Petisi recall Honda ADV 150 karena gredeg kok langsung tutup? Sama Honda juga dibantah


Mungkin sudah pada tahu (penulis yang ketinggalan) bahwa sudah ada petisi yang menuntut janji Honda bahwa motor Honda ADV150 bebas gredeg:
Mirip Masalah di PCX 150, Pemilik Honda ADV150 Kompak Bikin Petisi Soal Mesin Gredek Langsung ke AHM

Isi petisi:

Recall semua unit Honda Adv 150 yang gredek.. Menurut pengakuan Ahm di beberapa media Massa yang akredibiltasnya tinggi dan terjamin Honda adv bebas gredek, bebas masalah yang sama seperti pcx 150, kenapa banyak konsumen yang menerima Unit malah banyak gredek termasuk diri saya pribadi . Ini seperti suatu kebohongan publik.. kami selaku konsumen ingin SEGERA DITINDAK LANJUTIN DAN DI RECALL KALO PERLU GANTI UNIT.. Jangan sampai konsumen ramai2 tuntut ke BPSK

Yang jadi masalah adalah mengapa petisi ini langsung tutup?

Alasan penutupan:
UPDATE PETISI

Petisi ini sudah di selesaikan oleh Pihak Ahm terhadap saya pribadi dengan respon yang sangat cepat
Mr. F 007
Indonesia
11 DES 2019 —
pihak ahm telah menyelesaikan semua persalahan yang terjadi terhadap keluhan motor saya dengan cepat dan akan terus melalukan evaluasi terhadap motor yang mengalami masalah serupa. jangan sungkan untuk menghubungi pihak AHM/ Astra honda care terkait keluhan yang mungkin kalian rasakan sama untuk diberikan penanganan yang detail dan khusus.

Dari pihak Honda sendiri membantah ada masalah ini:
AHM Menjawab Petisi Honda ADV150 Gredek, Tidak Ada Laporan Masalah Gredek

“Sejauh ini enggak ada laporan masalah gredek di ADV150,” kata Ahmad Muhibbuddin, GM Corporate Communication AHM, kepada MOTOR Plus-Online.com.

Honda bilang ini masih diselidiki:
Tanggapan AHM Soal Petisi Recall Honda ADV 150

Menanggapi petisi tersebut, Ahmad Muhibbuddin, Head of Corporate Communication AHM, mengatakan, bahwa masalah yang terjadi pada suatu motor belum tentu terjadi pada motor lainnya. “Masing-masing motor tidak bisa kita samakan, kita harus cek masalahnya apa. Kalau misalkan ada keluhan ‘gredek’ atau yang lain kita harus cek dahulu. Tidak bisa menganalisa sendiri kemudian menjustifikasi bahwa masalahnya ini itu,” kata Muhib kepada Kompas.com, Selasa (10/11/2019).

Secara tersirat Muhib mengatakan, masalah pada salah satu motor konsumen tidak bisa dijadikan dasar bahwa masalah yang sama juga terjadi pada ribuan motor yang lain, atau dalam hal ini ADV 150. “Iya tidak bisa kita samakan. Masalahnya kan harus kita cek dulu,” ucapnya.

Muhib mengatakan, apabila terjadi masalah dengan produk Honda termasuk ADV 150 silahkan datang ke diler terdekat. Pihak diler dibantu bengkel resmi AHASS akan menangani dengan profesional. “Saya sarankan kalau ada yang mengeluh dengan motornya apapun keluhannya silahkan datang ke bengkel terdekat. Di sana akan kita akan selesaikan apa masalahnya,” katanya.

Entah mengapa Honda bilang masih diselidiki karena sebelumnya banyak yang memberikan komentar negatif, seperti sudah diulas sebelumnya:
Lho, katanya Honda ADV 150 sudah bebas gredeg, kok masih ada yang komplin? solusinya

Apa itu berarti bukan gredeg ya?

 

Menurut penulis ada beberapa hal yang tidak terjawab dengan ditutupnya petisi ini:
1. Apakah ada jaminan bahwa hasil produksi berikutnya dari Honda ADV150 bakal bebas gredeg?
2. Apa Honda bebas dari konsekuensi dari janji yang ternyata tidak ditepati?
3. Apakah ada jaminan bahwa masalah tidak timbul kembali bila motor sudah diperbaiki di bengkel AHASS?
4. Apakah konsumen harus mengeluarkan uang sendiri untuk perbaikan bila mengalami masalah gredeg?

Sebelumnya Honda pernah mengklaim sebagai berikut:

“Kami sudah menerima keluhan dari pengguna PCX 150, dan sudah kami perbaiki saat mendevelop motor ini,” ungkap Kazuya Minowa saat launching Honda ADV150 ADV150 (18/7/2019).

Untuk poin 1, 2 dan 3, seperti yang kita sudah pernah bahas sebelumnya kita “maklum” bila tidak ada jaminan untuk itu. Munculnya kasus ini sudah menunjukkan bahwa teknologi Honda memang masih belum bisa dipercaya. Jadi tidak ada jaminan hasil produksi berikutnya bebas gredeg. Tidak ada jaminan bahwa motor akan tidak akan gredeg lagi setelah diperbaiki di bengkel. Padahal Honda mestinya tinggal membajak solusi yang dibagikan secara gratis di youtube.

Namun poin utama bagi konsumen adalah poin ke-4. Konsumen tentunya ingin bila sudah dijanjikan motornya bebas gredeg maka biaya perbaikan bila beneran mengalami itu bisa 100% ditanggung oleh Honda semua. Ini rasanya yang sangat diharapkan oleh pemilik Honda ADV150. Biaya perbaikan gratis walau harus berkunjung berkali kali. Berharap tidak terbatas oleh masa garansi atau cuma di kali pertama saja.

Sayangnya tidak ada kejelasan untuk itu.

Dari cerita sebelumnya prosentasenya kecil. Tapi jadi sangat tidak mengenakkan bila sampai ada yang “kebetulan” mengalami masalah ini walau sudah berulang kali “berkunjung” ke bengkel AHASS.

16 respons untuk ‘Petisi recall Honda ADV 150 karena gredeg kok langsung tutup? Sama Honda juga dibantah

  1. Ya saya juga sependapat seharusnya adv bebas gredeg2.
    masalahnya ada settingan rahasia yg belum terungkap bukan cuma gredeg2 hilang, performanya bakal naik.
    Kalopun nanti settingannya ditemukan, honda sudah mengantisipasinya dengan diameter ring roda kecil 13inch jadi performanya tidak terlalu tinggi.
    Buat yg ahli tuning mesin sebenarnya ini peluang bisnis, orang awam nawarin mangkok dibolongin, memperingan kerja cvt spt ganti roller ringan, ganti kampas kopling yg lebih lebar, ganti per cvt/per kopling keras, bobok knalpot/knalpot racing, sampai paket bore up aja laku.
    Buat owner yang awam mesin, perbanyaklah bersyukur…

    Suka

  2. Gimana mau bikin matic 4 klep,bikin cvt mulus aja ngga bisa,masalahnya kalo tanggung jawab capek ngurusin satu satu,pokoknya tanggung jawab adalah kerugian 😂

    Suka

  3. Mungkin,….
    Ada hal-hal yang mungkin gak bisa “dipublikasikan” demi sesuatu “kepentingan” dan kebaikan

    Tapi,
    mungkin untuk di Indonesia, dalam hal kasus keluhan otomotif dimana janji tidak sesuai fakta,
    mungkin ada celah konsumen bisa menang jika yang mengajukan keluhan, keberatan, dan bahkan tuntutan ganti rugi jika yang mengajukan adalah seorang wanita yang secara background tidak tahu apa-apa soal mesin, tetapi kekeuh tetap mengajukan tuntutan disertai bukti-bukti yang kuat. Kemudian, jika gugatan berhasil dan menang, konsumen yang mengalami hal serupa mengajukan gugatan clash action dan meminta pengadilan mengganti kerugian atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.