Kesimpulan uji coba eco racing = mengecewakan


Penulis sudah menghabiskan 7 eco racing yang penulis beli. Yang menurut penulis asli.

Berikut videonya. Menunjukkan perbedaan bila pakai 1 butir eco racing, 3 butir eco racing, setelah isi bensin tanpa eco racing, dan kedua kali isi bensin tanpa eco racing:

Mungkin bisa dilihat bahwa perbedaan cukup jauh, apalagi saat membandingkan yang 1 butir (pertama) dengan saat sudah bebas dari efek eco racing (terakhir).

Sayangnya tenaga berkurang itu tidak diikuti dengan motor makin irit, justru motor makin boros. Paling parah saat pakai 1 butir eco racing. Agak mendingan setelah pakai 3 butir. Tapi paling ok kalau nggak pakai eco racing.

Ada 2 hal yang tidak biasa di motor penulis. Yang pertama adalah alat penambah tenaga pro capacitor. Dan yang kedua adalah setelan yang super irit (bengkel resmi nggak bakal berani setel seperti yang penulis lakukan).

Entah apakah efek tambal kebocoran bisa awet atau tidak. Seandainya bisa awet maka tidak rugi untuk pakai eco racing sesekali sebagai pengembali kompresi. Sayangnya motor penulis tidak berasap jadi tidak bisa tahu. Kalau beneran sesuai klaim, maka mungkin bisa pakai 4 butir sekaligus bila kompresi sudah mulai bocor lagi. Kalau tidak salah ada testimoni yang bilang seperti itu, iritnya motor tetap walau nggak pakai eco racing.

Bila ada yang motor nya bisa lebih irit atau bertenaga setelah pakai eco racing, maka mohon sebutkan merek dan jenis motor, umur motor dan oli mesinnya.

Oli mesin yang peling penting disebut. Karena oli mesin Indonesia kan kebanyakan di bawah standar. Dan penulis merasakan sendiri motor jadi pelan dan lebih boros gara gara pakai oli mesin yang sama mereknya dengan pabrik motornya.

7 respons untuk ‘Kesimpulan uji coba eco racing = mengecewakan

  1. Saya pakai bio aditif yg klaim nya dari minyak semacam Atsiri dll yg pure nabati..
    Nama nya redline bio fuel energizer.
    Harganya relatif hanya 35rb.botol kecil ntah berapa ml.cuma kata owner bisa untuk 100liter BBM.dosis penggunaan nya adalah 3tetes perliter min..
    Apakah ngatmin pernah dengar atau bahkan pernah mencoba..
    Impresinya deburan knalpot jadi lebih halus dibanding sebelum nya..tarikan bawah terasa lebih kenyal torsi nya..untuk AVG fuel nya dapat di angka 43-40km/l.oh iya motor yg saya pakai adalah Suzuki GSX r th 2017..
    Mohon tanggapan nya min..
    Sebenarnya enak sejauh ini.tpi gimana untuk jangka panjang nya ???
    Matur suwun

    Suka

    • unik juga mereknya redline karena sepertinya redline amerika tidak produksi itu. Bila itu dari minyak atsiri cukup wajar.
      PEMBUATAN MESIN PRODUKSI MINYAK ATSIRI SEBAGAI BIO-ADITIF BAHAN BAKAR MINYAK

      Hasil uji minyak atsiri sebagai bio additif bensin menunjukkan bahwa pada perbandingan volume bensin : minyak sereh wangi = 1000:0,5 terjadi peningkatan power mesin sebesar 3,85 % (dari 7,8 HP untuk bensin standar menjadi 8,1 HP)(Astuti and Nalindra Putra 2015).

      Saya ingin coba, tapi bisa jadi akan seperti eco racing juga, jadi turun tenaga (karena saya sudah pakai pro capacitor).

      Sayangnya tidak ada penelitian jangka panjang. Mengingat prosentasenya sangat kecil, maka bila ada kandungan racun tentunya jauh lebih kecil dari racun sisa pembakaran (PAH). Polusi pembakaran makin sempurna maka polusi juga berkurang.

      Sekarang pakai bensin apa dan pakai oli mesin apa? bila tarikan bawah yang terasa meningkat, ada indikasi oktan bensin kurang?

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.