Untuk motor matik yang bener itu pakai oli sport, pakai HDEO itu yang justru salah


Penulis merasa heran juga dengan komentar bro duar nmax:

motor skupi kok pake oli motor sport?
awkoawkaow lawak lu gan

Kesannya kalau pakai motor matik maka olinya harus pakai oli matik. Pakai oli untuk motor sport di motor matik itu dianggap menggelikan. Kalau di Honda, MPX-2 dan SPX-2.
Resmi Rilis, Nih Daftar Harga Pelumas AHM Oil Terbaru… Tersedia SPX Dan MPX !!

Terserah mau ditertawakan, penulis justru nggak pakai oli tersebut. Mengapa?

Mari kita simak dulu fakta dari sisi perilaku mesin diesel, mesin matik dan mesin sport.

Dashboardnya mobil diesel yang pakai HDEO (truk dan bus) itu seperti ini:

Bisa lihat sendiri kan berapa redlinenya? sekitar 2250 rpm.

Dashboardnya motor matik itu seperti ini, ini motor yang VVAnya mulai aktif di 6500 rpm:

Redline anggap saja sekitar 7500 rpm.

Dashboardnya motor sport seperti ini. Ini versi murahnya motor sport:

Redline sekitar 9500 rpm.

Sekarang lihat olinya:

Bisa dilihat sendiri kan yang kekentalannya lebih mirip dengan HDEO yang mana? Oli untuk motor sport. Dan oli motor sport jelas dirancang untuk rpm tinggi juga. Nggak kayak oli yang dibuat khusus untuk mobil truk atau bus.

Kok bisa diketawain pakai oli motor sport di motor matik?

Asli nggak paham.

34 respons untuk ‘Untuk motor matik yang bener itu pakai oli sport, pakai HDEO itu yang justru salah

  1. klo ane sih oli motor sport d matik sih engga masalah, pernah coba. nah klo oli matik ke motor sport engga pernah coba.

    Suka

  2. BTW motor metic low end macam beat ato mio boleh gak ya Om pake oli single grade kayak Mesran B-40?

    Suka

    • itu yang ILSAC GF-4 olinya apa motornya ya? Apa memang mesin motor di Indonesia sudah memenuhi standar ILSAC GF-4? terus terang saya ragu banget. Dan di jalanan juga sangat banyak motor suaranya kasar.

      Bisa disebutkan itu suhu oli di grup mana?

      Suka

      • Btw motor suara kasar gak selalu mesin rusak, oli encer juga bisa bikin kasar, tapi apa artinya rusak?

        Kalau mau halus pake oli kental, teori gampangnya kaya ngaduk air di gelas, isi susu, isi kopi sama isi air biasa suara beradu sendok dan gelasnya akan lebih kencang yang mana? hehe

        Suka

        • kasar yang saya maksud bukan yang berhubungan dengan kekentalan. Kasar karena oli lebih encer itu harusnya nggak bikin suara mesin seperti amplas.

          Di motor matik yang rpmnya terbatas, mesin makin kencang itu harusnya makin halus suara mesinnya. Karena dengan kecepatan pergerakan komponen yang tinggi, film strength akan jadi lebih kuat.

          Tapi oli di Indonesia itu rata rata jelek. Aditif VI improvernya jelek. VI improver itu harusnya bisa bikin SAE 10W jadi SAE 30 (10W-30) di suhu tinggi. Tapi kalau jelek, SAE 10W cuma bisa jadi SAE 20 atau lebih rendah lagi kalau dipakai kencang.

          Jadinya kalau dipakai kencang, suara mesin malah jadi makin kasar. Ini saya alami sendiri waktu pakai MPX-2. Padahal km masih sekitar 400 km setelah ganti oli itu. Top speed saja sampai cuma kuat 90 km/jam. Setelah ganti oli yang lebih nggenah, bisa jadi 100km/jam dan suara mesin halus lus.

          kualitas oli itu tidak bergantung pada SAE nya oli.

          Suka

      • Berbagi pengalaman aja. Kena racun anak2 Vario. Pake HDEO udah sekitar 6 taunan, motor Vario 125 bohlam 2014. Turun dari dealer langsung ganti pake PFG, sempet pake Amsoil Signature dan Total, sekarang balik lagi pake PFG. KM udah 80 rb an dan masih joss. Rata-rata pemakaian oli PFG di 7500 km. Pernah 10 rb an yg Amsoil ato sekitar 1 taun kaga ganti oli. Penyusutan oli masih wajar. Motor masih halus pisan Udah kaga mau pake oli standar lagi. Piss om

        Suka

        • Terima kasih sharingnya. Memang kalau oli mahal pertamina, total dan amsoil kualitasnya ok. Mereka beneran taruhan nama. Memang oli motor bagus. Oli memang umurnya lama. Apalagi kalau pakainya nggak pernah kencang.

          Jangankan yang mahal, buatan pertamina yang murah pun juga ok. Kedua motor saya, Honda Beat eSP dan Suzuki Nex II sudah lebih dari 7 ribu km pakai PFT Ungu, dan tetap saja masih halus suaranya, bahkan setelah dipakai kencang sekalipun. Di Suzuki spin saya juga sering pakai 6 ribu km untuk mesran super. Tambah minyak goreng sih. Kalau nggak tambah pastinya lebih pendek.

          Dulu pernah ada yang tanya di pertaminaracing.com. PFG memang bisa dipakai di motor, namun pemakaian jadi separuhnya dari di mobil. 7500 km .

          Suka

  3. jadi intinya, ane mau tau apa bisa oli single grade kayak mesran B-40 dicekokin ke metic low end beat ato mio?
    soalnya ane mau cari yg murah dan kalo mau ningkatin performa pelumasannya tinggal kasih margarine, hehehe . . .

    Suka

      • soalnya yg namanya oli mesran B40 itu jadi andalan buat motor balap road race 4 tak jaman tahun 2000an Om, yg mana motor race 4 tak saat itu RPM mesinnya sudah bisa tembus 16.000 RPM lewat Suzuki Shogun 110 salah satunya. yaahh namanya buat balap jadi oli harus selalu diganti ditap tiap kali selesai race, mungkin mereka carinya oli yg murah namun mutunya gak murahan yg bisa diandalkan saat balapan.

        Suka

  4. Paling bagus ya pakai oli sesuai peruntukannya. Ada harga ada rupa. Saya pakai shell advance ultra sae 5w-40 di beat karbu. Penggantian antara 4-5 bulan sekali dan itu belum 2000 km karena pemakaian jarak dekat. Nggak terlihat ada penguapan. Pernah dulu sekali coba oli motor sport Castrol Power-1 sae 10w-40, getaran mesin jauh lebih terasa dan tarikan agak berat.

    Suka

    • Nggak selalu ada harga ada rupa kalau untuk oli mesin, tergantung merek dan bahan oli juga.

      Tergantung dari pemakaian juga. Kalau nggak esktrem maka cukup banyak oli yang bisa dipakai. Kalau sudah ekstrem seperti saya, ada gas pol tiap hari, maka kualitas harus bagus (walau harga nggak butuh mahal). Sekarang pakai motul puas. Tapi sebelumnya pakai mesran super juga puas. Shell AX-5 nggak puas karena kalau dipakai kencang jadi kasar suara mesinnya. Pakai castrol kapok. Pakai yang manapun rasanya jadi kasar semua. Yang bagus, Castrol GPS sudah nggak ada lagi.

      Suka

  5. Kalo saya si masih setia dengan Fastron Gold 5W-30 di VarioWTF.
    mesin alus, tarikan nyus, ganti tiap 6000km pun oli masih bagus padahal di gas terus.
    oli bagus, kualitas dan harga sejalan lurus.. haha 🤣

    Suka

  6. nice post mas. biarpun skrg sy masih pake 10w-30 nya federal oil. tapi kayaknya patut dicoba juga sii pake oli sport hehe

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.