Nih, bukti bahwa minyak goreng bisa menetralisir efek nano technologynya eco racing


Sebelumnya muncul keluhan dari rider yang mencoba eco racing:
Masyarakat Anti Ponzi:

Lazuardi Lesmana: Irit bijimatalo meledag, yg ada rusak bos. Motor gue coba make pil koplo ginian, baru dua bulan penggunaan, bermasalah. Turun mesin, ganti Assy fuel, piston berkerak sama blok mesin, klep bocor. Halah, gausah overclaim deh kalo produknya useless.

Addie Milagros: Lazuardi Lesmana sama bro padahal cuma di kasih 1 pil sama temen, eh sebulan kemudian lgsg turun mesin. Karbu nya ada kerak nya 🤦‍ . niat temen gue mau kasih pembuktian eh gag tau nya motor gue bonyok 🤦‍ ampe skrg gue gag berteman lg ma tuh temen, padahal mantan dosen gue 🤦‍

Rizki Wahyu Firdaus Temen saya pake mbeat fi tahun 2013, dikasih sama temen nya 1 tablet langsung dimasukin ke tangki, beberapa hari aman, sampe akhirnya motor nya brebet2 dibawa ke beres ga beres juga,

Problem terutama adalah kerak di sistem bahan bakar dan ruang pembakaran. Oleh eco racing, ini disebut sebagai nano technology:

Kejadian tersebut menurut penulis semacam dengan yang terjadi ketika kapur barus dipakai secara overdosis oleh Project Farm:

Dari uji leleh memang ditunjukkan bahwa eco racing yang dilelehkan bakal melekat sangat kuat di sendok:

Sifat nano tecnology eco racing ini sering jadi bahan pembanding dari aditif produknya Hedy Octaviano (sempat jualan di eco racing juga, sekarang sudah enggak) yang dijual di banyak MLM. Ditunjukkan bahwa aditif saingan eco racing tidak menempel di sendok. Dan penulis juga sudah tunjukkan bahwa mencampurkan bio 1 racing bisa membuat eco 1 racing tidak lagi menempel di sendok.

Nah kali ini penulis ingin menunjukkan bahwa minyak goreng pun bisa mencapai hal yang sama. Ini juga pendukung teori bahwa menambahkan minyak goreng di oli mesin atau menambahkan margarin di tangki bensin bisa mengurangi efek nano technology dari eco racing.

Berikut videonya.

Terbukti bahwa hanya dengan satu tetes minyak goreng, eco racing tidak lagi melekat di sendok.

Cuma penulis curiga, apa hal yang sama bisa terjadi bila dipergunakan oli dengan kemampuan pelarutan yang payah? Seperti misalnya oli grup III atau PAO. Sayang penulis nggak punya dua duanya dan nggak minat pakai oli seperti itu.

2 respons untuk ‘Nih, bukti bahwa minyak goreng bisa menetralisir efek nano technologynya eco racing

  1. Saya pilih margarine pak Cahyo, saya sdh coba migor di bensin atw oli samping. Hasilnya kurang baik, krn deposit karbon migor di ruang bakar susah dibersihkan. Saya sdh coba di kymco dan ninja 2tak. Di ninja saya campurkan jg migor di oli sampingnya selajn di bensin. Alhasil setelah beberapa bulan super kips nya macet. di kymco pada piston dan head juga klep banyak deposit karbon, hingga sempat loss kompresi. Kemudian saya coba tambhkan minyak hydrolic di oli samping, setelah beberapa hari super kips mulai bs gerak lagi (sy tdk bawa ke bengkel utk dibersihkan). Utk kymco saya blm lihat lg ruang bakar dan piston. Tapi dari suara knalpot terdengar lebih keras dari sebelumnya. Hasil lebih positif lg setelah saya tambhkan margarine. Ninja saya lebih keluar lagi suara knalpot nya. Terimakasih

    Suka

    • Wah, sip. Sebelumnya saya anggap sama saja. Tapi rupanya kalau untuk kerak minyak goreng kurang bagus dipakai di bensin ya. terima kasih banyak informasinya. baru tahu juga minyak hidrolik punya efek itu.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.