Merayakan 20 tahun R6, YART keluarkan R6 merah putih dan replika Suzuka 8 hours


Katanya Yamaha R6 umurnya sudah 20 tahun. Dan untuk menyambut hal itu, YART (Yamaha Austria Racing Team) merilis versi perayaan 20 tahun. Uniknya warnanya merah putih:
YART THROWS BACK THE YEARS WITH 20TH ANNIVERSARY YAMAHA YZF-R6 SPECIAL

Apa karena versi awalnya merah putih juga?

Sekilas kelihatan seperti versi sport:

Tapi rupanya tidak. Untuk yang khusus versi sport ada sendiri, replika Suzuki 8 hours:

Harga juga beda dua kali lipat, yang satu mendekati 20 ribu euro (325 juta rupiah). Yang satu mendekati 40 ribu euro (650 juta rupiah). Kebetulan harga itu adalah harga tertinggi untuk dipakai di SBK.

Mungkin sudah pakai karbon, suspensi ohlins dan lainnya? Tangki saja beda:

8 respons untuk ‘Merayakan 20 tahun R6, YART keluarkan R6 merah putih dan replika Suzuka 8 hours

  1. Buat anak 90an, itulah warna racing yamaha (merah putih hitam) apalagi kalo pakai livery marlboro wuihh
    Ditengah yg jadulnya livery kuning hitam, kekinian biru

    Suka

  2. R6 20th annyversary diatas adalah salah satu motor yang paling awet basis desain chassis dan enginenya, mulai sejak pertama kali muncul di akhir 2005 (untuk all new model R6 2006) hingga sekarang 2020 udah hampir 15 Thn mesin dan sasisnya tetap sama basicnya, begitu juga swing arm nya. tapi menjadi supersport jepang yang paling gak nyaman kalo dipake sebagai road bike, hehehe . . .

    selain itu juga membuktikan bahawa untuk mesin high revving macam R6 ini, model kruk as FLAT PLANE adalah yg paling tepat, kalo mereka mau, mereka bisa saja lho membenamkan crossplane crankshaft seperti new R1 pada R6 tapi kenapa tidak mau, padahal itu bukan hal sulit, tentu hal ini secara tak langsung yamaha sendiri mengakui klo crossplane sejatinya kurang cocok untuk high revving engine, hehehe . . . tapi ya mau bagemana lagi, crossplane sudah terlanjur jd trade mark dan alat marketing sih 😛

    Suka

      • ane kagak ngerti emang mesin 3 silinder sejajar bisa dibikin silang pengapiannya? bukannya mesin 3silinder sejajar itu pengapiannya selalu jeda 120 derajat sesuai split crank-pin yg masing2 berjarak 120 derajat? ataukah mungkin antara silinder 1 dan dua jarak pengapiannya 120 derajat baru silinder ketiga meledak 240 derajat kemudian? ane rasa hanya trick marketing aja itu . . .

        Suka

        • Katanya cuma gimmick marketing karena kebanyakan mesin 3 silinder itu crossplane.:
          Yamaha 3 Cylinder Crossplane Concept Engine

          Not quite sure what all this ‘crossplane’ business is about. All even-firing triples have crossplane cranks, with the pins set 120 degree apart. The only three I can think of with a flatplane crank is the early Laverda lump, as used in the Jota. Unless Yamaha are doing something very strange indeed, they’re simple building a triple.

          Yamaha Shows New Three-Cylinder Engine

          An inline-Triple is naturally “crossplane,” having its three crankpins in three different planes, spaced at 120 degrees to each other. With this arrangement, there is zero shaking of the engine’s center of mass and zero crankshaft rpm flutter caused by piston inertia torque. But there is a side-to-side rocking. In modern engines, this “rocking couple” is canceled by a crank-speed balance shaft.

          Your Next Yamaha Might Be a Crossplane Triple

          My good Sir, you are not the only one confused by Yamaha’s B.S PR talk.

          One, they could be blowing smoke up our lowest back and calling a regular 120* Triple crank “CrossPlane” for their own marketing benefit…wich i call UBER B.S.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.