Eco racing itu haram, eco racing itu tidak berkah dan eco racing itu riba


Maaf off topic lagi. Ada klaim bahwa eco racing tidak haram dengan menggunakan penjelasan berikut:

Disebut bahwa informasi itu disampaikan olehh Ustad Ahmad Sarwat Lc, MA. Di website rumahfiqih.com sendiri hanya ada dua artikel soal MLM:
Multi Level Marketing: Antara Halal dan Haram
MLM yang Bagaimana yang Dibolehkan?

Isinya sama. Inti agar MLM halal adalah:

Hukum Dasar MLM: Sebenarnya tidak ada yang salah dalam urusan transaksi, selama MLM itubersih dari unsur terlarang seperti riba, gharar, dharar dan jahalah.

Misalnya bila di dalam sebuah MLM itu ternyata terdapat indikasi riba`, misalnya dalam memutar dana yang terkumpul. Atau ada indikasi terjadinya gharar atau penipuan baik kepada down line ataupun kepada upline. Atau mungkin juga terjadi dharar yaitu hal-hal yang membahayakan, merugikan atau menzhalimi pihak lain, entah dengan mencelakakan dan menyusahkan. Dan tidak tertutup kemungkinan ternyata ada unsur jahalah atau ketidak-transparanan dalam sistem dan aturan. Atau juga perdebatan sebagian kalangan tentang haramnya samsarah ala samsarah.

Jadi intinya adalah dari sifat berikut: riba, gharar, dharar dan jahalah.

Klaim lain bahwa eco racing halal:

Mematahkan Isu “Ecoracing MLM dan Haram” Oleh: Jonru Ginting @JonruGintingNew
“Ecoracing kan sistem keanggotaannya berjenjang. Berarti haram dong.”
“Masa cuma gara-gara sistem seperti itu, langsung dicap haram?”
“Tentu saja. Sebab sistem seperti itu dzalim. Yang atas kerja santai tapi hasilnya besar. Yang bawah kerja keras tapi hasilnya dikit.”
“Hehehe… Saya mau pakai analogi ya: Ada buah apel yang terkena kotoran. Apakah apel itu lantas jadi haram?”
“Tentu tidak. Bersihkan saja kotorannya, maka apelnya halal dimakan.”
Nah! Seperti itulah sistem keanggotaan berjenjang.

Ecoracing memasarkan produk-produknya menggunakan sistem keanggotaan berjenjang, dan unsur-unsur haram yang melekat pada sistem tersebut telah dibersihkan semua. Bahkan bukan hanya yang haram. Unsur-unsur yang mempersulit member pun dipangkas habis semua.

BERIKUT PENJELASANNYA:
1. Di Ecoracing tidak ada kewajiban untuk merekrut member. Anda fokus jualan produk saja pun bisa.
2. Tdak ada sistem tutup poin. Sekadar info: Tutup poin adalah aturan yang menyebabkan hasil kerja kita menjadi sia-sia gara-gara tidak berhasil memenuhi target tertentu. Aturan ini pula yang menyebabkan banyak member MLM terpaksa membeli produk hanya agar target tersebut tercapai.
Alhamdulillah, di Ecoracing tidak ada sistem tutup poin seperti ini, sehingga para member bisa mendapatkan penghasilan dengan cara yang jauh lebih mudah.
3. Poin tidak pernah hangus. Bahkan poin yang sudah “ditukar” dengan reward tertentu pun tidak di-reset kembali ke nol, melainkan terus diakumulasikan untuk mendapat reward-reward berikutnya.
4. Seperti yang dibahas di atas: Sistem Ecoracing itu adil. Siapa yang bekerja, maka dia yang mendapatkan hasilnya. Walaupun posisi Anda di atas, tapi bila Anda tak mau bekerja, ya tetap tak akan sukses. Sementara Anda yang baru saja gabung namun langsung bekerja keras dan pakai strategi jitu, maka bisa mendapatkan Pajero hanya dalam hitungan 3 minggu. Dan hal seperti ini sudah biasa terjadi di Ecoracing.
5. Tidak ada kewajiban belanja bulanan
6. Tidak ada diskrimani level. Di bisnis MLM, sudah biasa bahwa yang levelnya lebih tinggi akan mendapatan bonus atau poin yang lebih besar. Di Ecoracing tidak seperti itu. Tidak ada pembedaan bonus dan poin berdasarkan level.
7. Tidak ada istilah turun level
8. Tidak ada target tertentu agar kita mendapatkan penghasilan. Begitu kita melakukan transaksi, langsung keluar bonusnya. Ada bonus harian, ada bonus mingguan, dan seterusnya.
9. Uang pendaftarannya murni untuk membeli produk. Contoh:
Untuk Paket Basic: Anda membayar Rp 1,5 juta namun dapat produk seharga Rp 2 juta.
Untuk Paket Stokis: Anda membayar Rp 46,5 juta namun dapat produk seharga Rp 62 juta
Artinya: Saat mendaftar pun Anda sudah dapat margin dari harga produk.
10. Jika berhasil merekrut member baru, Anda mendapat komisi 10% dari pembelian produknya, bukan dari pendaftarannya.
* * *
Nah, dengan fakta-fakta di atas, maka:
1. Sistem bisnis Ecoracing bersih dari unsur-unsur haram, sehingga MUI pun memberikan sertifikat halal untuk sistem bisnis ini.
2. Sistem bisnis Ecoracing sangat memudahkan para membernya dalam mendapatkan penghasilan, reward, bonus, dan poin.
Sehingga jangan heran: Sejak Januari 2018 hingga Mei 2019 saja, Ecoracing telah berhasil membagikan mocash (reward):
924 Mobilio
278 Pajero
16 Rumah senilai @ Rp 1 Miliar

Ini belum termasuk bonus-bonus dalam bentuk uang, yang ditransfer ke rekening member setiap hari, minggu, dan seterusnya.

 

Apakah eco racing riba?

Pada gambar di atas eco racing dikatakan halal karena ada unsur jual beli barang. Namun sebenarnya bukan seperti itu pengertian dari riba. Di website berikut dijelaskan ada 5 macam riba:
Macam macam riba dalam Islam

1. Riba Fadhl : Pertukaran atau jual beli barang dengan kuantitas, kualitas, atau kadar takaran yang berbeda.
2. Riba Qardh : Adanya persyaratan kelebihan pengembalian pinjaman yang dilakukan di awal akad perjanjian hutang-piutang oleh pemberi pinjaman ​terhadap yang berhutang tanpa tahu untuk apa kelebihan tersebut digunakan.
3. Riba Jahiliyah: Adanya tambahan nilai hutang karena adanya tambahan tempo pembayaran hutang disebabkan peminjam tidak mampu membayar hutang pada waktunya.
4. Riba Yadl: Transaksi yang tidak menegaskan berapa nominal harga pembayaran atau ketika seseorang berpisah dari tempat akad jual beli sebelum serah terima antara penjual dan pembeli.
5. Riba Nasi’ah: Penangguhan penyerahan atau penerimaan. Contohnya dua orang saling bertukar emas. Satu orang memiliki emas 24 karat ingin ditukar dengan emas 24 karat dengan timbangan yang sama. Akan tetapi emas 24 karat yang satunya baru diserahkan satu bulan setelah perjanjian transaksi disetujui masing-masing pihak padahal harga emas bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Pengertian lain:
Macam Macam Riba dalam Islam dan Hukum Riba

Dalam pengertian penulis jual beli riba adalah jual beli yang tidak adil atau tidak ada kepastian keuntungan atau kerugian pada saat melakukan kesepakatan jual beli. Ada unsur gambling didalamnya.

Bagaimanakah cara bisnis eco racing?

Eco racing sering ditawarkan dengan metode berikut, hanya dengan uang sekian bisa dapat mobil:

Bila itu benar tercapai maka itu adalah riba (keuntungan konsumen lebih dari yang dibayarkan), bila tidak tercapai maka selain riba (konsumen tidak mendapatkan apa yang dibayarkan), itu juga gharar / penipuan. Keberhasilan juga bisa disebut gambling. Apalagi karena bonus mobil juga tidak bergantung pada usaha sendiri tapi usaha dari orang lain yang juga tidak pasti. Keuntungan atau kerugian setelah akad bergabug ke eco racing belum jelas.

Orang bergabung ke eco racing juga bukan untuk beli produk tapi karena iming iming mobil, bebas hutang, dst. Barang dibeli hanya sebagai syarat agar bisa memulai bisnis. Dan bisnis utama bukanlah berjualan produk eco racing namun untuk mengembangkan jaringan, untuk mengajak orang lain mengeluarkan uang untuk gabung ke eco racing. Karena tanpa itu, tidak akan dapat bonus mobil.

Disebutkan di atas bahwa pendapatan tergantung pada kerja keras. Kerja keras yang dimaksud di sini adalah untuk “memotivasi” downline mereka untuk tetap mencari member baru atau untuk tetap membeli produk. Karena, penghasilan mereka akan sangat bergantung pada kerja dari member di bawahnya.

Unsur gharar atau penipuan pun ada. Oleh Jonsu Ginting disebutkan bahwa “Di Ecoracing tidak ada kewajiban untuk merekrut member. Anda fokus jualan produk saja pun bisa.” Namun bonus hanya akan diberikan oleh mereka yang rajin mempunyai downline. Poin hasil penjualan sendiri pun tidak akan bisa dipakai untuk mendapatkan bonus:
Website Jonru Ginting

Untuk fokus jualan juga sulit karena produk kompetitor lebih murah. Dan sekarang juga sangat banyak pesaing dari sesama member eco racing.

Disebutkan di atas bahwa tidak ada tutup poin, tidak ada kewajiban beli bulanan, tidak ada target untuk mendapatkan penghasilan. Namun hal ini tidak benar.

Penjelasan tutup poin:
Tutup Poin: Momok Bagi Pelaku Sales dan Bisnis MLM

Tupo alias tutup poin merupakan istilah lazim di kalangan member mlm atau network marketing, termasuk sales dan agen asuransi. Tutup poin biasanya dipersyaratkan oleh perusahaan supaya bonus tertentu bisa cair. Dalam pelaksanaannya, kewajiban tutup poin ternyata malah memberatkan member. Tidak jarang member harus keluar uang lebih banyak untuk membeli produk demi mencapai tutup poin, sementara bonus yang cair tidaklah seberapa.

Di eco racing ada kewajiban tutup poin, belanja bulanan dan target untuk mendapatkan penghasilan:

Jumlah penghasilkan yang didapat sangat bergantung pada berapa jumlah downline dan seberapa banyak downline melakukan repeat order. Untuk bisa mendapatkan bonus, maka ia harus melakukan repeat order (beli satu paket produk) tiap bulan, yang bila tidak salah nilainya 1 juta rupiah. Mmeber yang sudah bergabung lebih awal akan mempunyai keunggulan lebih tinggi selama ia masih tetap mau membeli ulang produk eco racing tiap bulan.

Ini juga yang membuat upline harus “kerja keras” untuk “memotivasi” downline agar menjual lebih banyak atau mencari member lebih banyak. Ini termasuk juga gharar, karena bonus yang di dapat di atas jauh lebih tinggid ari yang di bawah.

Penipuan dalam menjual produk juga banyak terjadi, seperti dijelaskan sebelumnya:

Seperti penulis pernah bahas sebelumnya, menjual dengan menipu atau tidak memberitahukan kelemahan produk membuat jualan menjadi tidak berkah.

 

Unsur dharar atau merugikan juga ada. Dari sisi konsumen (yang bukan member) sudah banyak keluhan seperti dibahas sebelumnya:
Eco racing ditantang ganti rugi bila moge rusak setelah pemakaian, ternyata banyak keluhan

link klaim produk
 

Unsur jahalah atau penyamaran juga banyak terjadi. Baik dari menutupi kelemahan produk atau dengan menipu soal tutup poin, dst juga sudah membuktikan itu.

Disebut yang jadi konsumen dan produsen riba sama sama dilaknat:
Riba Haram dalam Segala Keadaan, Benarkah?

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknati pemakan riba, orang yang memberikan / membayar riba, penulisnya, dan juga dua orang saksinya. Dan beliau juga bersabda, ‘Mereka itu sama dalam hal dosanya’.” (HR. Muslim).

btw, penjelasan halal dan haram di paling atas juga mencatut nama ustad Ahmad Sarwat seakan akan ustad tesebut mendukung eco racing. Hal ini menurut penulis termasuk menyamarkan dan menipu.

7 respons untuk ‘Eco racing itu haram, eco racing itu tidak berkah dan eco racing itu riba

  1. Setuju, semua MLM dan asuransi haram, makanya aku selalu jawab , maaf aku sedang puasa MLM/asuransi tolong jangan diganggu,, kalau ada yang nawarin begituan…

    Suka

  2. Iming-iming bayar 1,5 jt bisa dapat mobil. Bunyi iklannya itu jelas-jelas gharar dan riba, kok bisa bisanya klaim NO RIBA? Eko ngising eko ngising….. Coba lihat penjelasan ustadz Erwandi tentang MLM.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.