Saking kencangnya, motor Energica Ego harus dilengkapi park assist biar bisa gampang parkir


Energica Ego, motor yang jadi motor resmi MotoE di MotoGP akhirnya memperkenalkan versi 2020:
Energica Updates Flagship Ego For 2020

Yang menarik, motor ini diperkenalkan oleh pembalap F1, Nico Rosberg:

Motor ini katanya setara dengan motor bensin 145 hp. Cuma bedanya suara mesin senyap dan nggak perlu ganti gigi lagi.

Dan penulis jadi paham mengapa motor ini butuh park assist. Park assist membuat motor bisa melaju dengan kecepatan 2,8 km/jam baik maju ataupun mundur.

Mungkin heran mengapa motor ini butuh park asist segala. Bukan karena motor ini bisa melesat dari 0-100 kpj dalam 3 detik. Bisa tebak kenapa?

Karena motor listrik itu berlawanan banget dengan motor bensin. Motor listrik itu torsinya gede banget di rpm rendah. Sementara motor bensin torsinya di rpm rendah itu kecil.

Jadi betotan yang dialami di motor listrik dan motor bensin kalau dari motor berhenti itu beda ekstrem. Kalau motor bensin paling ya ada meraungnya. Kalau motor listrik? ya langsung melesat.

Oleh karena itu bisa berabe kalau mau mencoba parkir. Apalagi motor ini nggak pakai kopling:

Kalau nggak sengaja betot gas di Honda Scoopy pasti sempat bereaksi, karena nggak bakal langsung ngacir. Bakal meraung dulu. Tapi kalau di motor ini? Langsung bablas.

4 respons untuk ‘Saking kencangnya, motor Energica Ego harus dilengkapi park assist biar bisa gampang parkir

  1. padahal kan bisa pasang kopling sebagai pemutus arus sekaligus seperti pada gerinda yg kalo kita matikan power maka akan tetap spinning tanpa berhenti mendadak itu blade dan dalam keadaan spinning itu bisa kita on power lagi secara spontan.. trus pasang semacam resistor berjumlah 6 dengan nilai tahanan berbeda buat pengganti gigi.. masa kalah sama blender yg punya beberapa riding mode..

    Suka

    • Mungkin redundan dengan gasnya, karena tutup gas motor langsung mati. Tapi dengan torsi gila gilaan, pasti sudah ngacir.

      Untuk pengganti gigi sudah ada power mode. Tentunya jadi rancu kalau disimulasikan seperti motor bensin. Karena sebenarnya motor listrik pun bisa diberi gigi.

      Suka

  2. Bahaya kendaraan dengan motor listrik yang orang belum tahu…dulu mantan mentri yang mempopulerkan prototipe mobil listrik sempat ngerasain ngerinya pas di turunan curam mobilnya bablas karena rem gak mampu nahan laju karena beda dengan mesin konvensional mobil listrik gak ada engine break….di motor kita cukup deh ngerasain pengendara matic yang gak ada SSS dan kekonyolan penggunaan ISS….

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.