Mengapa bila RON bensin naik maka AFR / campuran bensin harus dibuat lebih kaya?


Penulis jadi ingin bahas lagi sesuatu yang sepertinya masih banyak yang tidak mengetahui, yaitu kandungan energi dari bahan bakar dan kaitannya dengan oktan. Yang membuat penulis ingin membahas yang pertama adalah pertanyaan dari bro Anrdri Eldana:

Anda gapaham kenapa lambda dibuat rich bahkan bilang itu tidak terlalu rich (disini saya bertanya tanya anda ini beneran pernah tuning atau engga)

Ini link di fb.

Yang kedua adalah artikel dari roda2blog:
Pertamax Turbo Turun Harga, Ini Efeknya Pada Mesin Jika Maksain Penggunaanya

Penulis sebelumnya sudah pernah membahas soal kandungan energi ini, jadi kali ini bahasannya akan “lebih singkat”.

Kita tahu bahwa untuk bisa menghasilkan tenaga maksimal atau paling irit maka AFR harus disesuaikan. Biasanya menggunakan referensi berikut:

Selain itu oktan bensin yang dipakai harus sesuai dengan kebutuhan motor. Kebutuhan oktan bisa naik atau turun karena bermacam hal, contohnya:

Namun sebenarnya AFR yang di atas itu adalah untuk bahan bakar ideal. Sementara itu kebutuhan AFR sebenarnya akan tergantung pada kualitas bensin yang dipergunakan. Dan kualitas ini bukan hanya oktan, tapi yang lebih penting lagi adalah kandungan energi, yang di tabel berikut disebut dengan nama energy value:

Kalau untuk hubungan AFR dengan polusi, cek artikel soal AFR.

Perhatikan bahwa pada tabel di atas angka AFR (tercantum sebagai stoichiometric) bisa berubah. Dan perubahannya bergantung pada kandungan energi (energi value).

Contohnya E-30 (bensin 30% ethanol) dengan RON 91-94 mempunyai stoichiometric 10,7:1. Sementara itu untuk pump gasoline, dengan RON 85-93, mempunyai stoichiometric 12,5:1. Padahal nilai oktan sama, tapi stoichiometric bisa beda. Beda stoichiometric terjadi karena bahan bensinnya beda.

Perhatikan bahwa Pertamax sepertinya mengandung ethanol:

Menurut penulis ini artinya bensin Pertamax mempunyai kandungan energi yang lebih rendah, karena kandungan energi dari ethanol itu rendah.

 

MTBE sering disebut sebagai penambah oktan yang baik. Tidak dipakai karena dianggap beracun. Di tabel berikut kita jadi bisa tahu mengapa MTBE penambah oktan yang baik. Selain nilai oktannya tinggi, kandungan energi juga besar. Perhatikan bahwa tabel berikut menggunakan AFR untuk irit. karena yang atas pakai high btu, yang ini penulis samakan:

 

Menjawab pertanyaan bro Andri Eldana, soal mengapa rasio AFR 10,43 : 1 penulis anggap tidak terlalu rich?

Ini karena penulis anggap kualitas bensin Pertamina jelek. Lalu ada informasi lagi:

Saya pake bensin dengan minimal RON 95, ntah total, pertamina, atau shell

Menurut penulis Pertamax Turbo bakal lebih sedikit lagi kandungan energinya. Maka rasio tersebut bisa jadi sudah pas. Karena kalau tidak, mengapa harga Pertamax Turbo setara Pertamax Plus?

Memang pada contoh di atas juga diperlihatkan bahwa dengan bensin racing, maka rasio bahan bakar tidak perlu diturunkan atau dibuat lebih kaya. Karena kandungan energi bensin racing tetap tinggi walau oktan jauh lebih tinggi. Tapi menurut penulis, bensin pertamax turbo bukanlah seperti bensin racing.

Namun bila ada yang sangat yakin kualitas pertamax turbo setara Sunoco, maka silahkan. Penulis nggak punya bukti.

btw oktan E-30 itu rupanya dihitung 70% x 12,5 + 30% x 6,5 = 10,7. Dengan perhitungan yang sama E-10 (asumsi Pertamax) = 90% x 12,5 + 10% x 6,5 = 11,28.

 

Ini bisa menjawab mengapa roda2blog merasa tenaga motor ngedrop saat pakai pertamax turbo:

Yang ketiga, jelas efeknya adalah tenaga menjadi drop. Ini pernah saya rasain sendiri, mengendarai sepeda motor trail Viar diisi Pertamax Turbo, wiss blass enggak bisa larii.

Namun menurut penulis tidak tepat bila ditunjukkan gambar piston jebol karena knocking. Karena yang terjadi hanya pembakaran yang tidak efisien saja.

Anggap saja bensin yang jadi acuan adalah premium. Lalu berikutnya pertamax turbo kita samakan dengan E-30.

Motor yang setelannya irit dan aman aman saja pakai premium, maka setelah pakai pertamax turbo tenaga jadi berkurang karena AFR jadi terlalu irit untuk bensin yang kandungan enegrinya lebih rendah.

Kalau motornya setelan AFRnya pas untuk tarikan paling enak dengan premium dan ok ok saja pakai premium, maka saat pakai pertamax turbo setelan AFRnya jadi nggak pas.

Tapi kalau motor setelan AFRnya boros dan tarikannya tidak enak, maka setelah pakai pertamax turbo bisa jadi makin enak dan jos.

 

Motor penulis Suzuki Spin sekarang ini idealnya menggunakan premium (bila pro capacitor terpasang). Berikut urutan tenaga motor dimulai dari yang paling sip:
1. premium
2. pertamax
3. pertamax turbo
4. pertalite

Perlu diingat bahwa motor penulis mempunyai setelan yang iritnya melebihi yang dibolehkan bengkel. Bila kandungan energi bensin berkurang, maka tenaga motor akan berkurang, motor juga jadi lebih boros. Untuk meniru hasil uji coba penulis, maka motor harus bisa berjalan ok dengan bensin premium.

Karena motor sudah berjalan normal pakai premium, maka penggunaan aditif penambah oktan justru merugikan karena kandungan energi bensin jadi berkurang. Oleh karena itu yang pakai pro capacitor sebaiknya jangan pakai aditif lagi. Malah rugi.

Uji coba ini membuktikan bahwa kandungan energi dari bensin oktan tinggi itu lebih kecil dari bensin oktan rendah. Jadi kalau ada yang bilang kandungan bensin pertamax turbo sama dengan premium, maka penulis tidak percaya. Penulis menganggap wajar bila ada motor yang menggunakan campuran bensin yang kelihatannya rich.

Penulis nggak bisa kasih bukti lain karena cari data kandungan energi bensin itu sangat sangat susah. Tentunya ini bisa diselidiki juga dengan melakukan tuning AFR motor dengan fokus cari tenaga maksimal dari semua range AFR dan tidak menanganggap 12,5 sebagai rasio ideal.

Menurut penulis sebenarnya para pemilik motor tidak terlalu khawatir pakai bensin oktan tinggi. Karena menurut penulis harusnya motor matik sekelas Honda beat pun butuh bensin yang oktannya lebih tinggi dari Pertamax. Apalagi bila motornya adalah Vario, PCX, ADV atau CBR. Untuk kendaraan seperti ini, maka pakai bensin oktan tinggi akan lebih tinggi tenaganya.

11 respons untuk ‘Mengapa bila RON bensin naik maka AFR / campuran bensin harus dibuat lebih kaya?

  1. Klo motor kompresi rendah ya mending pake Premium mentok ya Pertalite. Gw pake RGR/Ternoda, BBM pake Pertamax malah kerak nya banyak banget padahal olinya Ene#s 2T. Tp dengan olsam yg sama pake Premium ya aman jaya. Entah lah…

    Suka

  2. berarti benar pake pertamax di motor bebek jupie z 110 ane kayak gak ada peningkatan tenaga sama sekali, respon mesin malah terasa kurang nendang gak kayak pake premium, baru terasa enaknya kalo motor di geber kencang 75-80 kpj up. dari sini ane simpulkan bensin premium itu emang paling cocok buat kendaraan kebutuhan sehari2 yg dipakenya sebagian besar kecepatannya masih dibawah itu. CMIIW

    Suka

  3. Pantesan saya merasa tenaga kurang spontan pas pake pturbo, jauh lebih enak pake vpower. Padahal saya kira dengan harga sama nambah ron +3 sudah pas untuk kompresi motor saya. Akhirnya cukup terjawab prasaan bingung saya. Apakah dengan mengganti busi dengan iridium akan berpengaruh dengan peningkatan energi? Maaf kl pertanyaanny agak silly.

    Suka

    • Wah, berarti kandungan energi di pertamax turbo memang lebih kecil dari VPower. Tapi penasaran juga, sebenarnya oktan VPower itu berapa ya?

      Busi iridium disebut bisa menyala lebih mudah:
      Iridium Spark Plugs

      Independent tests have shown that installing Bosch Iridium spark plugs can reduce voltage demands by 24%

      Keunggulan lain adalah umur yang lebih panjang:
      Why choose Iridium Spark Plugs

      Long life span: Every customer wants that their spark plug must last longer, that they don’t have to hustle in short time span to change it. If you want to drive hassle-free, without the worries of getting your spark plug change at small intervals, then you must go for iridium spark plugs. It is estimated that iridium spark plugs lasts for at least 40,000 miles and can go up to 60,000-80,000 miles as well based on the vehicle driving conditions & its service on scheduled time.With such life span, an iridium spark plug is worth investing for.

      Tapi rasanya itu tidak dimanfaatkan (mungkin perlu buat artikel tersendiri).

      Dari keterangan resmi pabriknya sendiri tidak ada klaim energinya meningkat. Justru bisa menimbulkan masalah bila sama yang jualan kita dipaksa untuk beli versi yang sebenarnya hanya cocok untuk mesin modif (busi dingin).

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.