnya tidak masalah bagi Lorenzo. Ingat bahwa yang sebelumnya itu hanyalah perkiraan dari bosnya LCR Honda.

Penulis juga tidak setuju terjemahan tmcblog berikut:

Kali ini hadir dari Lucio Checcinello seperti yang dirilis Oleh GPOne
” yang Bisa secara jelas saya katakan adalah hadirnya degradasai hubungan antara Jorge dan teamnya, namun ini normal setelah melihat Juara dunia 5 kali yang hanya bisa finish di posisi belakang dan terpaut waktu finish 1 menit dan 20 detik. Ini sepertinya cukup membuatnya depresi

Sementara itu terjemahan google di GPONE sebagai berikut:
MotoGP, Cecchinello: “Saya pikir Lorenzo akan memutuskan apakah akan melanjutkan setelah Valencia”

“Pada kenyataannya mereka bukan hal yang menjadi perhatian saya dan saya tidak membiarkan diri saya meminta informasi baik dari Kuwata atau orang lain. Saya tidak membiarkan diri saya bertanya apa niat mereka, karena saya ulangi sendiri, itu bukan hal yang menjadi perhatian saya. Apa yang bisa saya katakan jelas itu adalah saat yang sulit dari hubungan antara Jorge dan tim , tetapi ini normal karena melihat juara dunia 5 kali yang selesai terakhir pada satu menit dan dua belas detik, menurut saya hal yang sangat menyedihkan baginya, untuk citranya “.

Tidak ada kata kata degradasi dan depresi atau semacamnya pada terjemahan google. Perhatikan kata kata “menurut saya”. Itu adalah asumsi dari bosnya LCR Honda. Perhatikan juga bahwa Lucio sudah bilang ia tidak begitu perhatian soal hubungan tim Repsol Honda dengan Lorenzo. Jadi semua yang diomong cuma kira kira, jangan dianggap insider info, jangan dianggap bocoran.

Jorge Lorenzo sendiri yakin HRC masih mendukungnya. Berikut judul artikel GPONE tanggal 28 Oktober:
MotoGP, Lorenzo: “Saya mendapat hasil buruk, tetapi Honda mengerti dan mendukung saya”

Lorenzo juga masih optimis, yakin bisa lebih baik di Sepang:
Jorge Lorenzo is optimistic he can return to his performance level displayed in Japan this weekend in Malaysia

Satu respons untuk “Buruknya prestasi Lorenzo tidak memperburuk hubungan dengan tim

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.