Keraknya oli PAO kok justru lebih parah dari oli mineral?


Di forum Bob is the oil guy ada postingan berikut, ada yang mempertanyakan mengapa kok keraknya oli PAO justru lebih banyak:
Deposit formation of dino vs. PAO vs. POE

Seems to me the PAO’s deposits were worse than mineral oil?

Hal ini terasa aneh karena selama ini semua orang kan pada ngomong bahwa PAO itu keraknya lebih sedikit dari oli mineral:
PERBEDAAN PELUMAS SYNTHETIC DAN MINERAL

Keunggulan oli sintetik:

  1. Oli sintetik cenderung lebih stabil pada temperatur tinggi (less volatile) sehingga memiliki kadar penguapan yang rendah.
  2. Dapat mengendalikan atau mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin
  3. Melumasi dan melapisi logam lebih baik sehingga mencegah terjadi gesekan antar logam yang berakibat kerusakan mesin
  4. Lebih awet (tahap terhadap oksidasi)
  5. Menjaga mesin lebih dingin (mengurangi gesekan)
  6. Dapat membersihkan mesin dari kerak oli mineral

Kekurangan oli sintetik:

  1. Harganya yang cukup mahal (2-4 kali lipat harga oli mineral)

Keunggulan oli mineral:

  1. Saat mesin (piston dan blok piston) dalam keadaan baru dianjurkan untuk menggunakan oli mineral. Struktur molekul oli mineral yang tidak rata dapat membuat komponen dan suku cadang mobil saling menggikis satu sama lain sehingga komponen mesin baru bisa bertaut dengan pas dan beradapatasi dengan mekanisme.
  2. Harganya yang jauh lebih murah dibandingkan oli sintetik

Kekurangan oli mineral:

  1. Stuktur molekul yang tidak seimbang
  2. Meninggalkan kerak pada komponen mesin

Secara eksplisit disebut oli mineral itu bakal menghasilkan kerak dan oli sintetik bisa membersihkan kerak. Lalu mengapa yang gambar di atas kerak PAO justru lebih banyak?

Sebenarnya soal PAO menghasilkan kerak juga disebutkan di lembaga oli Noria:
Noria Corporation – Polyalphaolefin (PAO) Lubricants Explained

Forms hard deposits in reciprocating compressors

Namun yang berikut ini yang bagi penulis lebih meyakinkan, buletin keluaran Mazda yang melarang pemakaian oli sintetik di mobil sport Mazda yang mesinnya rotary:

Disebut bahwa Mazda melarang penggunaan oli sintetik atau campurannya pada semua mesin rotary, termasuk juga RX-8
Review Mazda RX-8 SE3P MT 2005

Oli sintetik dilarang karena:
1. Bakal merusak seal yang memisahkan ruang oli dengan ruang pembakaran.
2. Bakal menimbulkan kerak yang cukup banyak pada bagian udara masuk

Berikut gambarannya:

Berikut gambaran cara kerja mesin rotary:

Pemakai mobil Mazda dengan mesin rotary diwajibkan untuk pakai oli yang murni mineral.

Ini membuat penulis teringat soal larangan pakai oli sintetik kalau untuk break in:
Selection of the Right Motor Oil for the Corvair and other Engines By Richard Widman

28. Don’t believe the myth that you can break in a rebuilt engine with synthetic oils. The argument that new cars come with synthetics so you can break in a rebuilt engine is totally false. None of us has the same work conditions, torque wrench calibrations or parts that the factory has. Use high quality mineral oil until the consumption stops; then switch to synthetic if you want maximum protection. Note: The use of Chrome or Moly rings in your rebuild will extend the break-in period. Don’t switch over to synthetics until oil consumption has (basically) stopped.

Apa karena kerak?

3 respons untuk ‘Keraknya oli PAO kok justru lebih parah dari oli mineral?

  1. penjelasan di artikel ini akan mungkin bakal dihindari sekali oleh para pedagang yg ngejual oli berbahan dasar PAO, yg sering mengagung2kan keunggulan oli PAO nya tersebut, taulah kenapa dan siapa si fulan bin fulan nya, wkwkwkwkwkwk . . . .

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.