Suzuki GSX-R1000R nggak cuma makin keren, baru tahu kalau canggih juga


Memang kalau Suzuki serius itu peningkatan motor bisa ketahuan. Seperti contohnya motor Suzuki GSX-R1000R. Selama ini penulis anggap tampilan depannya jelek:

Tapi eh ternyata, bagian yang jelek di tampilan depan dirubah warnanya sehingga sekarang jadi kelihatan bagus:

Ini kalau lebih dekat:

Perubahan tampilan lebih drastis daripada kalau GSX-R125 diganti warna:

 

Tampilan belakang GSX-R1000R masih istimewa:

Perubahan GSX-R1000R nggak itu saja. VVA masih ada:

Desain train finger follower cam valve dibuat lebih ringan sehingga rpm lebih tinggi:

Saluran hisap untuk silinder 2 dan 3 dibuat khusus sehingga pemakaian di rpm rendah lebih enak karena model begitu efeknya kalau rpm rendah seperti intake panjang, sementara di rpm tinggi ngeplong:

Injector juga diletakkan di atas, mestinya semprotan bensin jadi lebih mudah turun dan tercampur udara dan menghindari nempel ke dinding intake:

Desain knalpot juga dioptimasi:

Desain tersebut mengingatkan penulis pada metodenya Mazda dengan mengurangi gas buang di ruang bakar pakai merubah knalpot:
Mesin Mazda Skyactiv kompresi 14:1 tapi bisa pakai pertalite? Sayang nggak bisa untuk motor

Hasilnya kompresi mesin bisa ditingkatkan dan katanya masih aman pakai pertalite:

Dan kebetulan kompresi mesin dari GSX-R1000R adalah 13,2:1. Tenaga maksimal 197 PS, torsi maksimal 107 Nm. Berat 203 kg. konsumsi bahan bakar 16,6 km/liter.

Motor sudah dilengkapi dengan IMU 3D ala MotoGP. Artinya ABS dan traction controlnya bisa berfungsi baik di tikungan juga. Tapi lebih canggih karena ECU bisa respon setiap 0,004 detik.

Ditambah dengan 3 mode riding, 3 mode ABS dan 10 mode traction control.

Speedometer cukup njelimet sih:

Suspensi pakai yang setara Ohlins twin tube, sekalian warnanya disamakan:

9 respons untuk ‘Suzuki GSX-R1000R nggak cuma makin keren, baru tahu kalau canggih juga

  1. tapi panel takometer model bar graph gitu gak suka ane, malah terlalu simple dan kurang akurat, herannya kenapa sekarang banyak motor cc kecil dimari juga pake model tako bar graph gituan, coba kita lihat macam CB, CBR, Sonic, GTR 150, New MX-King, R15 VVA, Aerox 155, Suzuki bandit, gsx s, gsx r, satria fu fi 150, semuanya pada kompak pake model bar graph, dibilangnya juga canggih dan kekinian, tapi secara fungsi dan kenyamanan baca malah menurun, mending paduan analog dan digital macam punya MX King old. kalo mau dibilang canggih tapi fungsi tetap bagus dan nyaman itu ya panelnya Panigale V4R, CBR1KRR-R, atau New S1KRR

    Suka

    • Setuju. Memang jadi lebih sulit lihatnya. Oleh karena itu jadi muncul shift light indicator. Sesuatu yang redundan kalau indikator rpmnya nggenah.

      Motor mahal pakai TFT tampilan analog karena respon speedonya kencang. Kalau motor murah, responnya luambaaat. Sedetik baru respon. Sudah kadung overrev kalau dituruti.

      Suka

      • Merubah spedo dari full analog ke analog-digital ke full digital (versi sekarang) buat pabrikan effortnya ga besar, contoh price list spedo old vixy harga 655k, nva 700k, vixiR 775k.. Tapi komen (sebagian besar) masyarakat dan blogger beda banget, oh masih manual, wuih sudah full digital
        Tungguinlah barang 5 tahun sekian tahun lagi, pasti pada waktunya TFT semua dan bentuk bisa racing wanabe
        Kalo sekarang TFT wani piro, mending duitnya buat keyless sama ABS yg lebih berguna dan menjual

        Suka

      • btw pake panel model digital monochrome macam kebanyakan motor jaman now itu klo mnurut ane malah kemunduran, balik lagi ke jaman game watch dulu, itu maju mundurnya tacho ibarat kayak permainan tetris gimbot dulu, ekekekek…

        Suka

Tinggalkan Balasan ke sucahyoaji Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.