Crash bikin niat tulus Marquez mendompleng Quartararo terekam jelas, walau beliaunya membantah


Di sesi kualifikasi di balapan MotoGP di Sepang Malaysia, Marc Marquez mengalami crash yang disebutnya big crash.

Akibat crash tersebut, Marquez cedera dan nasibnya masih belum jelas:

Berikut kejadian crashnya:
Marquez Q2 crash: all the reactions, all the angles

Perhatikan tangannya:

Marqueznya sendiri bilang kondisi badannya ok.

Yang jadi perhatian penulis adalah video rekaman crash tersebut juga memperlihatkan bagaimana tingkah laku Marquez mulai dari dalam pit hingga crash. Jelas banget bahwa Marquez itu niat menguntit Fabio Quartararo.

Di pit saja berangkatnya nunggu Quartararo berangkat. Ini pas lagi menunggu:

Lihat sudah berangkat ya ikutan berangkat:

Saat sudah keluar garasi tetap saja berusaha di belakang Quartararo:

Begitu tiba di lintasan, saat yang lain pada nyebar, si Marquez tetap dengan setia menempel di belakang Quartararo:

Quartararo melambat, ya ikutan lambat:

Tempel teruus:

Quartararo lihat belakang, ikut lihat ke belakang:

Quartararo nyalip, ikutan nyalip:

Sampai akhirnya crash:

 

Lalu apa komentar Marc Marquez? Ia membantah:
DEFIANT MARC MARQUEZ INSISTS HE WAS LOOKING FOR ANOTHER RIDER TO TRACK

“I tried to push alone in the first practice, but alone my lap time was 1m 59.4-59.3,” he told Crash.net. “If I have somebody in front, I was able to do 1m 59.0-58 high. But it was impossible to do a 1m 58 low like they did.

“Just this time it was Quartararo, but honestly speaking, I was looking for another rider, because it’s quite difficult to follow him, because he’s doing the lap time in a different way and it’s not so good to follow him with the Honda. I was looking for another rider. But yes, this time the strategy was not the perfect one.”

Dibilang kalau sendirian cuma bisa 59,3 atau 59,4. Tapi kalau ada yang di depan bisa lebih kencang. Tapi nggak mungkin bisa di 1 menit 58 detik yang low.

Katanya kebetulan ada Quartararu, ngakunya pingin cari rider lain karena disebut sulit mengikuti Quartararo karena caranya berbeda dan tidak begitu bagus mengikuti pakai motor Honda. Jadi cari rider lain. Strateginya kali ini salah.

Oleh visordown disebut pernyataan ini adalah untuk jaga imej:

he maintains it Quartararo’s presence was incidental. Marc Marquez dismisses the assertion he was intentionally following Fabio Quartararo despite slowing down to ensure he was behind him before flying lap.

Most likely, Marquez is trying to save some face from a rather embarrassing episode that – injuries notwithstanding – will have been a satisfying outcome for rivals that have been victim to his ‘annoying’ towing tactics in the past.

Marquez tetap ngotot bahwa menguntit Quartararo cuma kebetulan. Nggak mau dibilang sengaja walau sudah kelihatan jelas jelas di video. Mungkin karena Marquez mau jaim karena malu dengan rival lain yang pernah jadi korban domplengan sebelumnya.

Lin Jarvis disebut nyindir kelakuan itu:

Lin Jarvis berating him for trying to ‘get into Quartararo’s head’ only to ‘hit his head’ himself.

Yang menarik, fans atau rider luar itu ternyata nggak suka perilaku beginian. Beda dengan blog atau fans lokal yang sepertinya sangat mendukung perilaku Marquez tersebut:

there isn’t a direct rule against towing, even if it is roundly disliked by fans and riders alike (even if they have all done it at some point) and considered against the ‘spirit of the regulations’. That said, you can’t rule against ‘spirit’ of a regulation.

Disebut bahwa walau tidak ada aturan khusus yang melarang towing, fans sama rider pada sepakat (ingat ini kondisi di luar negeri) membenci perilaku tersebut, walau misal si ridernya pernah melakukan juga sekalipun. Dianggap tidak sesuai dengan jiwa dari aturan balapan. Tapi jiwa saja nggak membuat perilaku tersebut bisa dihukum.

Ada harapan agar keduanya dapat peringatan karena melambat pada saat kualifikasi:

No-one has broken a rule, but both may get a stern warning that they shouldn’t repeat this going forward.

Mungkin ini sebabnya walau Marquez di Indonesia dipuja puja, di luar negeri kurang di hormati (di boo). Karena ternyata orang luar pada menganggap mendompleng saat kualifikasi itu sebagai perilaku yang pantas dibenci. Kalau di Indonesia sih bisa begitu dianggap huebat.

19 respons untuk ‘Crash bikin niat tulus Marquez mendompleng Quartararo terekam jelas, walau beliaunya membantah

  1. Tapi yang ane lihat kenapa banyak pembalap2 lain tampak begitu dungu dan tidak menunjukkan kecerdasannya yak? Kalo Markuz sukanya membuntuti gitu, harusnya pembalap2 lain juga melakukan hal sama kayak dia, atau emang sengaja ngga mau berurusan dg media dan atau pihak terkait klo nanti bersitegang dg markuz?

    Suka

  2. Lha bukannya dulu pernah ada rider lain yang membuntuti Marquez kalau gak salah Iannone, coba liat reaksi Marquez yang kelihatan tidah senang abis itu langsung masuk pit kembali…..

    Suka

  3. Maju terus pak! Saya suka sekali bahasan yg berbeda dgn blog otomotif mainstream (indo), bukan asal cari sensasi tp memang berusaha kritis dlm membuat artikel. Apalagi saat blog ini merespon artikel dari blog2 besar, jd keliatan mana logikanya yg lebih bagus he..he.. Liat 2 blog besar hanya kadang2 saja, tp blog ini insyaAllah setiap hari saya buka 😀

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.