Ralat, bos MotoGP ternyata nggak perduli jumlah motor homologasi WSBK, yang penting harganya


Penulis sebelumnya salah terjemah untuk pernyataan Carmelo Ezpeleta tentang batasan di WSBK. Perbedaan terjemahan membuat arti bisa bertolak belakang:
Ezpeleta: “Kawasaki voleva una wild card in MotoGP per la Superbike”

Berikut ucapannya, ada yang nggak konsisten:

“I think SBK is necessary because there is a need for motorcycle racing derived from production models. Indeed, if it were up to me, they would be even more standard, because they already have incredible performance.

I also know, however, that there are important differences between the models: the Ducati is ready to race with the bike it sells in dealers, the Honda needs more preparation”.

Is there solution?
“The cost of the bikes: I’m not really interested in anything else, not even the minimum number of homologated bikes. For example, let’s set the price cap at 45 thousand euros, we take away the cost of the production bike and the rest is for its preparation. I think it would be a good idea, of course while respecting safety standards and managing to level performance. Nothing else is needed. Dorna is working hard to do well in SBK, regardless of whether it is the second division. Do you want to know something curious?”.

Di paragraf pertama dikesankan bahwa Ezpeleta ingin motor menjadi lebih standar karena performa sekarang sudah terlalu hebat.

Lalu di paragraf kedua disebutkan perbedaan ekstrem antara motor Ducati yang tinggal pakai dengan motor Honda yang harus dimodif banyak dulu.

Lalu di paragraf ketiga ia menyebtkan solusi nya adalah pembatasan dari sisi harga. Nggak penting motor homologasinay berapa, yang penting harganya saja dibatasi. Harga itu adalah harga motor di dealer sama modifnya.

Jelas ada yang nggak konsisten. Disebut pingin motor lebih standar, tapi lha kok harganya dipatok tinggi. Motor sport biasanya harganya sekitar 25 ribu euro. Tapi kok dipatok harganya 45 ribu euro?

Lalu kemudian soal modif. Rasanya percuma diberi “keleluasaan” seperti itu karena batasan nggak cuma soal harga, tapi juga misalnya ukuran bore harus tetap, dst. Mana bisa fair?

Lagipula dengan harga segitu, tentunya kalau beli motor pastinya dapat motor yang lebih dari standar kan?

Juga ada kekhawatiran bahwa nanti homologasi dicabut? Jadi nanti motor yang cuma diproduksi 20 buah saja boleh ikutan? Mungkin jadi rame nih. Dan pabrikan bisa bebas buat motor aneh aneh.

4 respons untuk ‘Ralat, bos MotoGP ternyata nggak perduli jumlah motor homologasi WSBK, yang penting harganya

  1. 45 ribu euro supaya motor semi eksotis V4R bisa ikut balap, udah pake V4-90°, desmodromic dan kopling kering pula, sebetulnya kalo kita pikir lagi pemakaian desmodromic itu tergolong “cheating” sih, lha gimana ngga teknologi itu memungkinkan ducati bisa ngepush limit RPM engine jadi lebih tinggi tanpa takut floating dibanding rata2 superbike lain yg masih pake per klep 😁😁.

    *tentu paham apa benefitnya

    Suka

  2. Aye kalo nonton balapan motorgp cuma pas ada umbrella girl abis itu doank yg menarik.. motornya jelek, pembalapnya pada norak, pemenangnya bisa ditebak..
    Membosankan..

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.