Memilukan, masker sekali pakai dimubazirkan untuk selfie dan gaya, sementara yang butuh nggak kebagian


Sekarang ini yang ramai menjadi perbincangan adalah topik virus Corona. Dan yang gaul pun tidak mau ketinggalan tren dan menciptakan tren baru selfie pakai masker sekali pakai:

Dengan selfie pakai masker mungkin merasa sudah menjadi bagian yang care terhadap wabah virus Corona. Padahal justru sebaliknya. Selain jadi menyianyiakan masker, yang mereka lakukan tidak mencegah penularan virus, efek lainnya adalah petugas kesehatan yang butuh jadi nggak kebagian. Padahal mereka ini yang harus berhadapan langsung dengan pasien yang tertulari virus Corona. Di cina malah hampir 30% yang ketularan:
More than 500 healthcare workers in Wuhan have gotten the coronavirus. One study found that 29% of infections were in medical staff.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu alasannya adalah karena alat kurang.

Memang ada yang menganjurkan:
6 Tips Menjaga Diri saat Berada di Luar Rumah untuk Cegah Virus Corona, Jangan Lupa Pakai Masker

Jadi, menggunakan masker saat ingin ke luar rumah, terutama ke tempat yang ramai, adalah pilihan bijak.

Tapi sebenarnya mubazir bila orang pakai masker. Bahkan dari WHO pun tidak menganjurkan.

Lihat saja anjuran pencegahan virus Corona berikut. Nggak disebut suruh pakai masker:

Bahkan di ruang tunggu pemeriksaan rumah sakit saja diilustrasikan bahwa hanya yang suspect saja yang disuruh pakai masker:

Pernyataan eksplisit untuk tidak usah pakai masker juga ada:

 

Selain itu yang pakai masker seringkali sembarangan, sehingga bikin penggunaan masker jadi mubazir atau malah justru jadi sumber penyebaran virus Corona.

Seharusnya pemakaian serius masker itu rumit. Seperti ditunjukkan WHO berikut ini (link archive, entah mengapa, setelah penulis pakai referensi kok linknya hilang)
Q&A WHO

Perhatikan bahwa sebelum pakai masker harusnya cuci tangan dulu. Pakainya tidak terbalik. Tidak pernah pegang masker sebelum cuci tangan sebelum dan sesudah. Bila melepas, langsung cuci tangan juga.

 

Kalau pakainya untuk seharian, sebaiknya beli selain yang sekali pakai. Buat sendiri sudah cukup. Toh cuma untuk gaya gayaan karena pakainya tidak serius. Sapu tangan, selendang, handuk, dasi pramuka, tisu basah dobel dikeringkan, dll masih banyak yang bisa dijadikan alternatif. Mau mantap bisa pakai copper mesh untuk menghilangkan bau. Lebih keren selfie pakai masker inovasi sendiri.

Medis nggak bisa pakai cara seperti itu karena harusnya tiap pasien itu satu APD.
Cerita Rumah Sakit Siasati APD Petugas Medis Corona

Banu mengatakan, karena pasien terus berdatangan, banyak petugas medis yang terus menggunakan APD. Padahal satu kali pakai APD mestinya hanya untuk satu pasien. “Mereka pakai APD hingga pulang atau pergantian shift kerja, padahal itu kan panas sekali,” kata Banu.

Kekurangan APD ini bikin mereka takut. Sehingga ingin mogok kerja:
Amnesty dan 5 Organisasi Kesehatan Desak Jokowi Penuhi APD

Menurut Usman, hingga saat ini, distribusi APD belum adil dan merata. Distribusinya juga masih sangat lambat sehingga banyak tenaga kesehatan yang harus bergantung pada satu APD selama berjam-jam. Usman mencontohkan, situasi di Kendari. Para tenaga kesehatan mengancam melakukan mogok kerja bila mereka tidak dilengkapi alat perlindungan diri yang sesuai dan memadai.

“Sekarang pengurus organisasi kesehatan tingkat nasional menyatakan protes terbuka untuk mogok kerja sementara bila alat-alat pelindung dasar tidak tersedia,” ujar Usman.

Ingat bahwa ada resiko meninggal bila tertulari virus Corona.

Jadi untuk sekarang ini, pakai masker dalam keadaan sehat itu tidak keren. Jadinya malah seperti orang egois atau selfish.

4 respons untuk ‘Memilukan, masker sekali pakai dimubazirkan untuk selfie dan gaya, sementara yang butuh nggak kebagian

  1. Haha.. jadi inget dulu waktu turing saya pernah gaya pake slayer tembaga sampe ada yg berujar ‘lho ini bukannya daleman gorden ya?’
    Yaaahh.. alhamdulillah batal deh nyombong..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Bahaya false safety, mandi disinfektan tidak musnahkan virus corona, thermo gun tidak efektif | Mengupas soal motor Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.