Sengketa teknologi busi dua antara Bajaj dan TVS berakhir


Nggak nyangka bahwa sampai sekarang masih ada sengketa teknologi dua busi antara Bajaj dan TVS. Cuma barusan saja berakhir. Teknologi dua busi itu lebih terkenal dengan dtsi kalau di Bajaj:
Bajaj Pulsar DTSi patent dispute with TVS Motor settled out of court

Sengketa katanya mulai terjadi sejak tahun 2007. Bajaj mengklaim bahwa produk motor TVS Flame 125 pakai teknologi Bajaj. TVS nya membantah dan bilang mereka pakai teknologi hasil kerjasama dengan AVL sekalian sama teknologi 3 valvenya.

Tapi di 31 oktober kedua perusahaan sepakat untuk mengakhiri sengketa dengan cara damai dan menarik gugatan dari persidangan. Katanya mereka memilih sepakat karena merasa tidak ada gunanya lagi melakukan sengketa untuk teknologi yang tidak bisa dipakai di motor dengan standar emisi setara Euro 6 (maaf penulis nggak nemu penjelasan mengapa).

Sebelumnya di Indonesia Bajaj kalah sidang dengan Honda sehingga terpaksa hanya bisa juga motor busi 3
Kalah Soal Paten 2 Busi, Bajaj Siap Brojolkan Motor 3 Busi

“Tahun ini sudah tidak ada lagi motor yang mau kita luncurkan. Tapi awal tahun depan kita akan bawa 200NS ke Indonesia,” ungkap Marketing Event & PR Manager PT Bajaj Auto Indonesia, M. Rizal Tandju kepada detikOto, Kamis (30/8/2012)

3 respons untuk ‘Sengketa teknologi busi dua antara Bajaj dan TVS berakhir

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.