Mobil Tesla jadi sorotan karena bisa melaju sendiri, beginilah bila kendaraan dikuasai software


Seperti kita tahu manusia tidak sempurna. Apalagi alat buatannya. Makin kompleks alat yang dibuat, maka makin banyak kemungkinan terjadinya bug. Dan sepertinya ini yang sedang terjadi pada mobil Tesla. Sekarang lagi dituding mobilnya bisa berakselerasi sendiri:
Tesla Might Have An Unintended Acceleration Issue As Regulators Investigate Over 120 Claims

NHTSA akan menyelidiki berdasarkan dari petisi dan informasi dari 127 orang konsumen Tesla. Yang aneh banyak yang terjadi justru ketika mobil sedang diparkir:
Motor Vehicle Defect Petition to Recall All Tesla Vehicles Due to Sudden Unintended Acceleration

Bisa baca semua testimoni di link di atas. Ada yang mobilnya melaju lebih kencang dari yang lain. Pas lagi di lampu merah tiba tiba mobil jalan sendiri. Pas mobil habis dikunci (mestinya pakai remote ya) tiba tiba mobil jalan sendiri, dst.

Dari pabriknya sendiri membantah hal itu, dan bilang bahwa petisi itu cuma usaha untuk menjatuhkan harga sahamnya Tesla.
Tesla Slams Unintended Acceleration Issues As ‘Completely False’, Says Was Sparked By Short Seller

Tapi melihat banyaknya testimoni, hal itu meragukan. Yang jelas hal ini sedang dalam penyelidikan NHTSA.

Bila ini benar, mungkin sebaiknya perlu dikurangi peran serta software dalam pengendalian kendaraan.

6 respons untuk ‘Mobil Tesla jadi sorotan karena bisa melaju sendiri, beginilah bila kendaraan dikuasai software

  1. Lho sampeyan pernah bertanya ga kenapa mobil/motor listrik tiba-tiba menjadi hype dengan kampanye masif? Sebenarnya bukan serta merta masalah lingkungan. Itu hanyalah cara agar orang-orang mau menerima.
    Mobil listrik mengalami perkembangan signifikan sejak kehadiran teknologi 3G dan sekarang menuju 5G. Yaitu meng’IOT’kan semua kendaraan, kenapa? Ya tentu saja kendali jarak jauh dari tangan tak terlihat. Kenapa kendaraan dengan electric motor? Ya karena anda bisa mengambil kendali penuh dengan tingkat presisi yang tinggi. Apa maksudnya? Motor bakar lebih rentan rusak dan gap kendali yang besar karena ada transmisi terlebih yang manual, sedangkan motor listrik lebih hening dan durable pun dengan torsi yang hadir dari awal, seorang pengendali jarak jauh bisa mengarahkan mobil lebih cepat karena respon instan dari motor listrik dan tanpa ada deru mesin lebih banyak orang menjadi tidak sadar ketika dikendalikan. Tujuannya adalah jelas, kendali terhadap warga dan mereka bisa membuat skenario apapun dijalanan.

    Suka

    • Rasanya lebih ke alasan lingkungan. Orang juga dipaksa beli dengan alasan lingkungan. Kalau teknologi wireless, rasanya itu tidak terlalu membantu.

      Untuk soal durable mesin, menurut saya lebih awet mesin bensin. Karena mesin utama dari kendaraan listrik adalah baterai. Walau ada yang garansi seumur hidup, tapi untuk Indonesia maksimal garansi cuma 2 tahun setahu saya.

      Tapi iya, dengan teknologi elektronik. Kendaraan jadi bisa dikendalikan komputer. Dan ada opsi dikendalikan remote atau bahaya kendaraan di hijack.

      Suka

  2. Software mau apapun rentan cracking dan hacking. Motor 2 tak buat gw tetep idola. Tunggu 2026 apakah 2 tak akan kembali ke MotoGP atau tidak. Klo 2 tak kembali ke F1 dan lebih powerfull + lebih efisien mgkn fanboi 4 tak akan gigit batang klep ama rantai keteng nya.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.